Home / Nasional / Warta

Senin, 15 Februari 2021 - 15:41 WIB

Laporkan Mafia Tanah, Dino Patti Djalal Malah Dipolisikan

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal membeberkan 3 fakta terkait sindikat mafia tanah, Minggu (14/2). Foto: instagram.com/dinopattidjalal.

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal membeberkan 3 fakta terkait sindikat mafia tanah, Minggu (14/2). Foto: instagram.com/dinopattidjalal.

Jakarta, Progresnews.id – Mantan Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal mengaku senang dan merasa aneh usai dirinya dipolisikan dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Ungkapan tersebut ia sampaikan setelah Freddy Kusnadi, seorang yang ia anggap sebagai sindikat mafia tanah yang melaporkan dirinya ke Polda Metro Jaya.

Lewat sebuah video di Instagram pribadinya, ia mengaku senang ketika mafia tanah yang ia laporkan justru balik melaporkan dirinya dengan dalih pencemaran nama baik.

“Hari ini saya mendengar kabar ada anggota sindikat mafia tanah yang melaporkan saya ke polisi atas pencemaran nama baik. Ini memang agak aneh, karena sindikat yang mengadukan korban ke poiisi. Tapi saya senang, paling tidak satu orang suudah kelihatan mukanya” ungkap Dino, Minggu (14/2).

Baca Juga:  Insiden Tewasnya Warga Akibat Gigitan Ular Belanjut ke Komisi D DPRD Lamongan

Lebih lanjut, Dino Patti Djalal juga mengharapkan dalang mafia tanah segera diidentifikasi oleh pihak kepolisian.

“Mudah-mudahan dalang dalam sindikat ini akan semakin banyak yang teridentifikasi dalam introgasi oleh polisi terhadap saudara Freddy ini. dan lebih banyak terungkap dan tertangkap,” imbuhnya.

Dalam video tersebut, Dino juga membeberkan tiga bukti yang mengenai Freddy Kusnadi dalam sindikat mafia tanah.

“Yang pertama adalah, pengakuan dari tersangka Sherly yang telah tertangkap oleh polisi. dan saya memberikan apresiasi dan terima kasih karena Sherly telah memberikan pengakuan yang sejujur-jujurnya mengenai peran Fredy dalam salah satu aksi penipuan rumah ibu saya,” paparnya.

Bukti transfer hasil penggadaian sertifikat rumah juga telah diserahkan Dino kepada pihak penyidik untuk diteliti lebih lanjut.

Baca Juga:  Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Begini Pesan Gubernur Jatim

“Bukti kedua yang saya miliki dan sudah saya serahkan ke polisi adalah bukti transfer yang diterima oleh Fredy sebesar 320 juta sebagai bagian hasil penggadaian sertifikat rumah ibu saya ke suatu koperasi. Dari sana diuangkan 4-5 miliar, dan dibagi antara mereka,” tegas Dino.

Bukti terakhir yang ia sampaikan yakni rumah di Jalan Paradiso mendapatkan konfirmasi dari BPN bahwa sertifikat telah beralih nama.

“Rumah di Jalan Paradiso yang sekarang sedang diusut oleh kepolisian, itu mendapatkan konfirmasi dari BPN bahwa sertifikatnya telah beralih nama ke nama Fredy Kusnadi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Fredy Kusnadi melayangkan laporan kepada Dino Patti Djalal atas dugaan pencemaran nama baik, Sabtu (14/2).

Share :

Editor : Alfan Niam Sofi

Baca Juga

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Menteri terkait PPKM di Jakarta, Senin (20/12). Foto: Setpres.

Nasional

Menjelang Nataru, Pemerintah Umumkan Daftar Daerah PPKM Level 3 di Luar Jawa-Bali
Gus Menteri dan Bupati YES Paparkan Strategi Capai Target 0 Persen Kemiskinan Ekstrim di Lamongan

Lamongan

Gus Menteri dan Bupati YES Paparkan Strategi Capai Target 0 Persen Kemiskinan Ekstrim di Lamongan
AKBP Miko Indrayana, Kapolres Lamongan.

Lamongan

Jangan Langgar Aturan di Jalan Ini, Jika Tak Mau Kena Sanksi E-Tilang

Kesehatan

Cegah HIV AIDS, Pemkab Gresik Targetkan 3 Zero Tahun 2030
Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Foto: BPMI Sepres.

Nasional

Resmi Dilantik Menjadi Kapolri, Listyo Sigit Prabowo: Keselamatan Masyarakat Adalah Hukum Tertinggi
Ketua MWC NU Dukun KH M Sholeh (Kiri), bersama Rais Syuriah MWC NU, KH Ahmad Toyib Mas’udi. Foto: Chidir/Progresnews.id

Warta

Ketua MWC NU Dukun: Pemuda Ansor Harus Mau Sisihkan Pendapatan Untuk NU

Nasional

100 Cabang Hypermart Asal Arab Bakal Ramaikan Dunia Ritel di Indonesia
Eksportir Kakao yang juga sebagai penggerak Perkumpulan untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) Makassar, Asdar Marzuki saat menjadi pemateri dalam Market Gathering bertajuk Membangun Kolaborasi Pasar UMKM bersama “ASMAT”, Selasa (24/8).

Nasional

Kakao Lembah Grime, Produk Lokal Berkualitas Ekspor