Home / Lamongan / Warta

Rabu, 3 Maret 2021 - 19:14 WIB

Penambangan Galian C Dekat Lokasi Wisata di Lamongan Marak, Pengelola Khawatir

Reporter : Adyad Ammy Iffansah

Lokasi penambangan yang mulai melebar di Desa Penanjang Kecamatan Paciran Lamongan. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lokasi penambangan yang mulai melebar di Desa Penanjang Kecamatan Paciran Lamongan. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan, Progresnews.id – Aktivitas penambangan galian C yang diduga tidak mengantongi izin marak terjadi di Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Sejumlah pengelola wisata pun khawatir. Salah satunya Wisata Goa Maharani dan Zoo Lamongan (Mazola).

Dari pantauan, terdapat sejumlah alat berat (Beghoul) berada di lokasi penambangan. Terdapat pula, dump truk berjejer mengantre mendapatkan angkutan batu putih.

Humas Mazola, Juli Tri Wahyuningtiyas mengatakan kegiatan penambangan ini sangat mengganggu keberlangsungan wisata. Jika kegiatan itu terus berlangsung, dia khawatir dengan kondisi alam sekitar wisata rusak.

Baca Juga:  PA 212 Pesimis Abu Janda Bakal Ditahan

“Sebab, ekplorasi tambang itu hanya berjarak 350 meter dari lokasi wisata, jadi sangat khawatir,” katanya kepada Progresnews.id pada Rabu (3/3).

Humas Mazoola, Juli Tri Wahyuningtiyas menunjukan satwa yang paling dekat dengan kegiatan tambang.

Juli mengungkapkan, pihaknya juga khawatir sumber air untuk kebutuhan seluruh satwa terganggu. Sebab, penambangan galian C itu sangat dekat lokasi wisata.

“Kami khawatir jika sumber air mampet, para satwa ini terancam terlantar karena kekurangan air,” terangnya.

Juli melanjutkan, sejak pertama kali ada kegiatan penambangan tersebut, pihak pengelola tambang belum pernah melapor ataupun sekedar mengirimkan surat pemberitahuan. Ke depan, pihaknya berharap kepada aparat terkait agar tegas.

Baca Juga:  Gus Jazil Sebut Manajemen Pendidikan di Era Pandemi Perlu Pembenahan Serius

“Takutnya lama kelamaan malah berimbas ke Mazoola, terkait debu ataupun suara yang ditimbulkan bisa menganggu satwa disini,” ujarnya, menambahkan.

Sementara, penangung jawab proyek penambangan, Maukian mengklaim kegiatan tersebut aman. Bahkan, dia mengaku sudah mengantongi izin. Ketika ditanya terkait fisik surat ijin, Malikan tidak berkenan.

“Kami sudah punya IUP (Izin Usaha Pertambangan) hingga AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan),” akunya.

Share :

Baca Juga

Kedua koordinator perwakilan dari dinas pertanian dan kesehatan saat keluhkan rumitnya P3K. Foto: Ammy.

Lamongan

Ironis! Di Akhir Masa Jabatanya, Bupati Fadeli Diprotes Pegawainya Sendiri Terkait Rumitnya P3K di Lamongan
Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umun Satpol PP Lamongan, Sutrisno saat mengarahkan belasan gepeng di Mapol PP Lamongan. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Belasan Gepeng Diamankan Satpol PP Lamongan, Himpitan Ekonomi Jadi Alasan
Petugas Unit Turjawali yang dipipin Aipda Fifin bersiaga arahkan pengendara di Jembatan Waru Kulon. Foto : Ammy.

Lamongan

Jembatan Warukulon Rusak Intai Pengguna Jalan, Satlantas Polres Lamongan Pasang Badan
Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lamongan. Foto : Progresnews.id /Ammy.

Lamongan

Pendaftaran BLT-UMKM di Lamongan Dibuka Hari ini, Begini Ketentuanya

COVID-19

Kasus Berita Hoax Kasdim 0817 Meninggal Usai Divaksin, Polres Gresik Segera Usut Dalangnya
Kasie Ekonomi Bappeda Keerom Triyono saat menjadi pemateri dalam Seri Diskusi Pengelolaan Produk Inovatif Pangan Papua: Festival Torang Pu Para Para, Senin (16/8).

Nasional

Kolaborasi Budidaya Sereh Wangi, Pemda Keerom Komitmen Sediakan Rumah Industri
Lokasi pertambangan yang makin meluas kearah timur, kegiatan terus dilakulam meski penambangan makin dekat dengan sumber air Mazoola. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Melihat Ganasnya Aktivitas Penambangan di Zona Wisata Yang Rugikan Lamongan
Koordinator Pusat DEMA PTKIN se-Indonesia, Onky Fachrur Rozie berfoto bersama para tamu saat Rakorwil DEMA PTKIN se-Indonesia.

Nasional

DEMA PTKIN Se-Indonesia Komitmen Kuatkan Pendidikan Moderasi Beragama