Home / Lamongan / Warta

Rabu, 31 Maret 2021 - 12:50 WIB

Pandai Bersilat Lidah, Kakek di Lamongan Lancarkan Aksi Penipuan Hingga Raup Ratusan Juta

Reporter : Adyad Ammy Iffansah

Tersangka penipuan yang mengaku sakti saat digelandang petugas, Foto : Progresnews.id/Ammy.

Tersangka penipuan yang mengaku sakti saat digelandang petugas, Foto : Progresnews.id/Ammy.

Lamongan, Progresnews.id — Pandai bersilat lidah, seorang kakek di Lamongan berhasil kelabui dan tipu korbanya hingga ratusan juta rupiah.

Kakek MA (55) warga Desa Gerik Kecamatan Ngimbang Lamongan Jawa Timur itu menipu dengan mengaku punya keahlian menggandakan uang hingga kolektor pusaka jawa kuno.

Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana mengungkapkan dalam aksinya tersangka berhasil memeras dua korbanya hingga Rp207 juta.

“Februari 2020 lalu, korban dijanjikan pusaka Bambu Pethuk, alhasil dua korbanya menyetor masing-masing Rp. 35 juta dan Rp65 juta, ” ungkap Miko saat ungkap kasus penipuan dan penggelapan di Mapolres Lamongan, Selasa (30/3).

Baca Juga:  Rusak Iman, Tiga PSK di Lamongan Diamankan Jelang Ramadhan

Tak hanya itu, salah satu korban berinisial S (46) juga berhasil dikelabui oleh tersangka, dari korban yang satu ini tersangka bahkan berhasil menggasak hingga Rp107 juta.

“Diperlihatkan tumpukan uang selutut, alhasil korban percaya dan menyetor uang yang katanya untuk beli perlengkapan ritual, setelah pemeriksaan tersangka mengaku itu uang palsu,” lanjut Miko.

Aksi cerdik yang dilakukan sejak 2020 lalu itu terhenti setelah tercium jajaran Polda Jawa Timur, seketika pada 22 Februari 2021 tersangka diringkus Tim Joko Tingkir Satreskrim Polres Lamongan.

Baca Juga:  Aksi Kekerasan Marak di Lamongan, 3 Dari 12 Tersangka Masih Bocah

“Karena korbanya dari Mojokerto, kami dapat surat tembusan dari Polda untuk memproses perbuatan kakek MA,” tuturnya.

Suasana konfrensi pers di Mapolres Lamongan. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Dari aksi lihainya, petugas berhasil mengamankan Rp3.3 Milyar uang palsu, dupa, pelaratan ritual, dan 5 buah Bambu Pethuk serta buku tabungan bank BRI.

Atas perbuatanya, tersangka dijerat pasal 378 KUHP mengenai pemalsuan dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun dan 372 KUHP tenatang penggelapan dengan ancaman penjara maksimal 4 tahun.

Share :

Baca Juga

Suasana Konrensi pers ungkap terduga pelaku perusakan mobil patroli Polsek Brondong, terlihat AKBP Miko menunjukan sejumlah barang bukti. Foto: Progresnews.id/Ammy.

Lamongan

Beralasan Tak Suka Figur Polisi, Pemuda di Lamongan Nekat Rusak Mobil Patroli
BPBD dan Warga Desa Kramat baksos membersihkan sungai, Minggu (31/1).

Warta

Normalkan Aliran Sungai, BPBD dan Warga Desa Kramat Baksos Bersihkan Sungai
Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lamongan. Foto : Progresnews.id /Ammy.

Lamongan

Pendaftaran BLT-UMKM di Lamongan Dibuka Hari ini, Begini Ketentuanya
Gus Jazil Optimis Gus Yani-Bu Min Akan Jadikan Gresik Lebih Sejahtera.

Gresik

Gus Jazil Optimis Gus Yani-Bu Min Akan Jadikan Gresik Lebih Sejahtera

Tokoh

Innalillahi, Salah Satu Pendiri IPPNU Hj. Basyiroh Zawawi Wafat
Kepala Staf Kepresidenan DR. Moeldoko. Foto: Dok. KSP.

Nasional

Relawan PAS Dukung Moeldoko Jadi Capres, BMI Jatim: Pandemi Kok Ngomong Pilpres
Mama Asnat dan Mama Rahma saat memberikan testimoni dalam webinar "Memperkuat Kepemimpinan Perempuan dalam Pengelolaan SDA dan Ketahanan Ekologis di Indonesia", Kamis (25/3).

Nasional

Testimoni Lima Perempuan Pemimpin, Sama-sama Keluhkan Kurangnya Perhatian Pemerintah
Kepala BPOM, Penny K. Lukito.

COVID-19

BPOM Resmi Perbolehkan Pemberian Vaksin Pada Lansia