Home / Lamongan / Warta

Kamis, 15 April 2021 - 14:54 WIB

Mandat BNPT, Pemkab Lamongan Incar Desa Pelaksana Program DCR

Reporter : Adyad Ammy Iffansah - Telah dibaca 1.215 kali

Ilustrasi Desa Cegah Radikalisme. Foto: Sekolah Desa.

Ilustrasi Desa Cegah Radikalisme. Foto: Sekolah Desa.

Lamongan, Progresnews.id — Saat dicanangkan pertama kali pada 25 Maret lalu, program Desa Cegah Radikalisme (DCR) di Kabupaten Lamongan kini telah menyasar beberapa desa untuk pembinaan.

Bahkan, pada awal perilisan gagasan DCR ini disebut Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) sebagai cikal bakal gerakan masal penolakan ideologi radikalisme yang melibatkan warga sipil pertama di Indonesia.

Kepala Dinas Pengembangan Masyarakat Desa (DPMD) Lamongan, Khusnul Yaqin mengungkapkan program DCR sudah dalam proses pemilihan desa.

“Di tahun pertama ini, kami telah mengincar beberapa desa untuk program DCR, tentunya dengan spesifikasi yang telah ditentukan,” ungkapnya, Kamis (15/4).

Sikap yang diperlihatkan DPMD Lamongan tersebut terbilang gercep di samping wacana besar yang digagas Pemerintah Daerah Lamongan dalam menumpas aksi terorisme tersebut memerlukan waktu dan dana yang besar.

Baca Juga:  Korupsi Dana Desa, Inspektorat Lamongan Bakal Periksa Kades Kebonsari

“Lamongan itu punya 12 kelurahan dan 662 desa. Jadi yang pasti program ini dilakukan bertahap, akan kami bentuk tim pelaksana dan semua serba-serbinya,” tuturnya.

Ide DCR ini, kata Khusnul, akan berdampak pada kehidupan warga Lamongan secara keseluruhan, yang jelas perubahan seperti kesadaran warganya hingga pelajaran saling menghargai akan dihadirkan.

“Maksimal bisa seperti Desa Balun/Pancasila di Kecamatan Turi, tapi kalau tidak ya minimal bisa menghargai dan sadar bahaya radikalisme itu sudah bagus,” lanjutnya.

Baca Juga:  Usung Tema Kepemimpinan Perempuan, TAF Hadirkan Kolaborasi Peringatan IWD 2021

Meski, program DCR tidak mendapat suntika dana dari Pemerintah Daerah, ia tetap optimis wacana DCR bisa berjalan optimal.

“Karena pecananganya tidak pada akhir tahun jadi tidak masuk anggaran program kerja, namun kami tetap upayakan bisa jalankan tugas besar ini, bagaimanapun caranya DCR harus bisa berlanjut,” ucapnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Lamongan, Khusnul Yaqih saat menjabarkan program DCR. Foto : Progresnews.id /Ammy

Besar kemungkinan pelaksanaan program DCR akan ditempatkan merata di Kabupaten Lamongan dengan memilih beberapa desa saja.

“Untuk desanya belum bisa kami bocorkan, namun nanti akan dilakukan merata dengan ketentuan Lamongan bagian utara satu desa dan seterusnya, besar kemungkinan tiap kecamatan satu desa,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Peta penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lamongan. (Foto: Ig. Dinkes Lamongan)

Lamongan

Kabupaten Lamongan Tetapkan 49 RT Laksanakan PPKM Mikro
Suasana paca kecelakaan, petusgas saat mengevakuasi korban kecelakaan. Foto:Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Pengendara Honda CB di Lamongan Meregang Nyawa Setelah Kecelakaan VS Dump Truk
Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Rusdi Hartono dalam konferensi pers situasi kamtibmas terkini, Kamis (10/2). Foto: Humas Polri.

Nasional

Polri Hargai Penangguhan Penahanan Zaim Saidi Pendiri Pasar Muamalah
Gus Yaqut mengharap masyarakat tak mudah melabeli seseorang radikal, Minggu (14/2). Foto: instagram.com/@gusyaqut.

Nasional

Komentari Pelaporan Din Syamsuddin, Gus Yaqut: Jangan Gegabah Menilai Seseorang
NU Care Lazisnu Petiyintunggal Usung Proker Kembangkan Masyarakat.

Gresik

NU Care Lazisnu Petiyintunggal Usung Proker Kembangkan Masyarakat
Operasi yustisi yang dilaksanakan aparat gabungan di Tuban, Sabtu (30/1).

COVID-19

Operasi Prokes di Tuban Sasar 6 Titik Keramaian

Lamongan

Perihatin Nasib Warga Terdampak, Begini Aksi Kapolres Lamongan Tangani Banjir Bengawan Jero

Gresik

Santri Pesantren Zainal Abidin Gresik, Peringati Nuzulul Quran Dengan Doakan Kru KRI Nanggala 402