Home / Lamongan / Warta

Kamis, 4 Maret 2021 - 12:19 WIB

Melihat Ganasnya Aktivitas Penambangan di Zona Wisata Yang Rugikan Lamongan

Reporter : Adyad Ammy Iffansah

Lokasi pertambangan yang makin meluas kearah timur, kegiatan terus dilakulam meski penambangan makin dekat dengan sumber air Mazoola. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lokasi pertambangan yang makin meluas kearah timur, kegiatan terus dilakulam meski penambangan makin dekat dengan sumber air Mazoola. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan, Progresnews.id — Aktivitas penambangan galian C di Desa Penanjan Kecamatan Paciran Lamongan tampaknya akan berimbas ke sektor pariwisata hingga investasi kekayaan Lamongan.

Hal itu sejalan dengan kegiatan tambang yang mulai meluas hingga 27 hektar, yang mana menjadikan sejumlah sumber kekayaan Lamongan dalam bentuk bahan pertambangan pedel berbatu (Deltu) terus tergerus.

Penanggung jawab proyek, Mukian menuturkan jika penambangan milik H. Thohiron asal Gresik itu telah beroperasi kurang lebih 5 tahun yang lalu.

“Miliknya Jufri Sony dari Surabaya dan H. Thohiron pengusaha asal Gresik, Mas. Ya, kurang lebih 5 tahun ini beroperasi di sini, luasnya 27 hektar,” ungkap Mukian, Kamis (4/3).

Baca Juga:  Siap-siap, Belanja 50 Ribu di Primkoppol Mart Bisa Dapat Hadiah

Meski mengaku mengantongi surat Izin Usaha Pertambangan (IUP), tapi nyatanya surat izin tersebut baru dikeluarkan 2020 yang lalu, yang berarti, bisa dikatakan 4 tahun beroperasi tanpa dibekali izin atau ilegal.

“Izin-izinya lengkap, untuk warga juga kami beri kompensasi setiap tahunnya, debu disebabkan penambangan juga sudah kami atasi,” ucapnya.

IUP yang tertera dikeluarkan pada 2020, namun kegiatan penambangan dilakukan 5 tahun lalu. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Untuk memuluskan kegiatanya, Mukian juga mengaku sering mengeluarkan sejumlah uang yang diberikan pada oknum petugas kemanan Polri yang datang ke lokasi penambangan.

“Sering ‘disambangi‘ pihak Polda hingga Polres. Hal seperti itu biasa di sini, tinggal diamplopi Rp100.000 hingga Rp200.000, selesai,” akunya.

Baca Juga:  Semarak Bulan Bung Karno, GMNI Lamongan Adakan Kegiatan Monumental, Libatkan Pelajar dan Warga

Seperti diketahui, meluasnya aktivitas penambangan tersebut menggerogoti bukit dengan jenis batuan deltu ke arah timur dan utara atau mendekat ke lokasi wisata Maharani Zoo Lamongan (Mazoola).

Aktivitas penambangan itu kemudian membuat pengelola wisata Mazoola menjadi khawatir lantaran melebarnya kegiatan tambang yang makin dekat dengan sumber air Mazoola.

“Takutnya kegiatan penambangan itu berdampak pada Mazoola. Karena lokasi sumber air untuk satwa yang dekat dengan penambangan, khawatir mampet,” tungkas Humas Mazoola, Juni Tri Wahyuningtiyas.

Share :

Baca Juga

Tuban

Eks Pengurus Klenteng Tuban Jadi Tersangka Dugaan Pidana KK Ganda
Mobil box yang mengangkut vaksin sinovac tahap pertama di Kabupaten Tuban.

COVID-19

Jatah Vaksin Covid-19 Tahap Pertama Sudah Tiba di Tuban
Ilustrasi sampel darah Covid-19. Foto: Freepic.

COVID-19

Obat Alternatif Covid-19 Plasma Konvalesan Mulai Dipakai, Ini Tanggapan IDI Lamongan
Diki Alamsyah saat mengisi Seminar Literasi yang diadakan oleh HMPS Pendidikan Bahasa Arab di Auditorium STAI At-Tanwir, Sabtu (11/4).

Bojonegoro

HMPS PBA STAI At-Tanwir Adakan Seminar Literasi
Poster promosi Aisha Weddings. Foto: Twitter/Sweta Kartika.

Nasional

Promosikan Pernikahan Anak, KPAI Laporkan Aisha Weddings
TNI AD Lamongan Gelar Vaksinasi di 11 Kecamatan

Lamongan

TNI AD Lamongan Gelar Vaksinasi di 11 Kecamatan
Ucapan selamat kepada bupati terpilih, karangan bunga berjejer memadati Alun-Alun Lamongan. (Foto: Ammy)

Lamongan

Ucapan Selamat ke Bupati Terpilih, Perajin Karangan Bunga di Lamongan Raup Omset Jutaan Rupiah

Daerah

Peringati Harlah Ke-92, LP Maarif NU Gresik Gelar Doa Bersama dan Potong Tumpeng