Home / Lamongan / Warta

Rabu, 14 April 2021 - 13:55 WIB

Mudahkan Alur Pendaftaran, Banpres Usaha Mikro di Lamongan Libatkan Camat dan Kades

Reporter : Adyad Ammy Iffansah - Telah dibaca 719 kali

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lamongan, Agus Suyanto saat memaparkan terkain BPUM 2021. Foto : Progresnews.id /Ammy.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lamongan, Agus Suyanto saat memaparkan terkain BPUM 2021. Foto : Progresnews.id /Ammy.

Lamongan, Progresnews.id — Cara cerdas dimunculkan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Lamongan dalam memudahkan alur pendaftaran Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) 2021.

Salah satunya dengan melibatkan Kepala Desa hingga Camat untuk mengurus pendaftaran offline. Dari keputusan itu, diharapkan pelaku UMKM di pelosok desa bisa tersentuh dan dimasukan dalam data penerima.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Diskopum Lamongan, Agus Suyanto mengucapkan, inisiatif melibatkan pimpinan desa dan kecamatan itu juga dimaksud agar tidak terjadi kerumunan pada proses pendaftaran offline di Kantor Diskopum.

Baca Juga:  Dukung UMKM di Tuban, Kadin dan Diskoperindag Tuban Perkenalkan Gerobak Listrik

“Inisiatif kami, sebagai upaya memudahkan proses pendaftaran, juga menjangkau pelaku usaha di pelosok desa, selain itu agar warga tidak berkerumun di kantor Diskopum karena daftar offline,” ucap Agus, Rabu (14/4).

Terobosan ini juga dibuat Agus Suyanto sebagai solusi bagi pelaku usaha yang tempat tinggalnya berada jauh dari tempat pendaftaran offline.

“Lamongan ini kan luas, contoh pelaku usaha di Kecamatan Brondong dan Paciran kalau harus ke sini jelas rugi waktu, apalagi puasa dan Covid-19,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama juga, Agus mewanti-wanti agar kades hingga camat mempermudah keinginan pelaku usaha untuk mendapatkan Banpres.

Baca Juga:  Cegah Multitafsir, Menkominfo Akan Terbitkan Pedoman Interpretasi UU ITE

“Alurnya lewat Kades dengan melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU) dari Desa, dan persyaratan lainya seperti tidak punya tanggungan Kredit Usaha Rakyat (KUR), semoga Kades bisa bersikap adil ke warga-warganya,” harapnya.

Kepala Bidang Usaha Mikro Diskopum Lamongan, Dyarindang. Foto: Progresnews.id /Ammy.

Dari rekap yang dilakukan desa, nantinya data akan diterima oleh kecamatan, setelahnya pihak kecamatan mengirim data tersebut ke Diskopum Lamongan.

“Semua pengiriman dilakukan secara online, dari kecamatan nantinya dikirim ke email diskopum@lamongankab.go.id, setelahnya kami langsung kirim ke pusat,” tuturnya.

Share :

Baca Juga

Mantan Ketua PP. Muhammadiyah, Din Syamsuddin dilaporkan GAR-ITB ke Komisi Aparatur Sipil Negara atas dugaan radikalisme. Foto: Kumparan.

Nasional

Dituduh Radikal, Sejumlah Tokoh Bela Din Syamsuddin
Ratusan Massa Aksi yang menyegel Kantor Pemerintah Daerah Lamongan.

Lamongan

Demo Banjir di Lamongan Berujung Penyegelan Kantor Pemkab
Motor antik buatan Inggris merk Royal Enfield bersama anggota MACI Gresik melihat renovasi musala Darus Sa'adah, Manyar, Gresik.

Gresik

Inspiratif, MACI Gresik Lelang Motor Antik Untuk Renovasi Musala
Suasana penjual ikan air tawar di Pasar Ikan Lamongan.

Lamongan

Diakibatkan Banjir, Ketersediaan Ikan Air Tawar di Pasar Ikan Lamongan Menurun

Tuban

Molor Sebulan, Jembatan Cincin Lama Kembali Dibuka
Nampak warga yang membersikan sisa banjir di depan masjid yang berada di tengah pemukiman warga. (Foto: Tangkapan Layar Vidio, Warga Desa Weduni)

Lamongan

Penantian Warga Terdampak Banjir di Lamongan, Ini Yang Mereka Lakukan
Ketua MUI, Asrorun Niam ingatkan kembali fatwa haram aktivitas buzzer yang merugikan individu/kelompok, Jumat (12/2). Foto: nu.or.id.

Nasional

Resahkan Masyarakat, MUI Fatwakan Buzzer Haram
Suasana evakuasi korban kecelakaan lalu lintas di pertigaan Deket. (Foto: Ammy)

Lamongan

Tewaskan Warga Lamongan, Sopir Truk Trailer Jalani Tes Urine dan Uji Kalayakan Kendaraan