Home / Jendela / Lamongan

Senin, 22 Februari 2021 - 17:55 WIB

Latih Diri Dengan Berbagi, Bagaimana Sih Caranya?

Reporter : Adyad Ammy Iffansah

Para relawan Komunitas Pejuang Nasi saat menghibur pada anak-anak di Panti Asuhan Wakhid Hasyim.

Para relawan Komunitas Pejuang Nasi saat menghibur pada anak-anak di Panti Asuhan Wakhid Hasyim.

Lamongan, Progresnews.id — Latih diri dengan berbagi, belasan muda-mudi yang tergabung dalam Komunitas Pejuang Nasi di Lamongan kunjungi Panti Asuhan pada Minggu (21/2) kemarin.

Kelompok yang bergerak pada bidang kesejahteraan sosial itu berikan hiburan hingga santunan material berupa uang ataupun bahan pokok lainya.

Diungkapkan Ketua Komunitas Pejuang Nasi, Mira, selain bantuan material, kegiatan yang dinamakan Main ke Panti itu dilakukan sebagai wujud keperdulian pada anak-anak yang kurang beruntung.

“Acaranya di Panti Asuhan Wachid Hasyim, Kecamatan Sidoharjo Lamongan. Intinya sih kami perduli pada mereka (anak-anak panti),” ungkapnya. Senin (22/2).

Baca Juga:  Donor Plasma Konvalesan, 15 Penyintas Covid-19 Dari Jajaran Polres Lamongan Ikut Serta

Selain Main ke Panti komunitas ini juga melakukan kegiatan rutin setiap 3x dalam satu bulan, bersama dengan relawan atapun intansi sejenis seperti mahasiswa UKM Pramuka Universitas Islam Lamongan, serta golongan mahasiswa lainya.

“Siapa saja boleh ikut, aksi sosial targetnya ya mensejahterakan. Biasanya banyak dari organisasi kemahasiswaan,” lanjut Mira.

Mira menjelaskan, kesadaran untuk memperhatikan sesama kadang dilupakan oleh masyarakat yang hidup di zaman modern.

Baca Juga:  Pemanfaatan Bengawan Mati Jadi Keramba Ikan di Lamongan Berpotensi Timbulkan Polemik

“Panti merupakan tempat yang kadang dilupakan. padahal, kita akan menemukan banyak kebahagiaan dan nikmatnya bersyukur,” jelasnya.

Mira juga tak luput mengajak masyarakat agar gencar melakukan aksi-aksi sosial sebagai wujud dari keperdulian kesesama khususnya kegolongan yang kurang mampu.

“Kegiatan ini tidak susah kok, mulai dari lingkungan sekitar ataupun terjun bersama kita, yang terpenting kita melatih diri terlebih pada sesama yang kurang beruntung,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Proses evakusi jasad korban gantung diri di kecamatan Tikung. Foto : Istimewa

Lamongan

Dalam Sehari, Dua Aksi Bunuh Diri Terjadi di Lamongan
Bupati Lamongan,Yuhronur Efendi seusai vaksinasi di SMPN 1 Lamongan, Senin (1/3).

Lamongan

Penuntasan Banjir Lamongan Jadi Prioritas Bupati Yuhronur
Kantor PMI Lamongan. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Kontrol Stok Darah Selama Ramadan, PMI Lamongan Ajak Keluarga Penerima Jadi Pendonor Darah
Ratusan warga Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, saat melakukan demonstrasi di halaman Kantor Kecamatan.

Lamongan

Sempat Diwarnai Kericuhan, Ratusan Warga Kecamatan Turi Tuntut Banjir Segera Diatasi
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi seusai melawat ke rumah duka. Foto: Ammy.

Lamongan

Wafat Susul Sang Ibunda, Kisah Awak KRI Nanggala 402 Asal Lamongan Ini Bikin Terenyuh
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lamongan, Agus Suyanto saat memaparkan terkain BPUM 2021. Foto : Progresnews.id /Ammy.

Lamongan

Mudahkan Alur Pendaftaran, Banpres Usaha Mikro di Lamongan Libatkan Camat dan Kades
Ilustrasi Ujian Nasional. Sumber: Freepik.

Jendela

UN 2021 Resmi Dihapus, Ini Pengganti Syarat Kelulusan

Lamongan

Pemanfaatan Bengawan Mati Jadi Keramba Ikan di Lamongan Berpotensi Timbulkan Polemik