Home / Daerah

Rabu, 14 Oktober 2020 - 15:00 WIB

Logo Baru Hari Jadi Bojonegoro ke-343 Tahun Unik, Syarat Akan Makna

Reporter : Alfa Kamila

Logo HUT Bojonegoro ke-343 yang dibuat oleh Ilham Abitama.

Logo HUT Bojonegoro ke-343 yang dibuat oleh Ilham Abitama.

Bojonegoro, Progresnews.id – Dalam rangka memperingati hari jadi Kota Bojonegoro yang jatuh pada 20 Oktober, selalu ada beragam event yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro setiap tahunnya. Tak terkecuali pada tahun 2020 ini, di mana Bojonegoro telah memasuki usia yang ke-343 tahun.

Meskipun sedang berada di masa pandemi Covid-19, Pemkab Bojonegoro tetap mencanangkan agenda tahunan ini. Maka diadakanlah lomba desain logo untuk hari jadi Kota Bojonegoro yang ke-343 tahun, tentu saja lomba bisa diikuti oleh semua kalangan dan bisa dilakukan di rumah masing-masing.

Penjelasan Logo HUT Bojonegoro ke-343
Variasi warna Logo HUT Bojonegoro ke-343.

Lomba design logo dimulai pada 29 September sampai 7 Oktober 2020 dan diumukan pada 9 Oktober, kemudian menyusul dengan launching logo tersebut disertai dengan penyerahan hadiah kepada pemenang. Launching logo oleh Bupati Bojonegoro ini diadakan secara virtual dan disiarkan langsung melalui Channel Youtube Pemkab Bojonegoro pada Minggu (11/10).

Pembuat logo ini adalah Ilham Abitama, pemuda asal Desa Sumuragung Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Ilham membuat logo ini dengan apik dan rapi, meski mungkin terlihat biasa saja, namun ada makna di setiap inchi garis dan lengkuk pada logo tersebut. Permainan dan perpaduan warna pada logo ini juga bukan hanya sekedar pemanis, Ilham punya definisi makna tersendiri.

Baca Juga:  Doa Untuk Bojonegoro, Fatayat NU Bojonegoro Gelar Kenduri Virtual
Icon Logo HUT Bojonegoro ke-343.
Ide icon Logo HUT Bojonegoro ke-343.

Tak hanya mengenai kualitas fisik dari logo tersebut, Ilham dengan sangat rapi membungkus segala aspek yang ada di Kota Bojonegoro menjadi satu kolaborasi yang luas biasa. Ikon-ikon khas Bojonegoro juga tak lupa ia sematkan pada logo ini, bahkan Ilham juga membuat bentuk lain daripada peta bojonegoro yang di dalamnya berisikan semua elemen-elemen yang ada di kota bojonegoro, sangat detil.

Secara garis besar, logo ini menggambarkan semangat dan persatuan Kabupaten Bojonegoro yang mampu mewujudkan visinya yaitu, “Menjadikan Bojonegoro sebagai sumber ekonomi kerakyatan dan sosial budaya lokal untuk terwujdnya masyarakat yang beriman, sejahtera, dan berdaya saing”.

Logo HUT Bojonegoro ke-343 ini membentuk angka 343 yang saling terhubung, memberikan mana bahwa semua elemen yang ada di Bojonegoro ini saling berkesinambungan mulai dari alam, masyarakat, pemerintah, dan elemen penting yaitu bersama mewujudkan kesejahteraan, kemajuan, dan prestasi Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga:  Baznas Award, UPZ Masjid Al Fatah Raih Penghargaan Sebagai UPZ Masjid Inspiratif
Pattern icon Logo HUT Bojonegoro ke-343.

Dalam logo HUT Bojonegoro ke-343 ini ada empat jenis warna yang digunakan oleh Ilham, yaitu biru, merah, hijau, dan oranye. Keempat warna ini bukan semata-mata hanya untuk mempercantik saja, tetapi ada makna di setiap warna itu.

Elemen Grafis Logo HUT Bojonegoro ke-343.

Biru menggambarkan elemen air, yang merupakan sumber dari kehidupan. Lalu warna merah menggambarkan semangat persatuan dan kesatuan masyarakat Bojonegoro. kemudian warna hijau memberi arti alam sebagian kota Bojonegoro yang terdiri dari hutan dan pertanian. Sedangkan warna oranye, menggambarkan bahwa Kabupaten Bojonegoro memiliki kekayaan alam berupa energi (gas/minyak bumi).

Mengenai bentuk lain daripada Kota Bojonegoro, Ilham membuat di dalamnya juga terdiri dari bentu-bentuk baru. Di mana setiap bentuk-bentuk itu juga memilik makan yang relate dengan apa yang ada di Bojonegoro. Ada enam ikon paling utama di dalamnya, yaitu Jembatan Sosrodilogo, Kerukunan Masyarakat Bojonegoro, Sungai Bengawan Solo, Lumbung Pangan, Wayang Tengul, dan Sumber Energi.

Share :

Baca Juga

Landmark Exotic Mengare. Foto: Ayu/Progresnews.id

Daerah

Pandemi, Exotic Mengare Sepi Pengunjung

Daerah

Peduli Korban Banjir, MWC NU Balongpanggang Salurkan Sembako
Petani Padi Keluhkan Pestisida Bersubsidi Kurang Efektif

Daerah

Petani Padi Keluhkan Pestisida Bersubsidi Kurang Efektif
'Setia – Negara' Siap Digugat Jika Tak Realisasi Kontrak Politik

Daerah

‘Setia – Negara’ Siap Digugat Jika Tak Realisasi Kontrak Politik
Potret kegiatan penyaluran bantuan logistik dari NH Zakatkita kepada korban banjir.

Daerah

NH Zakatkita Salurkan Bantuan Logistik Kebutuhan Dapur Umum Ke Korban Banjir

Daerah

Meski Kalah, Relawan Karsa Gelar Syukuran
Mahasiswa IAI Al-Hikmah Bersama Pokdarwis Berdayakan Potensi Desa Ngawun 2

Daerah

Mahasiswa IAI Al-Hikmah Bersama Pokdarwis Berdayakan Potensi Desa Ngawun

Daerah

Kenali Paslon, Lapas Klas IIB Tuban Gelar Nobar Debat Kandidat