Home / Nasional

Jumat, 28 Mei 2021 - 15:40 WIB

Penuhi Kriteria Capres Idaman Kaum Milenial, Pengamat Sebut Tren Gus Muhaimin Terus Naik hingga 2024

Reporter : Progresnews

Penuhi Kriteria Capres Idaman Kaum Milenial, Pengamat Sebut Tren Gus Muhaimin Terus Naik hingga 2024

Penuhi Kriteria Capres Idaman Kaum Milenial, Pengamat Sebut Tren Gus Muhaimin Terus Naik hingga 2024

JAKARTA. Progresnews.id. – Potensi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar untuk maju sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu 2024 mendatang dinilai sangat besar. Apalagi, Gus Muhaimin dinilai memiliki sejumlah kriteria pemimpin idaman kalangan milenial.

Penilaian itu disampaikan Koordinator Indonesian Youth Awakening Center (IYAC), Priyo Pamungkas Kustiadi.

“Saya melihat Gus Muhaimin Iskandar, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo serta Ridwan Kamil. Sosok mereka yang saya anggap trendnya akan naik menyusul minat milenial hingga 2024,” kata Priyo, Kamis (27/5/2021) dikutip dari Arahkata.com.

Dikatakan Priyo, capres mendatang harus memahami apa yang menjadi kebutuhan kalangan milenial kedepan. “Kebutuhan milenial kedepan adalah bagaimana mereka bisa bekerja, menikmati kreatifitas, fasilitas kesehatan yang mudah serta akses pendidikan murah berkualitas,” paparnya.

Sementara itu, pengamat politik Universitas Al Azhar Jakarta Ujang Komaruddin mengatakan, dengan posisinya sebagai ketua umum partai politik (parpol) yang memiliki basis massa cukup besar yakni Nahdlatul Ulama (NU), peluang Gus AMI atau yang juga popular dengan sebutan Cak Imin untuk maju sebagai capres cukup besar. Apalagi, sesuai konstitusi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sudah dua kali menjabat Presiden tidak bisa lagi maju dalam Pilpres 2024 sehingga dinamika politik akan semakin menarik karena peluang para elite nasional semakin terbuka, salah satunya Gus AMI.

Baca Juga:  Dewan Pers Canangkan Pelatihan Peningkatan Profesionalisme Wartawan 2021

”Muhaimin Iskandar dari era ke era posisinya selalu menarik dan selalu dalam pemerintahan. Ini tentu sangat bagus. Apalagi PKB punya basis massa yang cukup kuat yaitu NU. Itu juga menjadi kelebihan yang seharusnya dikapitalisasi dengan baik. Tentu Muhaimin punya peluang yang cukup bagus sebagai capres maupun cawapres, tinggal bagaimana PKB dengan infrastruktur yang dimiliki, dengan jaringan NU-nya, juga posisi Muhaimin sebagai elite nasional bisa menarik simpati masyarakat,” ujar Ujang Komaruddin.

Sementara itu, Muhaimin sendiri mengaku bersyukur karena sebelumnya dalam berbagai survei, PKB langganan di posisi partai tengah atas atau partai berbasis Islam tertinggi. ”Padahal biasanya PKB susah disurvei karena konstituen PKB banyak di desa-desa yang sebelumnya banyak yang tidak punya HP atau lembaga survei mungkin kini sudah bisa menjangkau responden di desa-desa,” kata saat memberikan paparan dalam Halal Bihalal Idul Fitri 1442 H secara virtual dengan DPC-DPW PKB se-Bali, NTT dan NTB, Senin (24/5/2021).

Baca Juga:  Pendaftaran Pilkada 2020, Kemendagri: Aparat Harus Tertibkan Massa

Gus AMI yang juga Wakil Ketua DPR Bidang Korkesra mengatakan bahwa ada sejumlah alasan elektabilitas PKB kian hari kian meroket. Pertama, PKB selalu hadir di tengah masyarakat melalui berbagai aksi solidaritas maupun memperjuangkan kepentingan rakyat di parlemen maupun di eksekutif. ”Kenapa PKB cepat unggul, pertama karena PKB selalu hadir, di manapun. Kita senantiasa hadir di tengah kesulitan masyarakat. Karena itu berbagi, peduli dengan sekitar harus kita pertahankan, dimanage dengan baik,” ujarnya.

Kedua, lanjut Muhaimin, karena PKB konsisten mengawal dan memperjuangkan aspirasi rakyat, baik di tataran legislatif maupun eksekutif. Salah satunya diwujudkan dengan keberhasilan PKB memperjuangkan UU Pesantren, UU Desa dan lain sebagainya.

Ketiga, karena struktur PKB mengakar mulai dari tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan hingga tingkat Ranting. Menurut Muhaimin, struktur merupakan tiang penyangga kekuatan partai yang harus diperkuat. ”Tiang kekuatan partai itu ada di struktur. Kalau PKB kuat, pasti strukturnya kuat,” katanya. (*)

Share :

Baca Juga

Kejagung RI, ST Burhanuddin. Foto: CNN

Nasional

Kawal Korupsi Asabri, Jaksa Agung: Siapapun yang Beking, Kita Sikat!
Presiden Joko Widodo

Ekonomi

Meski Beberapa Sektor Mampu Bertahan Saat Pandemi, Jokowi Sebut Komoditas Impor Masih Mendominasi

Hiburan

Diganti Sandiaga Uno, Wishnutama Dinanti Good People Kembali Ke Televisi

Nasional

Maklumat Terkait FPI, Komunitas Pers Minta Kapolri Cabut Pasal 2d
Wakil Ketua Komisi III DPR-RI, Ahmad Sahroni mendesak Polri untuk segera mengusut kasus Aisha Weddings, Kamis (11/2). Foto: dpr.go.id.

Nasional

Heboh Kasus Aisha Weddings, Sahroni: Ini Jelas Kejahatan Serius

Nasional

Hindari Kerumunan, Gus Jazil: Jadikan Malam Tahun Baru Momentum Refleksi

Nasional

Pemerintah Umumkan Pembelajaran Tatap Muka Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19
Sandiaga Salahuddin Uno memimpin rapat bersama jajaran pimpinan Kemenparekraf pada hari Kamis (24/12). Foto: Twitter Sandiaga Uno.

Ekonomi

Gercep, Sandiaga Uno Langsung Pimpin Rapat Bersama Jajaran Kemenparekraf