Home / Nasional / Seremonia / Warta

Jumat, 29 Oktober 2021 - 12:18 WIB

Kontribusi Petani Millenial Dibutuhkan Pertanian Indonesia

Director of Environmental Governance The Asia Foundation, Lili Hasanuddin.

Director of Environmental Governance The Asia Foundation, Lili Hasanuddin.

Jakarta, Progresnews.id – Petani milenial merupakan potensi yang harus dikembangkan ke depan. Director of Environmental Governance The Asia Foundation, Lili Hasanuddin menyebutkan bahwa dunia pertain membutuhkan kontrusi anak muda atau millenial.

Ia menjabarkan, “Kita lihat sekarang dunia pertanian harus bergerak dari tradisional ke modern dengan berbagai ciri diantaranya pemanfaatan internet, memafaatkan teknologi baru merujuk pada riset=riset scientific based,” ujarnya dalam acara Webinar “Cipta Pertanian Berkelanjutan bersama Pemuda” pada Kamis (28/10).

Sehingga, pemerintah perlu menyusun kesiapan menyambut dan memfasilitasi petani millenial.

Lili mencatat, sudah ada upaya dari pemerintah maupun organisasi nonpemerintah untuk menggerakkan potensi-potensi millennial. “Dukungan terhadap petani millenial perlu disiapkan dan sudah dilaksanakan. Misalnya Kemendes punya Duta Petani Millenial sebagai bagian dari upaya penguatan, juga mengintegrasikan petani millenial dengan lembaga-lembaga keuangan di desa,” lanjutnya.

Dalam konteks petani millenial, Lili mengamati adanya variasi baik terhadap produk dan produk pertanian tidak selalu berupa barang, tapi juga jasa-jasa pertanian. Lili mencontohkan adanya wisata agro yang dibentuk oleh Yayasan ALIT sebagai bentuk variasi produk millennial yang perlu dikawal.

Baca Juga:  Dorong Pengarusutamaan Gender, Kantor BPHP Wilayah III Pekanbaru Sediakan Fasilitas Laktasi

“Jadi ini [petani millennial] juga membuka ruang definisi produk pertanian yang barangkali dlm konteks pertanian tradisional adalah produk langsung dari pertanian seperti padi atau palawija, tapi ruang untuk pertanian milenial sangat terbuka,” kata Lili.

Tantangan besar Petani Millenial

Tentunya, program Petani Millenial tidak lepas dari tantangan. Salah satunya adalah sumber daya manusia. “Sumber daya itu ada di desa, tapi banyak orang-orang pintar di desa itu yang keluar, diakibatkan oleh sistem pendidikan kita,” ungkap Lili.

Ia menggarisbawahi pentingnya perubahan cara pandang mengenai lapangan pekeerjaan, karena selama ini petani dianggap sebagai pekerjaan yang tak memberikan prospek. Diharapkan, Petani Millenial bisa turut mengubah cara pandang tersebut, bahwa sebenarnya dengan bertani juga bisa membangun ekonomi dan ketahana pangan.

Baca Juga:  Adakan Reformasi Pengurus, Sukri Ghozali Resmi Terpilih Menjadi Ketua Pergunu Bungah

Kemudian, penting bagi Petani Millenial untuk memikirkan pertanian berkelanjutan dan menjadi solusi bagi persoalan yang selama ini ada di dunia pertanian. Misalnya, mengenai penggunaan pestisida masif dan benih pabrikan.

“Konsepnya bukan hanya ketahanan pangan, tapi juga membangun kedaulatan pangan. Petani Millenial penting memperhatikan kelestarian sumber daya alam dan praktek-praktek pemanfaatan benih dan pestisida yang dikembangkan,” ujarnya.

Webinar “Cipta Pertanian Berkelanjutan bersama Pemuda” merupakan bagian dari Festival Petani Millenial yang tahun ini mengambil tema “Ayo Kitorang Pulang Bangun Kampung.” Acara ini diadakan oleh The Asia Foundation dan PUPUK Surabaya bersama mitra-mitra terkait. Tujuannya adalah menjadi sarana berbagi cerita inovasi terkait pertanian berkelanjutan dan mendorong peran pemuda millenial untuk terlibat dalam sektor pertanian yang bernilai ekonomi namun tetap menjaga kelestarian hutan. (*)

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Lamongan

Perihatin Nasib Warga Terdampak, Begini Aksi Kapolres Lamongan Tangani Banjir Bengawan Jero
Plt. Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tuban, Didik Mukrianto.

Pilkada 2020

Lindra-Riyadi Menang Pilkada, Didik Mukrianto: Banyak PR yang Harus Diselesaikan
Ilustrasi: Irfan Hidayat/Progresnews.id.

Nasional

Apindo Gugat Kenaikan UMP DKI, KSPI: Kami Mengecam!
Suasana bakti sosial kepada warga. Foto: Ivan/Progresnews.id.

Lamongan

Salurkan Bantuan Sambil Gowes, Kodim 0812 Lamongan Ungkap Rasa Syukur Terselenggaranya HUT TNI

Nasional

Presiden Jokowi Lantik Menteri Baru
Foto Kasatreskoba Polres Lamongan, AKP Khusen saat malakukan kegiatan ungkap kasus narkoba.

Lamongan

Kasatreskoba Lamongan Edukasi Bahaya Narkotika ke Pelajar
Ucapan selamat kepada bupati terpilih, karangan bunga berjejer memadati Alun-Alun Lamongan. (Foto: Ammy)

Lamongan

Ucapan Selamat ke Bupati Terpilih, Perajin Karangan Bunga di Lamongan Raup Omset Jutaan Rupiah
Aktivitas galian C di kawasan wisata Kecamatan Paciran Lamongan. (Foto: Progresnews.id/Ammy)

Lamongan

DLH Lamongan Kecam Aktivitas Tambang Galian C di Zona Wisata