Home / Warta

Jumat, 10 Desember 2021 - 12:15 WIB

Kota Tanpa Kumuh, Komitmen Pemkab Bojoneggoro Entaskan Kekumuhan

Bojonegoro, Progresnews.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk entaskan kekumuhan melalui program Kota tanpa Kumuh.

Melalui program Kota tanpa Kumuh atau yang dikenal dengan “Kotaku”, Pemkab Bojonegoro mengajak berbagai pihak untuk ikut andil dalam pencegahan dan penanganan wilayah kumuh.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro Anwar Muktadlo pada lokakarya program Kotaku yang diselenggarakan secara daring selama dua hari, Selasa dan Rabu (8/12).

“Bojonegoro masih menyisakan luasan kumuh di wilayah perkotaan. Harapan kami dari lokakarya ini, baik pemerintah maupun masyarakat memiliki komitmen penuh dalam peningkatan kualitas permukiman dan infrastrukturnya untuk pengurangan luasan kawasan kumuh hingga 0% dan melakukan upaya pencegahan di lokasi nonkumuh agar tidak tumbuh kumuh baru,” katanya.

Baca Juga:  Apresiasi Festival Millenial 2020, Arumi Sebut Soal Generasi Zillenial

Yang menjadi inti acara ini adalah pentingnya kolaborasi multipihak untuk menuju Bojonegoro tanpa kumuh.

Pihak-pihak yang diandaikan untuk bekerja sama meliputi Pemerintah Pusat, Pemda Jawa Timur, Pemkab Blitar, pihak swasta, dan masyarakat.

Di pihak lain, Dinas Perumahan, Kawasan, Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) Bojonegoro M. Zamroni menyampaikan beberapa strategi untuk menuju Bojonegoro tanpa kumuh.

Baca Juga:  Seporsi Cuma Seribu, Soto Ayam di Bojonegoro Ini Diracik Lezat

Adalah melalui program Kotaku di atas tadi, intervensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari PUPR, Corporate Social Responsibility (CSR) dari sektor swasta, dan program lainnya.

“Kami memang berharap kolaborasi dari berbagai pihak tersebut melalui program-programnya mampu mengatasi masalah perkotaan,” katanya. 

Acara tersebut dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bojonegoro, lembaga pers, Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM), tim program dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan perwakilan Pemerintah Daerah (Pemda) Jawa Timur.[*]

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Lamongan

Obati Rasa Rindu, Pemudik Asal Lamongan Buru Nasi Boranan
Cita Rasa Khas, Wingko Babat Lamongan Diajukan Untuk Miliki Hak Paten. Foto: Kumparan.

Lamongan

Cita Rasa Khas, Wingko Babat Lamongan Diajukan Untuk Miliki Hak Paten
Gus Yani dan Bu Min saat ditetapkan oleh KPU sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Foto: Ayu/Progresnews.id.

Gresik

Sah Jadi Bupati, Gus Yani Inginkan Kolaborasi Demi Memajukan Gresik
Suasana bakti sosial kepada warga. Foto: Ivan/Progresnews.id.

Lamongan

Salurkan Bantuan Sambil Gowes, Kodim 0812 Lamongan Ungkap Rasa Syukur Terselenggaranya HUT TNI

Warta

Sepekan Jelang Konfercab NU Gresik, Para Gus dan Alumni Pesantren Lakukan Ini

Olahraga

Mampu Atasi Perlawanan Atalanta, Juventus Juara Coppa Italia
Buruh Tani menggarap Lahan Petani. Foto: Nadia /Progresnews.id.

Lamongan

Terancam Gagal Panen, Petani di Lamongan Menjerit
TPT Ambrol yang belum diperbaiki di Sugio Lamongan. Foto : Ivan A/Progresnews.id.

Lamongan

Diduga Tak Sesuai RAP, Pembangunan TPT yang Jebol di Sugio Lamongan Disoal Warga