Operasi Prokes di Tuban Sasar 6 Titik Keramaian

Operasi yustisi yang dilaksanakan aparat gabungan di Tuban, Sabtu (30/1).
Operasi yustisi yang dilaksanakan aparat gabungan di Tuban, Sabtu (30/1).

Tuban, Progresnews.id – Dalam upaya menjaga ketertiban dan penerapan disiplin protokol kesehatan di tengah masyarakat, petugas gabungan Kabupaten Tuban melakukan operasi yustisi dengan menyisir sejumlah titik keramaian di wilayah Kota Tuban, Sabtu (30/1) malam.

Dalam paparannya, Kasatpol PP Kabupaten Tuban, Hery Muharwanto menjelaskan kegiatan ini merupakan upaya tindak lanjut Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur tentang Perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), dan Perbup Tuban Nomor 65 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.

Dalam operasi tersebut, petugas gabungan Polri, TNI, Satpol PP dan Dishub Tuban mencatat 30 pelanggaran ditemukan dalam 6 titik keramaian. Selanjutnya, pelanggar protokol kesehatan dilakukan pendataan dan diproses sesuai prosedur yakni dengan menyita kartu identitas pelanggar.

Sebagaimana tercantum dalam Perbup Tuban nomor 65 tahun 2020, setiap pelanggar protokol kesehatan akan dikenakan denda minimal 300 ribu rupiah bagi perseorangan. Sementara bagi pemilik usaha, denda dikenakan secara bertahap yang salah satunya denda berupa uang maksimal 50 juta rupiah.

“Peraturan ini berlaku bagi semua sektor usaha,” terang Hery.

Ia menambahkan, masyarakat masih kurang memahami betapa pentingnya protokol dalam upaya pencegahan Covid-19.

“Kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Covid-19 masih kurang, dan masyarakat juga sedang berada dalam titik jenuh dan mulai mengabaikan penerapan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.