Home / Tokoh / Warta

Rabu, 20 Oktober 2021 - 01:07 WIB

Maulid Nabi Virtual Majelis Pesona, KH Ali Masyhuri: Pandai-pandailah Menata Niat

KH Agoes Ali Masyhuri, saat memberikan ceramah agama secara virtual dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Majelis Pesona DPP PKB, (19/10). Foto: Tangkapan layar Youtube DPP PKB/Progresnews.id

KH Agoes Ali Masyhuri, saat memberikan ceramah agama secara virtual dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Majelis Pesona DPP PKB, (19/10). Foto: Tangkapan layar Youtube DPP PKB/Progresnews.id

Jakarta, Progresnews.id – Majelis Pesona (Pecinta Sholawat Nabi) menggelar pengajian secara virtual, Selasa (19/10) sore. Pengajian yang berdurasi hampir dua jam tersebut merupakan rangkaian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, 12 Rabiulawal 1443 Hijriyah, yang digelar oleh DPP PKB. Kegiatan Majelis Pesona disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube Muhaimin Iskandar dan DPP PKB.

Mengawali sambutannya, Deklarator Majelis Pesona sekaligus Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar (Gus AMI) mengatakan, bahwa akan senantiasa menggerakkan program-program agar bangsa Indonesia tetap istiqomah mencintai Rasulullah SAW, dengan berbagai kegiatan rutin di seluruh desa dan kampung-kampung di Indonesia.

“Apalagi hari ini kita masih menghadapi banyak masalah kehidupan, pandemi Covid-19 yang belum selesai, negara-negara di seluruh dunia mengalami masalah besar dengan krisis ekonomi, krisis sosial, bahkan dikhawatirkan akan memasuki krisis kebudayaan dan peradaban,” kata Gus AMI.

“Insya Allah kita sebagai bangsa dengan umat islam terbanyak, terbesar di dunia ini, menguatkan barisan, mengokohkan kekuatan kita, untuk menjadi solusi bukan hanya untuk umat islam indonesia, tetapi juga untuk seluruh bangsa indonesia, untuk seluruh dunia islam, dan untuk seluruh dunia pada umumnya,” lanjutnya.

Gus AMI juga meyakini, bahwa dengan memanjatkan shalawat kepada Kanjeng Nabi Muhammad SAW, dalam setiap laku dan perbuatan, niscaya manusia dijauhkan dari segala keburukan dan mara bahaya.

Baca Juga:  Undang Puluhan Media, LeaN On dan BNPB Gelar Diseminasi Pembelajaran Komunikasi Covid-19 yang Setara

“Apa yang kita shalawatkan, khususnya shalawat Nariyah yang selalu kita baca, akan bersambung menjadi energi doa yang mendekatkan kita kepada junjungan nabi besar, Nabi Muhammad SAW, sekaligus mendekat hati dan pikiran kita ke seluruh dunia, untuk bangkit mengatasi keadaan, selamat dari berbagai ancaman, cobaan, rekayasa, usaha-usaha jahat yang menghancurkan manusia dan kemanusiaan dari siapa pun, dan dari negara mana pun,” tandasnya.

Sementara KH Agoes Ali Masyhuri mengawali tausiyahnya dengan menengahkan pentingnya niat dalam memulakan setiap perbuatan.

“Pandai-pandailah menata niat, karena bagusnya niat, akan menentukan kualitas amal. Banyak amal biasa menjadi bermakna, karena dibungkus dengan niat yang tulus dan benar. Banyak kewajiban menjadi sia-sia, karena tidak dibarengi dengan niat yang tulus dan benar,” tutur Kiai Ali Masyhuri.

Pendiri Pondok Pesantren Bumi Sholawat, Sidoarjo Jawa Timur ini, mengisahkan seorang sufi kenamaan yakni Dzun Nun Al Misri. Di mana, kata Gus Ali, sang Sufi yang pernah menimba ilmu tasawuf kepada Imam Ahmad bin Hambal, Sarri Al Saqothi hingga Malik bin Anas tersebut pernah ditanya seseorang tentang tanda-tanda orang yang memiliki niat benar dalam beramal.

Baca Juga:  Tebarkan Hikmah Maulid Nabi, KH Agoes Ali Masyhuri Ingatkan Pentingnya Hidupkan Kembali Sunnah Nabi

“Ternyata sang sufi ini mempunyai wawasan dan jawaban yang sangat luar biasa. Tanda seseorang punya niat benar dalam beramal tidak malas, optimis bukan pesimis, bergerak maju bukan bergerak mundur. Yang kedua, tanda seseorang punya niat benar dalam beramal bila menemukan kesulitan, bila menemukan hambatan senantiasa sabar, ulet, dan tahan banting, berusaha mencari solusi, berusaha mencari jalan keluar atas persoalan yang melilitnya. Yang ketiga, punya niat benar dalam beramal bergantungnya hanya kepada Allah bukan bergantung selain Allah, karena Allah-lah penentu segalanya,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, jika kisah Dzun Nun Al Misri dikesempatan lain juga pernah ditanya tentang niat ikhlas dalam beramal. “Jawabannya sangat cerdas dan luar biasa. Tanda seseorang punya niat ikhlas dalam beramal, pujian dan celaan manusia baginya sama saja,” lanjutnya.

Di akhir ceramah keagamaan yang mengulas seputar Maulid Nabi Muhammad SAW, KH Agoes Ali Masyhuri berharap dan mendoakan, agar seluruh keluarga besar PKB di mana saja berada diberikan bimbingan dan rahmat Allah SWT. Menjadi insan yang istiqomah dalam iman, istiqomah dalam tauhid, istiqomah dalam ketaatan. Acara tersebut diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh KHR M Cholil As’ad, Pengasuh Pondok Pesantren Walisongo Kotasantri Bumi Sholawat Situbondo.

Share :

Editor : Achmad Chidir Amirullah

Baca Juga

Lamongan

Intip Pesona Kuliner Khas Lamongan Yang Diburu Pemudik
Ratusan warga Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, saat melakukan demonstrasi di halaman Kantor Kecamatan.

Lamongan

Sempat Diwarnai Kericuhan, Ratusan Warga Kecamatan Turi Tuntut Banjir Segera Diatasi
Suasana konferensi pers di halaman mapolres Lamongan. Foto : Ammy

Lamongan

Membludak, 1.692 pemudik masuk Lamongan
Ilustrasi: Irfan Hidayat/Progresnews.id.

Nasional

Dua Kasus Baru Omicron di Indonesia, Kemenkes: Pasien Baru Tiba dari Amerika dan Inggris
Direktur Juang Laut Lestari (JARI) Borneo Barat Firdaus dalam acara Podcast ke-4 Festival Inovasi Ecological Fiscal Transfer (EFT), Selasa (12/10).

Nasional

TAKE Kubu Raya Berdampak Positif pada Perkembangan Ekonomi
Anggota DPR RI Gus Falah saat melakukan pemotongan pita peresmian Taman Airlangga.

Lamongan

Hadirkan Wisata Berbau Sejarah, Taman Airlangga Lamongan Diresmikan
Davis Wakil Ketua Komisi D DPRD Lamongan seusai pertemuan dengan UPT Kesehatan Kalitengah dan Dinkes. Foto: Ammy

Lamongan

Insiden Tewasnya Warga Akibat Gigitan Ular Belanjut ke Komisi D DPRD Lamongan

Nasional

Televisi Analog Akan Berakhir, Kominfo Dorong Digitalisasi Penyiaran