Home / Nasional / Warta

Sabtu, 1 Januari 2022 - 19:57 WIB

Perbaiki Layanan Publik, Menteri PANRB Siapkan Aturan Kerja ASN yang Fleksibel

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo dalam sebuah acara kementerian. Foto: menpan.go.id

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo dalam sebuah acara kementerian. Foto: menpan.go.id

Jakarta, Progresnews.id – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (PANRB RI) Tjahjo Kumolo mengungkapkan tengah menyusun peraturan untuk mengatur sistem kerja ASN yang fleksibel.

“Saat ini tengah diharmonisasi Peraturan Menteri PANRB yang mengatur sistem kerja yang flexible, changeable, moveable berbasis squad model,” kata Tjahjo seperti dilansir menpan.go.id, Jumat (31/12).

Menurut Tjahjo, aturan tersebut diperkirakan bisa selesai diharmonisasi serta ditetapkan pada awal tahun 2022. Dia menjelaskan, pengaturan sistem kerja adalah wujud penyempurnaan penyederhaan birokrasi, yang berorientasi terhadap percepatan pengambilan keputusan serta perbaikan pelayanan publik.

Baca Juga:  Polres Gresik Ungkap Penganiayaan Anak di Bawah Umur di Alun-alun Gresik Yang Viral

Kemudian, Tjahjo juga menjelaskan, pejabat fungsional tidak lagi bekerja dalam kotak tertentu. Namun, akan fokus terhadap pencapaian tujuan organisasi melalui transformasi sistem kerja.

Dengan sistem kerja tersebut, ASN diharapkan dapat memiliki kinerja lebih optimal sesuai kompetensinya. Selain itu, dapat ditugaskan dalam lintas unit organisasi bahkan lintas instansi pemerintah, bukan hanya dalam unit organisasi di mana ASN tersebut berada.

Baca Juga:  Jatah Vaksin Covid-19 Tahap Pertama Sudah Tiba di Tuban

Menurut Tjahjo, sistem kerja fleksibel ASN tersebut didukung melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pada setiap lini pemerintahan.

Hingga bulan Desember 2021 kemarin, Tjahjo menjelaskan bahwa evaluasi sudah dilaksanakan di 517 Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah (IPPD) dari populasi yang sudah ditentukan sebelumnya sebanyak 637 IPPD.

Dari hasil evaluasi SPBE tersebut, sebanyak 159 IPPD mendapat predikat penerapan SPBE lebih dari ‘Baik’. Dalam tarap nasional, penerapan SPBE berada pada rata-rata 2,24 indeks SPBE nasional. (irf)

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Tokoh Muda Panceng. Muhammad Muslih Muandar memberikan motivasi di acara Sumpah Pemuda yang digelar Karang Taruna Kecamatan Panceng, Rabu (27/10) malam. Foto: Progresnews.id

Sejarah

Momen Sumpah Pemuda, Kartar Se-Kecamatan Panceng Kumpul Ngobrol Ekonomi Kreatif
CERAMAH. Salah seorang peserta Festival Da'i Muda, Hikman Nabil Zifa tengah unjuk kebolehan di depan Dewan Juri, Rabu (27/10). Foto: Istimewa/Progresnews.id

Pendidikan

MUI Gresik, Wadahi Da’i Milenial Jawa Timur Beradu Bakat
Suasana sidang gugatan praperadilan yang diajukan keluarga Alm. M. Suci Khadavi, Selasa(9/2). Foto: detikcom.

Hukum dan Kebijakan

Tok! Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Keluarga Khadavi Laskar FPI
Ilustrasi: Irfan Hidayat/Progresnews.id.

Nasional

Ramai Soal Spirit Doll, Begini Kata MUI
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sigi Afif Lamakarate

Nasional

Insentif Fiskal Berbasis Ekologi Mendukung Sigi Hijau
Jumeri, Dirjen PAUD DIKDAS dan DIKMEN dalam Diskusi Publik Sekolah Merdeka Intoleransi, Protokol Pencegahan Intoleransi di Lingkungan Sekolah, Jumat (26/3).

Nasional

Wahid Foundation Keluarkan Rekomendasi Panduan Protokol Pencegahan Intoleransi di Lingkungan Sekolah
Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin menyampaikan sambutan dalam acara Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas Menuju WBK/WBM Tahun 2021, Senin 20 Desember 2021. Foto: /Youtube/@KemenPANRB.

Nasional

Wujudkan Birokrasi Bersih, Wapres: Pemberantasan Korupsi Bukan Hanya Seremonial dan Administratif Semata
Video Converence pemberian beasiswa Perguruan Tinggi kepada putra putri TNI-Polri oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG).

Nasional

Peringati Hari Pahlawan, BUMN dan PT SIG Berikan Beasiswa Pada Putra Putri TNI-Polri