Home / Gresik / Warta

Kamis, 19 Agustus 2021 - 13:41 WIB

Momen HUT RI, GP Ansor Bungah Ziarahi Makam Pahlawan dan Muassis NU

Momen HUT RI, GP Ansor Bungah Ziarahi Makam Pahlawan dan Muassis NU

Momen HUT RI, GP Ansor Bungah Ziarahi Makam Pahlawan dan Muassis NU

GRESIK, Progresnews.id. – Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Bungah (PAC GP ANSOR Bungah) Kabupaten Gresik, melakukan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke- 76 tahun, dengan menggelar doa bersama dan tabur bunga di makam pahlawan wilayah setempat, selasa (17/08/2021) pagi.

Bersama beberapa stakeholder, jajaran PAC GP Ansor, Banser, dan Rijalul Ansor Bungah menggelar napak tilas dengan penuh khidmat. Dikemas dengan cara ziarah kubur di beberapa titik makam sesepuh, atau yang biasa disebut muassis Nahdlatul Ulama’, di beberapa desa yang tersebar di Kecamatan Bungah.

Ketua PAC GP Ansor Bungah, Abdul Rozaqi, mengatakan jika rute giat ziarah makam antara lain; Mbah Sayyid Khusaini, Mbah Mambang, Mbah Sayyid Makhdum yang ketiganya berada di Desa Bedanten. Lalu menuju Mbah Ngabar di Desa Sukorejo. Terakhir di makam Mbah Kiai Abdul Hamid dan Kiai Ismail di desa Melirang serta Taman Makam Pahlawan Bungah.

Baca Juga:  Perbanyak Rumah Layak Huni, Baznas Kabupaten Gresik Akan Berikan Bantuan Perbaikan Rumah di 16 Kecamatan

Sedangkan menurut Rozaqi, tujuan menggelar ziarah ini sangat penting bagi setiap personil GP Ansor Bungah, “Sebagai bentuk rasa syukur kita berkat para pahlawan serta spirit kiai, negeri kita Indonesia telah keluar dari penjajahan dan merdeka 76 tahun. Maka sebagai pemuda harus ingat jasa juga cita-cita kemerdekaan untuk selalu menjaga NKRI dari segala bentuk ancaman perpecahan dan kehancuran,” terangnya.

Kegiatan ini dihadiri garis keturunan dari Keluarga KH Abdul Hamid, yakni KH Mudhofar Usman. Adapun kisah heroik KH Abdul Hamid dan KH Ismail dikenang hingga kini atas jasanya dalam mempertahankan Kemerdekaan RI. Kedua tokoh tersebut ikut serta melakukan perlawanan pada Agresi Militer Belanda II yang terjadi 3 tahun pasca Presiden Soekarno memproklamirkan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Juga:  Kontrol Stok Darah Selama Ramadan, PMI Lamongan Ajak Keluarga Penerima Jadi Pendonor Darah

KH Abdul Hamid dan KH Ismail kini bersemayam di Dusun Nangka, Desa Melirang Bungah Gresik. Disinyalir sebagai pasukan Kemerdekaan RI berjuluk Sabilillah. Namun, keduanya wafat di Desa Bungah. Kendati Belanda terus memburu pejuang kemerdekaan baik mati ataupun hidup untuk dibawa ke markas sebagai bukti otentik, akan tetapi tidak berhasil menemukan sebab jenazah KH Abdul Hamid dan KH Ismail telah dibawa oleh para pendekar pencak silat secara sembunyi-sembunyi untuk dimakamkan di Desa Melirang.

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

RAKORNAS IV. Delegasi dari PW Lesbumi Sulawesi Utara membacakan 4 Poin penting hasil Rakornas, Jumat (29/10). Foto : Dokumentasi Rakornas IV/Progresnews.id

Nasional

Jelang Muktamar NU Ke-34, Berikut 4 Poin Penting Hasil Rakornas IV Lesbumi NU di Yogyakarta
Foto: Detiknews.

Nasional

Jenderal Andika Perkasa Akan Jalani Fit and Proper pada 4-5 November
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi seusai melawat ke rumah duka. Foto: Ammy.

Lamongan

Wafat Susul Sang Ibunda, Kisah Awak KRI Nanggala 402 Asal Lamongan Ini Bikin Terenyuh
Rahmawati Husein, Wakil Ketua MDMC dalam Talkshow live via Berita Baru Program BERCERITA: Ketahanan Perempuan Menghadapi Bencana Ekologis, Selasa (30/3)

Nasional

Bencana Ekologis di Indonesia, Masyarakat Butuh Pendidikan Politik

Lamongan

Sebagian Nelayan Tetap Berlayar meski Gelombang Tinggi Di Perairan Lamongan
Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar. Foto: Dok. Kemendes.

Nasional

Genjot PADesa, BUMDes Diakui Sebagai Badan Hukum
Logo agenda kegiatan peringatan Bulan Bung Karno. Foto: Istimewa

Lamongan

Semarak Bulan Bung Karno, GMNI Lamongan Adakan Kegiatan Monumental, Libatkan Pelajar dan Warga
Mia Khalifa kritisi kebijakan reformasi agraria di India yang dinilai merugikan petani India. Foto: hero-magazine.com.

Internasional

Sempat Dikecam, Mia Khalifa Berikan Dukungan Bagi Petani India