Home / Lamongan / Warta

Selasa, 23 Maret 2021 - 15:15 WIB

Lihai Melihat Peluang, Warga Lamongan Fungsikan Bengawan Mati Jadi Lokasi Budidaya Ikan

Reporter : Adyad Ammy Iffansah - Telah dibaca 302 kali

Warga Tejoasri yang memanfaatkan bengawan mati untuk keramba. Foto: Progresnews.id/Ammy.

Warga Tejoasri yang memanfaatkan bengawan mati untuk keramba. Foto: Progresnews.id/Ammy.

Lamongan, Progresnews.id — Lihai melihat peluang usaha, bekas aliran Sungai Bengawan Solo atau Bengawan Mati di Lamongan dimanfaatkan menjadi tempat budidaya ikan keramba.

Inisiatif tersebut digagas warga Desa Tejoasri Kecamatan Laren Lamongan Jawa Timur, muncul anggapan jika kualitas air yang bagus serta stabilnya debit air menjadi pertimbangan kuat tercetusnya ide dibalik pemanfaatan bengawan mati sebagai lokasi budidaya.

Kepala Desa Tejoasri, Yusuf Bachtiar menjelaskan jika sudah ada 51 orang dari 2 kelompok pembudidaya yang membuat keramba.

Baca Juga:  Fraksi Nasdem DPRD Gresik Desak Dispendukcapil Segera Realisasikan Percetakan Administrasi di Kecamatan

“Sudah ada 2 kelompok pembudidaya, di sini itu airnya sangat jernih dan ikan-ikan juga sangat segar jadi aman kalau kita makan,” kata Yusuf.

Atas inisiatifnya tersebut, Yusuf mengatakan telah banyak mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lamongan dengan memberikan benih ikan air tawar ke pembudidaya.

Namun, tak hanya kepada pembudidaya bantuan benih juga dilarung ke sungai suapaya keberlangsungan ekosistem di sekitar lokasi budidaya yang ada di Tejoasri tetap terjaga.

“Alhamdulillah mas, pembudidaya di sini juga diperhatikan pemerintah. 100 hari kerja bupati terpilih Yuhronur Efendi ini nelayan dapat bantuan ribuan benih ikan tawar,” katanya.

Baca Juga:  PPKM Gresik Diperpanjang, Ini Ketentuannya
Kepala Desa, Yusuf Bactiar saat menunjukan lokasi keramba buatan warga. Foto: Progresnews.id/Ammy.

Di lain kesempatan, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi terus mendorong agar masyarakat bisa melihat potensi ekonomis yang ada pada sektor perikanan di Lamongan dengan membuat inofasi olahan yang beragam.

“Jadi masyarakat di sana (Tejoasri) hasil ikan yang dipelihara itu tidak hanya dijual mentah saja, tapi masyarakat setempat juga sudah kreatif membikin olahan yang berbahan ikan,” Ucapnya.

Share :

Baca Juga

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Brigjen Pol. Rusdi Hartono. Foto: Humas Polri.

Hukum dan Kebijakan

Promosi Nikah Anak, Polri Akan Usut Aisha Wedding
Paparan Jubir Vaksinasi Siti Nadia, dalam Webinar Series Kedua Melawan Infodemi Covid-19 dengan tajuk "Bahaya Mis/Disinformasi Vaksin Covid-19" pada Kamis (11/2).

COVID-19

Jubir Vaksinasi Nadia Tak Menapik Vaksinasi Selesai Lebih Dari 10 Tahun
Ratusan massa aksi yang memadati halaman DPRD Lamongan. (Foto: Ammy)

Lamongan

Ratusan Massa Tuntut Banjir Segera Diatasi, DPRD: Dinas Terkait Tidak Punya Rencana Matang
Brigjen Pol. Rusdi Hartono. Foto: Humas Polri.

Nasional

Rekap Berita Hukum: Sidang Vonis Jaksa Pinangki sampai Meninggalnya Ustaz Maaher
Suasana penjual ikan air tawar di Pasar Ikan Lamongan.

Lamongan

Diakibatkan Banjir, Ketersediaan Ikan Air Tawar di Pasar Ikan Lamongan Menurun
Kedua koordinator perwakilan dari dinas pertanian dan kesehatan saat keluhkan rumitnya P3K. Foto: Ammy.

Lamongan

Ironis! Di Akhir Masa Jabatanya, Bupati Fadeli Diprotes Pegawainya Sendiri Terkait Rumitnya P3K di Lamongan
Kantor DPU Bina Marga Lamongan. Foto: Ammy.

Lamongan

DPU Bina Marga Lamongan Beberkan Alasan Perbaiki Jalan Rusak di Pucangro Dengan Pedel
Kabag Kesra Setda Tuban, Eko Yulianto saat mencoba alat rukyatul hilal, Selasa (26/1).

Tuban

Dapat Hibah, Pemkab Tuban dan Kemenag Jajal Alat Rukyatul Hilal