Home / Lamongan / Warta

Rabu, 24 Februari 2021 - 14:40 WIB

Masifnya Penyebaran Narkotika di Lamongan, Sebulan Terakhir Petugas Ciduk 11 tersangka

Reporter : Adyad Ammy Iffansah

Belasan tersangka yang terbukti mengedarkan barang haram di glandang Satuan Reserse Narkoba Polres Lamongan seusai konfrensi pers. (Foto : Ammy).

Belasan tersangka yang terbukti mengedarkan barang haram di glandang Satuan Reserse Narkoba Polres Lamongan seusai konfrensi pers. (Foto : Ammy).

Lamongan, Progresnews.id — Dalam kurun waktu kurang dari 1 bulan, polisi di Lamongan ciduk 11 tersangka atas kasus penyalagunaan obat dan narkotika.

Yang mana, Belasan tersangka dari 9 kasus narkoba itu ditangkap dari tanggal 22 Januari hingga 15 Februari 2021.

Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana menuturkan pengungkapan kasus narkoba selama ini banyak dibantu dari delik aduan masyarakat pada petugas di lapangan.

Para tersangka yang hanya bisa pasrah saat ditunjukan barang bukti atas perbuatanya menyebarkan barang haram. (Foto: Ammy)

“Dari kesebelas tersangka, 6 diantaranya kami sergap di rumahnya, dan 5 lainya kami dapati di tempat umum seperti SPBU hingga warung kopi,” tutur Miko, Rabu (24/2).

Baca Juga:  Tingkatkan Produktivitas, Dinas TPHP Papua Barat Fokus Alokasikan Anggaran untuk Pengembangan Keladi

Dari kurun waktu pengungkapan yang singkat itu, jelas menandakan masifnya penyebaran narkotika di Kabupaten Lamongan. Untuk itu, imbuh Miko, pihaknya akan terus mengevaluasi atas temuan-temuan yang ada.

“Satu hal yang akan kita laksanakan terkait pengungkapan ini, evaluasi jelas kita lakukan mulai dari penyebaran, modusnya, lokasinya maupum jenisnya,” jelasnya.

Baca Juga:  China Bangun Pangkalan Militer di Laut Natuna, BMI Minta Pemerintah Waspada

Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan 60,00 gram sabu-sabu, 130 Pil jenis Karnopen, dan 99 Pil Daubel L.

Atas perbuatanya, tersangka diketahui melanggar UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman 12 tahun penjara, dan UU No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan acaman maksimal hukuman 15 tahun penjara.

Share :

Baca Juga

Nasional

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid Jadi Wisudawan Terbaik Program Doktor IPDN 2021
Analis Kebijakan di Setda Provinsi Papua, Martha Mandosir dan Peneliti Universitas Papua Yustina Lina Dina Wambrauw bersama Aulina Umaza sebagai moderator dalam diskusi Seri Podcast 1 yang bertajuk ‘Perempuan Hutan Lestari di tanah Papua’, Rabu (25/8).

Nasional

Perempuan Adalah Tulang Punggung Konservasi Alam Papua
Pidato Presiden Joko Widodo dalam rangka Laporan Tahunan Ombudsman di Istana Negara, Senin (8/2/2021). Foto: Sekretariat Kabinet.

Nasional

Jokowi Minta Dikritik, Pakar Kebijakan Publik: Cuma Pidato Normatif
Menteri Perdagangan, Agus Gumiwang menyampaikan Presiden Joko Widodo telah menyetujui rencana relaksasi penjualan barang mewah sepanjang tahun 2021, Sabtu (13/2). Foto: kompastv.

Ekonomi

PPnBM Dihapus, Beli Mobil Baru Dapat Banyak Diskon
Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Rusdi Hartono dalam konferensi pers situasi kamtibmas terkini, Kamis (10/2). Foto: Humas Polri.

Nasional

Polri Hargai Penangguhan Penahanan Zaim Saidi Pendiri Pasar Muamalah
Penyanyi Indonesia Idol, Nowela Elizabeth Mikhelia Auparay dan Manager Program PUPUK Jawa Barat untuk Pengembangan Masyarakat Papua, Endang Sri Agustini saat menjadi pemateri dalam rangkaian acara Festival Torang Pu Para Para, Seri Podcast 2: Semangat Mengembangkan Produk Asli Papua!, Kamis (26/8).

Nasional

Saling Bergandengan Tangan, Kunci Sukses Mengembangkan Produk Papua
Tim medis dari anggota Polres Lamongan saat melakukan giat tes urine ke anggotanya. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Bercermin Kejadian Polsek Astanaanyar yang Gunakan Narkoba, Polres Lamongan Gelar Tes Urine Dadakan
Wasekjen PA 212, Novel Bamukmin.

Hukum dan Kebijakan

PA 212 Pesimis Abu Janda Bakal Ditahan