Home / Lamongan / Warta

Selasa, 18 Mei 2021 - 16:45 WIB

Obati Rasa Rindu, Pemudik Asal Lamongan Buru Nasi Boranan

Pedagang nasi boranan yang menjajakan dagangan di Jl. Kh. Ahmad Dahlan. Foto : Progresnews.id/Ammy

Pedagang nasi boranan yang menjajakan dagangan di Jl. Kh. Ahmad Dahlan. Foto : Progresnews.id/Ammy

Lamongan, Progresnews.id – Rasa rindu akan kampung halaman membuat para perantau asal Lamongan yang sedang mudik memburu kuliner khas yakni nasi boranan.

Tak tanggung-tanggung, para perantau yang berhasil pulang jauh sebelum lebaran itu rela antri untuk sekedar mencicipi makanan yang kaya akan sejarah bagi warga Lamongan tersebut.

Seperti yang diungkapkan Farid, warga Lamongan yang merantau ke Bali tersebut mengaku rindu dengan Lamongan dan melampiaskan kerinduannya dengan menikmati kuliner nasi boranan.

“Setidaknya bisa mengobati rasa kangen setelah lama tidak pulang kampung, antri pun tak apa,” ungkapnya.

Baca Juga:  Eksplorasi Tahap Dua Usai, BPCB Jatim Berhasil Foto Bagian yang Diduga Kapal Van der Wijck
Kuliner khas Lamongan, Nasi Boranan. Sumber: Lamongan Tourism

Farid bercerita, jika nasi boranan mempunyai kenangan tersendiri bagi dirinya ataupun perantau lainya. Kesempatan pulang tak disia-siakanya untuk mengajak semua sanak keluarganya untuk menikmati kuliner khas Lamongan itu.

“Perantau lain pun pasti sama halnya dengan saya, punya cerita tersendiri dengan nasi boranan entah masa kecil bersama dan keluarga atau dengan teman,” katanya.

Dituturkanya, jika kuliner seperti nasi boranan ini sangat sulit ditemui di daerah lain, maka dari itu kesempatan menikmati nasi boranan sangat jarang ia rasakan.

Baca Juga:  Dapat Bantuan Bedah Rumah, Warga di Lamongan Malah Kecewa, Kenapa?

“Di Bali tidak ada, maka tak jarang perantau merasa rindu, bahkan stigma boranan adalah Lamongan sangat kental bagi saya pribadi,” tuturnya.

Sementara, Ani pedagang nasi boranan yang berada di Jl. Kh. Ahmad Dahlan sangat bersyukur dengan kedatangan para perantau ini.

“Alhamdulillah, omset per harinya jutaan rupiah, kebanyakan pembeli memang saya tanya perantau dari Surabaya, Sidoarjo dan Malang,” pungkasnya.

Share :

Editor : Adyad Ammy Iffansah

Baca Juga

Ilustrasi: Irfan Hidayat/Progresnews.id.

Nasional

Dua Kasus Baru Omicron di Indonesia, Kemenkes: Pasien Baru Tiba dari Amerika dan Inggris
RSCM Lamongan yang dikritisi sejumlah LSM karena pelanggaranya dalam perijinan. Foto: Progresnews.id/Ammy.

Lamongan

Kebal Hukum? Kontroversi RS Milik Mantan Bupati Lamongan Disorot Sejumlah LSM
Deputi Pembangunan Ekonomi Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) Ahmad Erani Yustika saat menjadi penanggap dalam Market Gathering bertajuk Membangun Kolaborasi Pasar UMKM bersama “ASMAT”, Selasa (24/8).

Nasional

Deputi Setwapres Apresiasi Pengembangan Komoditas Lokal Papua
Na'im, Wakil Ketua Komisi A DPRD Lamongan saat mengomentari IMB RS Citra Medika. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Kisruh Izin RS Citra Medika, DPRD Lamongan Berencana Panggil Instansi Terkait

Gresik

Santri Pesantren Zainal Abidin Gresik, Peringati Nuzulul Quran Dengan Doakan Kru KRI Nanggala 402
Operasi Yustisi di Bundaran GKB. Foto: Nufus/Progresnews.id.

COVID-19

Operasi Yustisi Gresik Gencar Dilakukan, Satpol PP Sebut Sudah Jarang Ditemukan Pelanggar Prokes
Tokoh Muda Panceng. Muhammad Muslih Muandar memberikan motivasi di acara Sumpah Pemuda yang digelar Karang Taruna Kecamatan Panceng, Rabu (27/10) malam. Foto: Progresnews.id

Sejarah

Momen Sumpah Pemuda, Kartar Se-Kecamatan Panceng Kumpul Ngobrol Ekonomi Kreatif
Pencanangan dan Vaksinasi pertama di Bojonegoro dilaksanakan di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, Kamis 28/1). Foto: Suhaili Fawwaz.

Bojonegoro

Pencanangan dan Vaksinasi Pertama, Bupati Bojonegoro Ajak Masyarakat Bersahabat dengan Situasi