Korban Terus Bertambah, Pemkab Lamongan Buat Skema Penanganan Klaster Hajatan

Yuhronur Efendi saat rapat koordinasi dengan dua pilar TNI dan Polri menindaklanjuti kluster hajatan di Kecamatan Modo. Foto : Ammy
Yuhronur Efendi saat rapat koordinasi dengan dua pilar TNI dan Polri menindaklanjuti kluster hajatan di Kecamatan Modo. Foto : Ammy

Lamongan, Progresnews.idKlaster hajatan yang belakangan santer di telinga masyarakat Lamongan, akhirnya memasuki babak baru.

Pemerintah Kabupaten Lamongan berserta jajaran dua pilar TNI dan Polri resmi membuat skema penanganan yang sampai detik ini telah memakan 10 korban meninggal.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menjelaskan jika penanganan Covid-19 di Desa Sidodowo Kecamatan Modo tersebut harus melalui pangkah yang cepat serta koordinatif.

“Penyekatan di perbatasan Kecamatan Modo dengan daerah lain akan diperketat lagi, PPKM mikro juga dikuatkan lagi tidak hanya di sana tapi juga di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan. Ini bisa menjadi pembelajaran kepada kita semua bahwa Covid 19 masih ada sehingga tidak boleh lengah,” Jelas Bupati YES. Seusai rapat dengan Kapolres dan Dandim 0812 di ruang kerjanya. Selasa, (7/5).

Lebih jelas, Yuhronur pun tak ingin masyarakat terus mengalami ketakutan saat menghadapi Covid-19 yang menggila di Lamongan, ia lantas mengimbau agar warga tetap pada kondisi tenang dan tidak panik.

“Masyarakat harus tenang dan jangan panik, protokol kesehatan harus tetap ditegakkan. Segala sesuatunya sudah disiapkan, didukung dan diantisipasi dengan baik. Insayaallah kita bisa menanggulangi penyebaran Covid 19 ini,” Imbau Bupati YES.

Menanggapi perintah Bupati, Letkol Infantri Sidik Wiyono pun dalam waktu dekat akan mengadakan pertemuan dengan Camat dan Kades di Lamongan untuk menjalankan skema penanganan.

“Satgas Covid 19 juga menyediakan bahan pokok bagi mereka yang diisolasi. Bed Occupancy Ratio (BOR) atau ketersediaan tempat tidur juga masih diangka 215, artinya masih bisa menampung pasien,” ungkap Sidik Wiyono.

Yuhronur saat memimpin jalanya rapat. Foto : Ammy

Sementara itu, Kapolres AKBP Miko Indrayana bakal mengintruksikan seluruh anggota jajaran untuk bersiap untuk memantau aktifitas warga terutama hajatan.

“Kegiatan hajatan akan diperketat kembali. Saat ini Satgas Covid gabungan antara TNI, Polri, dan Satpol PP telah dikerahkan di Kecamatan Modo sebanyak kurang lebih 225 anggota yang mendampingi tenaga kesehatan yang ditugaskan kesana untuk melakukan pemeriksaan kepada masyarakat sekitar,” kata Miko Indrayana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *