Home / Maklumat

Sabtu, 13 Februari 2021 - 17:47 WIB

Mendikbud Buka Satu Juta Peluang Bagi Guru Honorer Jadi PPPK

Reporter : Ayu Fatmatuz Zahroh

Mendikbud Nadiem Makarim (Foto: Dok Humas Setkab)

Mendikbud Nadiem Makarim (Foto: Dok Humas Setkab)

Demi mensejahterakan dan menyelesaikan masalah kekurangan guru honorer di berbagai daerah, Pemerintah telah berupaya dengan membuka kuota hingga satu juta guru Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang ditujukan bagi guru honorer di segala usia.

Hal tersebut diungkap oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim saat diskusi dengan warga sekolah di SLBN Kabupaten Sorong, Papua Barat yang menyebutkan bahwa dengan mengambil langkah memberi kesempatan kepada semua guru honorer menjadi PPPK, merupakan sebuah tindakan yang adil dan demokratis. Apalagi, menurut Nadiem nantinya guru honorer tak perlu lagi harus mengantru untuk menjadi PPPK.

“Untuk bisa menjadi PPPK. Guru honorer tidak lagi harus antre menjadi PPPK dan tidak ada batasan usia untuk ikut seleksi,” tutur Nadiem pada Rabu (10/2).

Baca Juga:  Pendaftaran Kuota Internet Gratis Diperpanjang Kemendikbud

Berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014, Nadiem mengatakan bahwa sesungguhnya PPPK maupun PNS merupakan sama-sama berstatus Apartur Sipil Negara (ASN). Ia juga mengatakan gaji dan tunjangan tiap bulannya pun sama.

“Semoga tidak lagi ada mispersepsi,” tekannya.

Sementara itu, ia menegaskan bahwa demi menjaga kualitas guru, maka sesuai Undang-Undang yang berlaku, akan dilakukan tahap seleksi bagi PPPK dan bukan didasarkan oleh rekomendasi ataupun pertimbangan lama mengajarnya.

Adapun untuk guru honorer yang ternyata belum lolos seleksj pada tahun ini , Nadiem berpesan agar tidak berkecil hati karena tes PPPK tersebut bisa dilakukan sampai tiga kali. Dan kabar gembirnya lagi materi-materj pembelajaran untuk tes seleksi PPPK juga akan disiapkan olrh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. Sehingga guru bisa mempelajarinya secara mandiri.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Lantik Menteri Baru

Namun, terkait hal ini rupanya menurut Nadiem masih banyak Pemerintah Daerah (Pemda) yang brlum mengajukan formasi PPPK. Ia pun menghimbau agar tidak ragu dalam mrngajukan formasi.

“Saya mengimbau agar jangan ragu mengajukan formasi. Anggaran seleksi dan gaji sudah disediakan pemerintah pusat. Bukan diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD),” himbau Nadiem.

Untuk penerimaan, Pemerintah sendiri hanya akan mengsngkat tenaga guru honorer yang dinyatakan telah lolos dalam seleksi PPPK tersebut. Ia menrgaskan tidak akan ada kompromi demi krberlangsungan pendidikan di dalam negeri ini. Ia mengatakan jika misal dalam 1 juta peluang penerimaan PPPK tersebut hanya 100 ribu yang berhasil lolos maka ia betul-betul akan mrngangkat 100 ribu guru tersebut.

Share :

Baca Juga

Sekjen Menkominfo Mira Tayyiba. Sumber Foto: kominfo.go.id.

Maklumat

Wujudkan Transformasi Digital Inklusif, Pemerintah Target Peluncuran Satelit Troughput Tinggi SATRIA-1
Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch. Bangun. Foto: Youtube Google Indonesia.

Maklumat

Kepercayaan Masyarakat Menurun, Dewan Pers Tingkatkan Regulasi Media Masa Ke Media sosial