Home / Lamongan / Warta

Kamis, 8 April 2021 - 13:48 WIB

Masih dalam Suasana Pandemi, Kemenag Lamongan Tegas Ketatkan Prokes di Tempat Ibadah

Reporter : Adyad Ammy Iffansah

Kemenag Lamongan kembali bakal memperketat prokes di lingkungan tempat ibadah. Foto : Ilustrasi/Istimewa

Kemenag Lamongan kembali bakal memperketat prokes di lingkungan tempat ibadah. Foto : Ilustrasi/Istimewa

Lamongan, Progresnews.id – Sambut Bulan Suci Ramadhan 1442 H, Kementerian Agama (Kemenag) Lamongan bakal perketat protokol kesehatan (Prokes) di masjid dan musala.

Hal itu dilakukan demi menjaga kesehatan umat dalam melaksanakan ibadah di samping itu untuk mengurangi akibat pandemi yang masih jadi ancaman.

Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Lamongan, M. Khoirul Anam mengungkapkan keutamaan menjaga kesehatan dan beribadah di bulan Ramadan itu sama pentingnya.

Kasi Bimas Kemenag Lamongan, M. Khoirul Anam. Foto : Progresnews.id/Ammy

“Sama halnya ibadah puasa, menjaga diri juga masuk dalam amalannya, jadi sudah jadi tugas kita untuk melakukan pengawasan karena kenyamanan umat penting bagi kita,” ungkapnya, Kamis (8/4).

Baca Juga:  Dapat Bantuan Bedah Rumah, Warga di Lamongan Malah Kecewa, Kenapa?

Tata cara ibadah salat tarawih juga mulai disosialisasikan lewat Kantor Urusan Agama (KAU) di seluruh Lamongan, bahkan Anam menyebut bakal ada pembatasan jumlah jamaah tarawih.

“Menurut edaran Kemenag RI, memang benar akan dibatasi sekitar 50 persen dari jumlah kapasitas tempat ibadah (Masjid dan Musala),” terangnya.

Lebih detail, beliau mengatakan bukan hanya pengetatan namun juga akan disediakan petugas di tiap masing-masing tempat ibadah.

Baca Juga:  Cegah Radikalisme di Pilkada, Polsek Glagah Gelar Operasi Bina Semeru

“Minimal satu orang nanti dari takmir akan dijadikan petugas yang memeriksa suhu badan hingga penegakan aturan seperti mencuci tangan, dan sebagainya,” katanya.

Pada kesempatan yang sama pula, Anam turut menghimbau agar dalam ibadah puasa tahun ini masyarakat lebih banyak melakukan aktifitas bersama keluarga.

“Ngabuburit di rumah saja, Bukber bersama keluarga, mungkin formula yang bagus untuk keharmonisan keluarga, kurangi berkerumun dan tetap 5M (Memakai masker, Mencucui tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan dan Mengurangi mobilitas),” imbuhnya.

Share :

Baca Juga

Foto: Gema.id

Lamongan

Jelang Pergantian Musim, DPU-SDA Lamongan Siaga Cegah Kekeringan

Lamongan

Perhelatan Piala Menpora Semakin Dekat, Persela Lamongan Gelar Laga Uji Coba
Duta Besar Uni Eropa Vincent Piket bersama Rektor Universitas Indonesia Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D dan Dekan FISIP UI Dr Arie Setiabudi Soesilo, M.Sc., dalam kuliah umum ”The EU Strategy in Coping with Multidimensional Impacts and Challenges of COVID-19 Pandemic” pada Jumat (26/2).

Nasional

Tekankan Bidang Penelitian, Uni Eropa Eratkan Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Indonesia
Hj Aminatun Habibah (Bu Min) saat mengunjungi keluarga keluarga korban, Sabtu (30/1).

Gresik

Kunjungi Keluarga 3 Bocah SMP Tenggelam di Waduk Cerme, Bu Min Janjikan Bangun Rumah
Foto: Ist.

Lamongan

Sepekan PPKM, Satpol PP Sebut 343 Warga Lamongan Tak Taat Aturan

Pariwisata

Tempat Wisata Disarankan Tutup Jika tak Bisa Terapkan Prokes
AKBP Miko saat menyisir lokasi banjir, dan komunikasi langsung tanyakan keadaan warga. Foto: Istimewa.

Lamongan

Didesak Pendemo Dirikan Pos Kesehatan, AKBP Miko Salurkan 100 Lebih Paket Sembako dan Obat-Obatan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi dalam Webinar Vaksinasi Covid-19 yang bertajuk 'Peran Wanita Dalam Sukseskan Vaksinasi Covid-19 Mendukung Terwujudnya Ketahanan Keluarga' pada Senin (1/2).

Nasional

Sampaikan Dua Langkah Penting, Menkes Minta Bantuan Ibu-Ibu