Home / Lamongan / Warta

Senin, 22 Februari 2021 - 18:01 WIB

Lancarkan Aksi Tipu-Tipu Hingga Raup Untung Rp4,1 Milyar, Tuan Tanah di Lamongan Ditangkap di Jawa Barat

Reporter : Adyad Ammy Iffansah - Telah dibaca 27 kali

Tersangka tertunduk malu saat dilakukan konfernsi pers di mapolres Lamongan. Foto: Ammy/Progresnews.

Tersangka tertunduk malu saat dilakukan konfernsi pers di mapolres Lamongan. Foto: Ammy/Progresnews.

Lamongan, Progresnews.id — Aksi tipu-tipu investasi hunian dan perumahan di Lamongan terkuak, pelakunya adalah AB (41) yang ternyata sudah buron selama dua tahun.

Pelaku melancarkan aksinya dengan mengaku sebagai direktur di PT Jagaraga Ashimukti dan CV Belva Turmukti yang bergerak pada investasi hunian di Perum Valencia Residence jalan Mastrip Desa Made Lamongan.

“Kita tangkap di Jawa Barat, dan menjadi DPO selama dua tahun, ” kata Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana didampingi Kasat Reskrim, AKP David Manurung, Senin (22/2).

Penipuan yang meraup untung hingga Rp4,1 Milyar tersebut menimpa 16 korban, para korban sendiri geram dan melapor ke polisi lantaran hunian yang telah lunas tak kunjung ada sartifikat tanahnya.

Baca Juga:  Awal Bulan Ramadan, Harga Bahan Pokok di Lamongan Masih Stabil

Usut punya usut, dari 50 unit rumah yang berhasil di bangun, 16 sartifikatnya digelapkan oleh pelaku.

Aksi pelaku yang kini ditetapkan sebagai tersangka itu menemukan titik terang setelah para korban didatangi pihak Bank asal Gresik dan menunjukan surat penebusan sartifikat.

“Setelah mendapat tagihan dari Bank para Korban melapor ke Polres dan itu kita tindak lanjuti,” kata Miko.

AB diketahui warga Jawa Barat yang mempunyai istri di Lamongan, sejak korbanya melapor ia kabur dan hingga akhirnya tersangka ditangkap di Sumedang Jawa Barat.

Dalam pelarianya, polisi terus menyelidiki kasus ini. Sampai akhirnya dua perusahaan yang dijalankanya, bertempat di Jalan Sunan Drajat No. 35 B Kecamatan Lamongan tersebut dinyatakan fiktif.

Baca Juga:  Ibu Bumi Menjaga Hutan, Tina Ngata Perempuan Adat Visioner

“Ya.. Bisa dipastikan PT dan CVnya itu fiktif,” ungkap Miko.

“Sementara pengakuannya hanya di Lamongan. Dan ini yang sedang kita kembangkan apakah di daerah lain juga melakulan pemipuan yang sama,” lanjut Miko.

Tersangka tertunduk malu saat dilakukan konfernsi pers di mapolres Lamongan. Foto: Ammy/Progresnews.

Atas perbuatanya tersangka dijerat Pasal 378 KUHP dan atau pasal 385 ke 5 KUHP dana tau 266 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Barang bukti yang diamankan diantaranya, 3 surat perjanjian, 2 lembae brousur perumahan, kuitansi pembayaran PT dan CV milik tersangka, 3 bendel fotokopo akta jual beli dan 3 bendel foto kopi sartifikat SHM nomor 2503, 2528, dan 2532.

Share :

Baca Juga

COVID-19

Begini Cara Anggota TNI di Lamongan Tepis Anggapan Miring Soal Vaksin Covid-19
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sulawesi Tengah, Ihsan Basir dalam Podcast Sikola Mombine, Senin (29/3).

Nasional

Pemberdayaan Perempuan, Ihsan Basir: Laki-laki Harus Diberdayakan Dulu

Daerah

Adakan Reformasi Pengurus, Sukri Ghozali Resmi Terpilih Menjadi Ketua Pergunu Bungah

Nasional

Kader PMII Harus Punya Akar Kuat Agar Tak Mudah Tumbang
Jumeri, Dirjen PAUD DIKDAS dan DIKMEN dalam Diskusi Publik Sekolah Merdeka Intoleransi, Protokol Pencegahan Intoleransi di Lingkungan Sekolah, Jumat (26/3).

Nasional

Wahid Foundation Keluarkan Rekomendasi Panduan Protokol Pencegahan Intoleransi di Lingkungan Sekolah
Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umun Satpol PP Lamongan, Sutrisno saat mengarahkan belasan gepeng di Mapol PP Lamongan. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Belasan Gepeng Diamankan Satpol PP Lamongan, Himpitan Ekonomi Jadi Alasan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi dalam Webinar Vaksinasi Covid-19 yang bertajuk 'Peran Wanita Dalam Sukseskan Vaksinasi Covid-19 Mendukung Terwujudnya Ketahanan Keluarga' pada Senin (1/2).

Nasional

Sampaikan Dua Langkah Penting, Menkes Minta Bantuan Ibu-Ibu
Diki Alamsyah saat mengisi Seminar Motivasi dan Kelas Menulis di Kecamatan Bubulan, Minggu (11/4).

Bojonegoro

Tingkatkan Kreatifitas di Tengah Pandemi, PAC IPNU-IPPNU Bubulan Gelar Seminar Motivasi dan Kelas Menulis