Home / Nasional / Warta

Minggu, 31 Oktober 2021 - 19:54 WIB

Menkominfo Ingatkan Jurnalis Soal Independensi Jurnalistik

Sumber foto: situs resmi Kemenkominfo.

Sumber foto: situs resmi Kemenkominfo.

Jakarta, Progresnews.id – Johnny G Plate, Menteri Komunikasi dan Informatika mengingatkan kembali kepada para jurnalis khususnya televisi, untuk tetap mengedepankan independensi dalam kode etik jurnalistik.

Hal ini disampaikan mengingat sekarang televisi mulai bersaing dengan platform media sosial, yang lebih bergantung pada algoritma dan selera publik. Ia menilai, kini mulai banyak media-media yang menyuguhkan karya jurnalistik tapi melupakan kode etik uang seharusnya.

“Kami terus mendukung independensi jurnalisme, dan pelaksanaan hak-hak dasar individual. Kami juga memahami bahwa independensi jurnalisme kini turut terpengaruhi oleh faktor teknologi yang mengatur interaksi antara audiens dengan sumber berita,” kata Johnny, dikutip dari situs resmi Kemenkominfo, Minggu (31/10).

Baca Juga:  Sepekan Jelang Konfercab NU Gresik, Para Gus dan Alumni Pesantren Lakukan Ini

“Jika sebelumnya konten televisi sangat bergantung pada rating, kehadiran algoritma yang mengkurasi konten pada platform sesuai preferensi pengguna, berpotensi mempengaruhi kualitas konten jurnalisme yang perlu menyesuaikan preferensi pengguna yang mengakses platform tersebut untuk mendapatkan kompensasi atas konten yang diakses oleh pengguna,” lanjutnya.

Johnny juga mengatakan bahwa seharusnya jurnalis tidak bekerja atas paksaan, tekanan, atau campur tangan dari pihak lain. Hal ini, lanjut Johnny, merujuk pada UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik.

Baca Juga:  Relawan Muhaimin Peduli Bantu Warga Terdampak Pandemi di 13 Kota

Tak cukup hanya mengingatkan, Johnny juga menyebut bahwa pihaknya akan berkolaborasi dengan sejumlah pihak untuk kembali memberikan tayangan-tayangan edukasi dan bermanfaat di televisi Indonesia. Menurutnya, hal itu juga sebagai wujud profesional jurnalisme.

“Kami terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga independensi insan pertelevisian, sekaligus mendorong agar adopsi teknologi digital dapat dilakukan secara optimal untuk menjaga relevansi industri televisi di era digital ini,” Ujarnya.

Kontributor: Alfa K

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Keadaan jalan rusak di Desa Pucangro Kecamatan Kalitengah Lamongan yang sempat di perbaiki pertengahan Januari Lalu.

Lamongan

Belum Genap Sebulan diperbaiki, Jalan Poros Kecamatan Sukodadi – Pucangro Kembali Rusak Parah
Ilustrasi: Irfan Hidayat/Progresnews.id.

Nasional

Begini Syarat dan Tata Cara Membuat KTP Digital
Kegiatan tabur bunga oleh Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono dan Istri. Foto : Ivan A.

Lamongan

HUT TNI Ke-76, Kodim 0812 Lamongan Tabur Bunga di TMP Kusuma Negara

Nasional

Perpres Miras Dicabut, Gus Jazil Apresiasi Presiden Jokowi
Operasi yustisi yang dilaksanakan aparat gabungan di Tuban, Sabtu (30/1).

COVID-19

Operasi Prokes di Tuban Sasar 6 Titik Keramaian

Nasional

Rencana Seleksi Guru Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja 2021 Telah Diumumkan
Koperasi Syangga Mama Amina Ahek, Direktur GEMAPALA Nikholas Djemris, Wakil Bupati Fakfak Yohana Dina Hindom dan moderator Al Muiz Liddinillah saat mengikuti seri 3 diskusi daring pengelolaan produk inovatif dengan tajuk Pala dan Budaya Fakfak yang menjadi bagian dari Program PAPeDA, Jumat (20/8).

Nasional

Program PAPeDA: Menjaga Budaya dan Hutan Fakfak Melalui Pelestarian Pala
Dr. Taufik Hidayat, Koordinator Bidang Preventif dan Promotif Satgas Penanganan Covid-19 Lamongan . (Foto: Istimewa)

COVID-19

Dinilai Berhasil Tekan Penyebaran Covid-19, PPKM di Lamongan Tidak Diperpanjang