Home / Lamongan / Warta

Kamis, 4 Februari 2021 - 14:40 WIB

Pengendara Honda CB di Lamongan Meregang Nyawa Setelah Kecelakaan VS Dump Truk

Reporter : Adyad Ammy Iffansah - Telah dibaca 81 kali

Suasana paca kecelakaan, petusgas saat mengevakuasi korban kecelakaan. Foto:Ammy/Progresnews.id.

Suasana paca kecelakaan, petusgas saat mengevakuasi korban kecelakaan. Foto:Ammy/Progresnews.id.

Lamongan, Progresnews.id – Nasib nahas menimpa dua pemuda asal Desa Moronyemplung Kecamatan Kembangbahu Lamongan. Keduanya diketahui meregang nyawa setelah mengalami kecelakaan pada hari Rabu (3/2) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Meski salah satu dari korban kecelakaan, WAS (27), sempat dilarikan ke RS Muhammadiyah Lamongan namun nyawanya tidak tertolong. Sedangkan ES (27) meninggal di lokasi kejadian.

Kejadian bermula saat, ES yang berniat mendahului kendaraan yang waktu itu melintas di Jl. Jaksa Agung Suprapto Kelurahan Tumenggung Kecamatan Lamongan.

Baca Juga:  Jangan Langgar Aturan di Jalan Ini, Jika Tak Mau Kena Sanksi E-Tilang

“Pengendara sepeda motor (CB) dari arah Barat ke Timur berniat menyalip kendaraan didepanya,” ujar Didik, salah satu saksi mata, Rabu, (3/2).

Belum berhasil mendahului, sang pengendara Honda CB atas nama ES dan temanya sebagai penumpang WAS dikagetkan dengan adanya dump truk yang melintas dari arah berlawanan.

Suasana paca kecelakaan, petusgas saat mengevakuasi korban kecelakaan. Foto:Ammy/Progresnews.id.

“Kejadianya cepat sekali. Seketika sepeda menabrak dump truk dan kedua pemotor sudah tergeletak di tempat kejadian,” imbuh Didik.

Sedangkan, Kanit Laka Polres Lamongan Ipda Sudirman mengatkan pengendara motor CB yang diketahui meregang nyawa itu melintas dengan kecepatan mencapai 70km/jam.

Baca Juga:  IWD 2021, Perempuan Harus Dianggap Sebagai Penyumbang Negara

“Sepeda motor CB dengan Nopol L-3283-XR melaju di kecepatan 70km/jam dengan keadaan masuk ke jalur kanan karena berniat mendahului,” kata Dirman lewat laporan tertulis.

Ditambahkan Sudirman, setelah proses pemeriksaan pengendara dump truk dengan Nopol S-8956-UF diketahui Mei Yusuf Aditya (22) warga Desa Talun Kecamatan Montong Tuban.

“Kondisi sepeda motor rusak parah sedangkan dump truk rungsek bagian depan, kerugian material ditafsir 1 juta,” pungkas Dirman.

Share :

Baca Juga

Tuban

Beras Premium BPNT di Tuban Rp11.000, Ini Tanggapan Diskoperindag

COVID-19

Tiga Tersangka Pengambilan Jenazah Corona di Tuban Hanya Dikenai Wajib Lapor
Salah satu upaya dalam pemberlakuan PPKM adalah gencar lakukan operasi yustisi yang dilakukan oleh TNI-Polri serta Satpol PP.

COVID-19

PPKM Gresik Diperpanjang, Ini Ketentuannya
Nizam, Dirjen Dikti Kemendikbud dalam sambutannya pada pembukaan Program Bangkit 2021, Senin (15/2).

Nasional

Program Bangkit 2021, Dari Startup Hingga Standford University
Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Rusdi Hartono menyampaikan bahwa Polri akan menindaklanjuti laporan masyarakat terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan, Kamis (11/2). Foto: sindonews.

Nasional

Komentari Kematian Ustaz Maaher, Novel Baswedan Dilaporkan ke Bareskrim
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lamongan, Agus Suyanto saat memperlihatkan produk pelaku usaha binaan Diskopum. Foto : Ammy.

Lamongan

Teka-teki Program Lamongan Mart dan Rumah Kreatif, Pemda Lamongan Lahirkan Ide Brillian
Kepala Staff Kepresidenan RI, Moeldoko dalam Webinar Jurnalisme Berkualitas "Menguatkan Keberlangsungan Profesi Wartawan dan Penerbitan Pers Guna Menyehatkan Demokrasi di Tengah Gempuran Disrupsi Digital" pada Minggu, (7/2).

Nasional

Moeldoko Akui Lebih Takut Todongan Wartawan Daripada Senjata
Ketua MUI, Asrorun Niam ingatkan kembali fatwa haram aktivitas buzzer yang merugikan individu/kelompok, Jumat (12/2). Foto: nu.or.id.

Nasional

Resahkan Masyarakat, MUI Fatwakan Buzzer Haram