Home / Nasional

Selasa, 6 Oktober 2020 - 20:59 WIB

Makkah Kembali Terima Jamaah Umroh, Kemenag RI: Mungkin Ada Biaya Tambahan

Reporter : Alfa Kamila

Masduki, Pelaksana Tugas Penyelenggara Haji & Umroh Kemenag Bojonegoro, saat ditemui tim pewarta Progresnews pada selasa, 06 Oktober 2020 di kantor Kementerian Agama Bojonegoro. Foto: Alfa/Progresnews.id.

Masduki, Pelaksana Tugas Penyelenggara Haji & Umroh Kemenag Bojonegoro, saat ditemui tim pewarta Progresnews pada selasa, 06 Oktober 2020 di kantor Kementerian Agama Bojonegoro. Foto: Alfa/Progresnews.id.

Bojonegoro – Per tanggal 4 Oktober 2020, pemerintah Arab Saudi resmi mengumumkan bahwa Makkah sudah dibuka kembali untuk para umat muslim yang ingin melaksanakan ibadah umroh. Tetapi ibadah umroh ini baru dibuka sebesar 30% saja, yang mana jamaahnya hanya untuk warga Arab Saudi sendiri dan Ekspatriat (warga negara lain yang tinggal di Arab Saudi) dan mereka dapat mendaftarkan diri secara daring melalui aplikasi yang sudah disiapkan oleh pemerintah.

Setelah berjalan beberapa bulan ke depan, rencananya baru akan dibuka 75% jamaah umroh dari Negara lain.

Pemerintah Arab Saudi juga memberitahukan bahwa ada tiga Negara yang belum diperbolehkan melaksanakan umroh saat ini, yakni India, Brazil dan Argentina, sebab dianggap masih kurang maksimal dalam menangani pandemi covid-19 di negara mereka.

Baca Juga:  Meski Beberapa Sektor Mampu Bertahan Saat Pandemi, Jokowi Sebut Komoditas Impor Masih Mendominasi

Sementara itu, ditemui di kantor Kemenag Bojonegoro pada Selasa (6/10), Masduki, selaku Pelaksana Tugas (PLT) Kasi Penyelenggaraan Haji Dan Umroh (PHU) Kementerian Agama Bojonegoro, menjelaskan bahwa setelah kabar ini datang, Kementerian Agama Republik Indonesia langsung memerintahkan kepada Kementerian Agama di setiap daerah untuk mensurvei dan mengawasi tentang pelayanan ibadah umroh di setiap biro perjalanan yang ada di kota setempat.

Baca Juga:  Pandemi Bukan Penghambat Untuk Mendapatkan Kesempatan kerja

“Mungkin bisa jadi juga akan ada kenaikan biaya umroh di setiap biro, tahun ini. Sebab mengingat para calon jamaah tentu harus melewati proses yang panjang seperti pelayanan kesehatan, karantina dan lain-lain,” tambahnya saat ditanya mengenai biaya umroh.

Mewakili Kementrian Agama Republik Indonesia, Masduki juga menjelaskan bahwa Kemenag RI sendiri belum bisa memastikan apakah jamaah dari Indonesia bisa melaksanakan umroh tahun ini atau tidak. Sebab masih harus menunggu informasi dari Arab Saudi mengenai 75% untuk jamaah luar negeri, negara mana saja yang diperbolehkan untuk umroh. [Alfa Kamila]

Share :

Baca Juga

Gus Jazilul Fawaid saat mensosialisasikan 4 pilar di Gresik, Foto: Progresnews.id/Mudzakkir.

Nasional

Hari Sumpah Pemuda, Gus Jazil: Jangan Buat Menangis Para Pahlawan
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar

Nasional

Pendaftaran Pilkada 2020, Kemendagri: Aparat Harus Tertibkan Massa

Nasional

Penahanan Empat IRT Akhirnya Ditangguhkan, Gus Jazil: Hukum Jangan Tajam ke Bawah
Sumber Foto: Polibatam.ac.id.

Nasional

Kemendikbud Tingkatkan Diploma Tiga (D3) Menjadi Sarjana Terapan (D4)
Presiden Jokowi saat sesi wawancara bersama dr. Reisa Broto Asmoro.

COVID-19

Hari Ini Presiden Joko Widodo Terima Vaksin Dosis ke-2
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid.

Nasional

Multitafsir, Gus Jazil Setuju Keinginan Jokowi Merevisi UU ITE
Jelang Timnas U-19 vs Bosnia, Shin Tae Yong Dihantui Rekor Buruk

Nasional

Jelang Timnas U-19 vs Bosnia, Shin Tae Yong Dihantui Rekor Buruk

Nasional

Pandemi Covid-19 Ujian Berat, Gus Jazil Ajak Umat Islam Lebih Mendekatkan Diri kepada Allah