Home / Ekonomi / Tuban / Warta

Kamis, 14 Januari 2021 - 11:58 WIB

Nenek di Widang Kesulitan Beli Beras Usai Dicoret Dari KPM BPNT

Darwati (58) seorang nenek warga Desa Widang, Kecamatan Widang. Foto: Progresnews.id/Ans

Darwati (58) seorang nenek warga Desa Widang, Kecamatan Widang. Foto: Progresnews.id/Ans

Tuban, Progresnews.id – Awal tahun 2021 menjadi kabar yang menyedihkan, khususnya bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diselenggarakan oleh Kementrian Sosial.

Pasalnya, pada tahun 2021 jumlah KPM di Kabupaten Tuban dipangkas hingga 20 persen.

Darwati (58) seorang nenek warga Desa Widang, Kecamatan Widang sempat bercucuran air mata karena dirinya telah dicoret secara sepihak dari penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Sejak satu bulan ini, dicoret dari atas. Pas mau ambil, setelah digesek dua kali ternyata saldonya tidak ada,” katanya (13/1).

Baca Juga:  Festival Torang Pu Para-Para: Kembangkan UMKM di Papua, Butuh Kolaborasi Lintas Pihak

Dirinya juga mengaku tidak ada pemberitahuan dari pihak Dinas Sosial terkait dengan pencoretan secara sepihak.

“Tidak ada pemberitahuan, saya juga kaget padahal sebelumnya dapat beras satu karung, telur satu kilogram,” imbuhnya.

Sementara itu, pihak pemerintah desa setempat menjelaskan, di wilayahnya kurang lebih 10 KPM juga mengalami nasib yang sama dengan Darwati.

Baca Juga:  Berkah Akhir Tahun, 346 CPNS Kabupaten Tuban Terima SK Pengangkatan

“Kami selaku dari desa, untuk pencoretannya ini nggak ngerti mas. Tapi dari desa tetap mengupayakan bu Darwati tetap dapat karena kondisinya cukup memprihatinkan,” papar Widodo.

Untuk menindaklanjuti kasus ini, pihaknya mengaku telah melapor kepada Dinas Sosial agar KPM yang dicoret secara sepihak bisa menerima bantuan seperti sebelumnya.

“Kami (Pemdes Widang) sudah lima kali melaporkan ke Dinas Sosial tapi hasilnya sama saja,” pungkasnya.

Editor: Elsalim

Share :

Editor : Alfan Niam Sofi

Baca Juga

Lamongan

Perihatin Nasib Warga Terdampak, Begini Aksi Kapolres Lamongan Tangani Banjir Bengawan Jero
Sekjend Kemendagri Dr. Ir. Muhammad Hudori, M.Si. Foto: Kemendagri.

Nasional

Program Sekolah Penggerak Kemendikbud, Sekjen Mendagri Tekankan Merujuk PP 12 Tahun 2017
Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Munif Syarif saat ditemui di kantor, Selasa (5/10). Foto: Progresnews.

Lamongan

Hari Guru Internasional, Kadisdik Lamongan Harap Literasi Digital Bisa Dorong Guru Lebih Produktif
Al Muiz Liddinillah dari Beritabaru.co, Rini Kurnia Solihat Kepala Bidang Bina Keuangan dan Aset Desa DPMD Kab. Kubu Raya, dan Firdaus Direktur Juang Laut Lestari (JARI) Borneo Barat dalam acara Podcast ke-4 Festival Inovasi Ecological Fiscal Transfer (EFT), Selasa (12/10).

Nasional

Keselarasan Kebijakan Dalam Penerapan TAKE Kubu Raya

Lamongan

Masih dalam Suasana Pandemi, Kemenag Lamongan Tegas Ketatkan Prokes di Tempat Ibadah
Penampakan lokasi pembakaran dan sisa abu rak sepatu di Ponpes Al-furqon, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, (Foto: Ist.)

Hukum dan Kebijakan

Kasus Pembakaran Ponpes Muhammadiyah di Lamongan Mulai Menemukan Titik Terang
Paparan Suherman, Pengelola PKM pada Sosialisasi PKM 2021, Selasa (16/2).

Nasional

Sosialisasi PKM 2021, PKM Akan Dilaksanakan Tiga Hingga Empat Bulan
Dari kiri ke kanan, Hans Antlov selaku Chief of Party USAID MADANI, Staf Ahli Menteri Desa PDTT Bito Wikantosa, Kepala Dinas PMD Kabupaten Serang Rudy Suhartanto dan Desty Eka Putri sebagai moderator dalam KAMISAN #8, di Aula Poltekkes Muhammadiyah Serang. Foto: HO/Progresnews.id.

Nasional

RPJMN 2020-2025 Tegaskan Pembangunan Nasional Berkelanjutan dan Inklusif