Home / Gresik / Warta

Senin, 18 Oktober 2021 - 12:23 WIB

Perda Pesantren Mulai Digodok DPRD Gresik

Ketua Fraksi PKB, M Syahrul Munir saat mengunjungi Pondok Pesantren Assafiiyah. Foto: Ipung/Progresnews.id.

Ketua Fraksi PKB, M Syahrul Munir saat mengunjungi Pondok Pesantren Assafiiyah. Foto: Ipung/Progresnews.id.

Gresik, Progresnews.id — Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik, Muhammad Syahrul Munir mengatakan pihaknya kini sedang menggodok Peraturan Daerah (Perda) tentang Pesantren sebagai respon dari disahkannya Peraturan Presiden (Perpres) Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren dan UU Pesantren.

“Itu [Perpres dan UU Pesantren] kan kewenangan pusat. Tapi kalau di daerah, kami meresponnya nanti dengan Perda Pesantren. Belum dibuat, tapi ini sudah diajukan. Komisi 4 itu sudah mengajukan Perda Pesantren. Nah, tinggal nanti dikocok lebih lanjut melalui Pimpinan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda),” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Gresik itu saat ditemui di Pondok Pesantren Assafiiyah, Minggu (17/10).

Syahrul pun mengatakan pihaknya akan memperjuangkan Perda Pesantren itu untuk segera disahkan.

Baca Juga:  PMI Tuban Siap Terima Donor Plasma Konvalesen dari Penyintas Covid-19

“Nanti akan ada banyak program dari turunan undang-undang Pesantren itu, baik itu program pendidikan, program pemberdayaan, pelatihan dan sebagainya,” jelasnya.

Dengan disahkannya Perda Pesantren itu, Syahrul mengatakan akan ada banyak manfaat yang bisa diperoleh pondok pesantren, apa lagi Gresik dikenal sebagai kota santri.

“Ya tentu nanti itu [Perda Pesantren] bisa meningkatkan kualitas pendidikan di pondok pesantren. Tidak hanya pada aspek sumber daya manusianya, tapi juga semuanya. Termasuk fasilitasnya, sistem, dan semuanya. Harapannya bisa lebih maksimal,” katanya.

Dengan adanya Perda Pesantren itu di Gresik, Syahrul mengatakan Gresik akan bisa langsung menangkap program-program dari UU Pesantren dan Perpres Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren.

“Kan di pusat ada Dana Abadi Pesantren, meskipun kita masih menunggu petunjuk teknisnya, tapi kalau kita sudah siap lebih awal, kan malah lebih bagus. Jadi ketika Dana Abadi Pesantren itu sudah ada jalan, itu paling tidak, di daerah itu sudah merespon cepat. ‘Oh kita sudah punya cantolan hukumnya. Jadi gerak cepat aja,” jelasnya.

Baca Juga:  Mengabdi Puluhan Tahun, Purna Tugas Polisi di Lamongan Didatangi Kapolres

Di samping itu, Syahrul juga mengatakan PKB Gresik juga mulai “turun gunung” ke pesantren-pesantren untuk menangkap aspirasi keberlangsungan pondok pesantren.

“Terus kita juga kembali ke akar lah. Kalau kegiatan-kegiatan pesantren sudah sering. Misi kita kedepannya, kita kembali ke pesantren. Kegiatan-kegiatan partai, kita hampir semuanya banyak terpusat di pesantren jadi mulai sekarang kita mulai maksimalkan di pesantren,” tutupnya.

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Gresik

Gus Yani Berharap OPD Responsif Terhadap Digitalisasi dan Potensi Anak Muda Gresik
Logo Bank Jateng.

Nasional

Kasus Korupsi Bank Jateng Rp500 Miliar, Polri Tetapkan 5 Tersangka
Leroy Samy Uguy memberikan tanggapan atas testimoni para perempuan pemimpin dalam webinar "Memperkuat Kepemimpinan Perempuan dalam Pengelolaan SDA dan Ketahanan Ekologis di Indonesia", Kamis (25/3).

Nasional

Keluhkan Kurangnya Perhatian Pemerintah, Leroy Samy Sarankan Mama-mama Libatkan Pendamping Desa
Perdana, peserta Miss Fatayat NU Bungah saling beradu kecakapan. Foto: Chidir.

Gresik

Gelar Miss Fatayat NU, Cara Fatayat NU Bungah Cetak Influencer Nahdliyin

Pendidikan

Keputusan Bersama Tiga Menteri Terkait Penggunaan Atribut Keagamaan di Lingkungan Sekolah
Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar. Foto: Dok. Kemendes.

Nasional

Genjot PADesa, BUMDes Diakui Sebagai Badan Hukum
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. Foto: Setpres.

Nasional

Pemerintah Cabut Aturan Wajib PCR Untuk Penerbangan
Foto: YouTube Najwa Shihab.

Nasional

Amal Gerakan Pesantren Asuh RMI-PBNU, Baju Putih Gus Baha Dilelang