Home / Nasional

Jumat, 20 Agustus 2021 - 05:59 WIB

Launching Pencalegan Dini, PKB Optimistis Raih 100 Kursi DPR RI 2024

Reporter : Progresnews

Launching Pencalegan Dini, PKB Optimistis Raih 100 Kursi DPR RI 2024

Launching Pencalegan Dini, PKB Optimistis Raih 100 Kursi DPR RI 2024

JAKARTA, Progresnews.id.Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) optimistis bisa meraih 100 kursi DPR pada Pemilu 2024 mendatang. Sebagai langkah awal untuk mewujudkan target tersebut, PKB resmi meluncurkan Program Pencalegan Dini 2024.

Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan, pencalegan dini ini dilakukan sebagai ikhtiar kegiatan untuk mencari bakal calon legislatif (caleg) terbaik di semua tingkatan baik DPRD II, DPRD I, dan caleg DPR RI.

”Kita sudah melakukan coaching clinic, pemetaan dapil, dan sekarang kita lakukan launching Program Pencalegan Dini. Setelah ini kita akan turun ke wilayah-wilayah, melakukan pemetaan dapil, sekaligus memulai rekrutmen caleg di tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga pusat, ujar Gus Jazil–sapaan akrab Jazilul Fawaid–saat memberikan arahan pada Pemuncuran Program Launching Pencalegan Dini di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat yang disiarkan dan diikuti secara virtual seluruh jajaran DPC dan DPW PKB se-Indonesia, Kamis (19/8/2021).

Baca Juga:  4.123 Pemudik Positif Covid-19, Gus AMI: Lihatlah India, Tolong Jangan Memaksakan Diri

Untuk pemenuhan target 100 kursi, kata Gus Muhaimin, DPP PKB telah melakukan pemetaan dapil prioritas. Ada sedikitnya 33 dapil prioritas yang berpotensi meloloskan calegnya untuk kursi DPR RI pada Pemilu 2024 mendatang.

Dalam rangka ikhtiar pemenuhan program pencalegan dini, kata Gus Jazil, DPP PKB sudah menyusun jadwal untuk kita lakukan proses pencalegan dini. Pertama launching dan sosisalisasi yang dilakukan pada Agustus-September 2021. ”Setelah ini saya harap ketua DPC, DPW sudah melakukan sosialisasi dan rekrutmen caleg di semua tingkatan,” tuturnya.

Setelah itu, akan dilakukan fit and proper dan talent scouting caleg pada September-Desember 2021, dan dilanjutkan dengan pembekalan caleg pada Januari-Maret 2022. Berikutnya, mini campaign pencalegan dini pada April-Desember 2022, dan pada Februari 2023 sudah dimulai pencaftaran caleg sementara baik DPR RI maupun DPRD.

Baca Juga:  Peringatan Hari Ibu, Begini Pesan Bijak Gus Jazil

Dalam proses pencalegan dini, ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi. Di antaranya, caleg harus mimiliki popularitas, jaringan yang luas, pengalaman, dan logistik untuk proses sosialisasi msing-masing caleg. ”Setelah launching ini, DPP akan turun ke DPW-DPW untuk melakukan pemetaan dapil, dan saya minta DPC dan DPW untuk sosialisasi dan rekrutmen pencalegan di wilayah masing-masing. Sebab hari ini kita sedang dalam masa pandemi sehingga kecermatan dan kecepatan menjadi penting sehingga kita tidak terlambat,” tutur Wakil Ketua MPR RI ini.

Gus Jazil meminta DPC dan DPW PKB se-Indonesia agar segera menyusun rencana strategis di provnsi dan cabang masing-masing dengan melakukan coaching clinic atau kegiatan lain. ”Jika belum terbentuk LPP, Lembaga Saksi, dan lain-lain, segera dilengkapi. Dan segera lakukan pendekatan rekrutmen kepada bakal calon potensial dari pusat, provinsi hingga cabang,” tutur Gus Jazil. (*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Lonjakan Kasus Covid-19 Kian Mengkhawatirkan, Ini Maklumat Gus Muhaimin
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura & Perkebunan Papua Barat, Yacob Fonataba saat menjadi pemateri dalam Seri 2 diskusi daring pengelolaan produk inovatif dengan tajuk Meramu keladi untuk Pangan Sehat, Rabu (18/8).

Nasional

Tingkatkan Produktivitas, Dinas TPHP Papua Barat Fokus Alokasikan Anggaran untuk Pengembangan Keladi

Nasional

4.123 Pemudik Positif Covid-19, Gus AMI: Lihatlah India, Tolong Jangan Memaksakan Diri
Yenny Wahid dan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani foto bersama saat peresmian. Foto: BP2MI.

Nasional

Berjasa Pada PMI, BP2MI Resmikan Aula dan Masjid Atas Nama Gusdur
Nelayan di Tuban Terima Bantuan Konverter Kit Dari Kementerian ESDM

Ekonomi

Nelayan di Tuban Terima Bantuan Konverter Kit Dari Kementerian ESDM

Nasional

Kiai Nawawi Sidogiri Wafat, Gus Jazil: Kita Kehilangan Ulama Pejuang

Ekonomi

Harga Meroket, Bareskrim Polri Telusuri Dugaan Penimbunan Kedelai
Deputi Direktur Democratic Resilience & Governance USAID Indonesia, Anders Mantius saat memberi sambutan pembuka dalam Webinar Pelacakan Kontak: Mengoptimalkan Dukungan Masyarakat dalam 3T yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dari program LeaN ON, Senin (2/8). Foto: Youtube BNPB.

Nasional

USAID Indonesia: Keterlibatan Masyarakat Sipil Penting dalam Menghadapi Pandemi