Home / Gresik / Warta

Minggu, 28 November 2021 - 00:19 WIB

Museum Masmundari, Sumbangsih Perempuan Memberikan ‘Warna’ dalam Kebudayaan Gresik

Direktur Museum Masmundari, Hidayatun Nikmah sebagai salah satu penggagas Museum Masmundari.

Direktur Museum Masmundari, Hidayatun Nikmah sebagai salah satu penggagas Museum Masmundari.

Gresik, Progresnews.id – Diresmikan oleh Bupati Gresik, Museum Masmundari merupakan salah satu wujud sumbangsih para perempuan untuk memberikan ‘warna’ dalam kebudayaan Gresik.

Hal itu disampaikan oleh Pembina Yayasan Gang Sebelah, Dewi Musdalifah saat memberikan sambutan dalam acara Perilisan Museum Masmundari, di Aula Mijil, Pendopo Kabupaten Gresik, Sabtu (27/11).

Dewi Musdalifah menyebutkan bahwa Museum Masmundari merupakan salah satu sumbangsih untuk terus memberikan warna-warna dan dinamika baru dalam gagasan dan kebudayaan di kota Gresik.

“Yayasan gang sebelah kemudian mengambil peran dalam kerja-kerja kebudayaan di wilayah estetika. Menjaga nilai-nilai yang tumbuh di kota Gresik. Nilai-nilai yang peka terhadap persoalan-persoalan di kota Gresik,” katanya.

Dewi Musdalifah juga menyoroti kurangnya peran perempuan dalam dalam pembangunan dan kebudayaan di Gresik.

“Ada satu hal yang sangat penting yang tidak pernah tersentuh oleh kita yaitu peran perempuan. Yayasan Gang Sebelah memiliki kewajiban untuk menyeimbangkan peran perempuan dengan kelompok maskulin,” terangnya.

Hal itu lantaran, menurut Dewi Musdalifah, ternyata banyak tokoh-tokoh perempuan “dengan nama-nama besar” di Gresik, seperti Fatimah binti Maimun, Nyi Ageng Pinatih Walimah Zainab di Bawean dan Masmundari.

Baca Juga:  Didatangi Cabup Gus Yani, Gadis Cantik Penjual Roti Canai yang Viral Senang Ada Bantuan Modal Rp 10 Juta

Ia menambahkan bahwa kurangnya peran perempuan bisa jadi merupakan salah satu penyebab dari “semesta kesenian” Gresik mengalami “kerentanan” dan “ketegangan-ketegangan”.

“Ini kami curigai bahwa ini akibat dari minimnya peran perempuan. Perempuan seringkali dinomorduakan, tidak diapresiasi dengan baik, tapi sejarah sudah membuktikan bahwa Gresik adalah kelahiran tokoh-tokoh perempuan,” jelasnya.

Dari dasar itulah, para perempuan-perempuan di Yayasan Gang Sebelah menginisiasi pendirian Museum Masmundari  

“Kami di Yayasan Gang Sebelah, Mbak Hidayatun Nikmah, Mbak Ayuningtyas dan Dewi Nastiti, mencetuskan untuk untuk membuat gagasan Museum Digital Masmundari. Yayasan Gang Sebelah kemudian merespon dan mendukungnya dan Alhamdulillah hari ini terwujud dengan rahmat Allah,” terangnya.

Sementara itu, Mbah Ruqoyyah, salah satu putri dari Masmundari yang juga turut hadir dalam acara perilisan, memperkenalkan beberapa keluarga dari Masmundari.

Salah satu putri Masmundari, Ibu Ruqoyyah saat memberikan sambutan dalam acara Perilisan Museum Masmundari di Aula Mijil Pendopo Kabupaten Gresik, Sabtu (27/11).

Pada gilirannya, Direktur Museum Masmundari, Hidayatun Nikmah dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pembuatan Museum Masmundari tersebut merupakan wujud rasa terima kasih kepada Mbah Masmundari atas etos kerjanya dalam melestarikan kebudayaan Gresik.

Baca Juga:  Gandeng STIESIA Surabaya, DMI Gresik Berikan Pelatihan UMKM Tentang Perpajakan

“Saya mewakili generasi muda di Gresik, mengucapkan terima kasih banyak kepada seniman dan budayawan di Kabupaten Gresik, pendahulu kami, yang sudah memperjuangkan kesenian dan kebudayaan di kota Damar Kurung ini, sehingga kami masih bisa menyaksikan peradaban masa lalu dan berharap mampu melanjutkan di masa depan,” ujarnya.

“Kami meyakini, damar kurung adalah Gresik. Cerita yang menyala, bunda kami, masmundari, salah satunya,” tutupnya.

Acara perilisian Museum Masmundari tersebut juga dihadiri keluarga dan kerabat dari Masmundari termasuk Mbah Ruqoyyah, perwakilan dari Dirjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ibu Rina, keluarga dan kerabat dari Masmundari termasuk Mbah Ruqoyyah, Budayawan Kris Adji AW, Budayawan Fatih Yasin dan beberapa pelaku seni dan budaya lainnya.

Setelah acara perilisan, acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama Dosen UNAIR, Ariwibowo, Mantan Manajer Masmundari Syaikhu Busiri, dan Kepala Museum Masmundari Raja Iqbal Islamy. [ipk]

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Wikan Sakarinto , dalam Bimtek dan Pendampingan Penyelenggaraan Program Diploma Dua Jalur Cepat. Sumber Foto: Situs resmi Kemendikbud.

Nasional

Kemendikbud Buka Program D2 Jalur Cepat Tahun 2022/2023

Kesehatan

RSI NAP Jadi Living Monumen 100 Tahun NU
Ilustrasi: Freepik.

Pendidikan

Mendikbud Putuskan Tetap Menjatah Kuota Gratis Pada Maret Mendatang
Ketua Komnas PA memberikan penghargaan kepada Kapolres Gresik.

Gresik

Kapolres Gresik Terima Penghargaan dari Komnas PA
Konferensi pers Polres Gresik

Gresik

Polres Gresik Ungkap Penganiayaan Anak di Bawah Umur di Alun-alun Gresik Yang Viral
Plt. Deputi Bidang SDM Iptek - Brin, Edy Giri Rachman Putra saat memberi sambutan dalam Pembukaan Kompetisi Penelitian Siswa Nasional (KopSI)

Nasional

KOPSI 2021, Kemendikbud Pilih 175 Naskah Penelitian Terbaik Siswa SMA
Ketua Dewan Pers memberi sambutan pada Konvensi Nasional Media Masa "Pers Nasional Bangkit dari Krisis Akibat Pandemi Covid-19 & Tekanan Disrupsi Digital", pada sesi pertama, Senin (8/2).

Nasional

Tiga Pesan Penting M. Nuh Untuk Insan Pers Indonesia
Banjir menggenangi jalan poros yang melintang di Desa Kemlagilor Kecamatan Turi Lamongan. Foto: Istimewa.

Lamongan

Penderitaan Warga Berlanjut, Banjir Susulan Kembali Genangi Kecamatan Turi Lamongan