Home / Nasional / Warta

Selasa, 16 Februari 2021 - 20:28 WIB

Komisi III Sambut Baik Langkah Restorative Justice ala Kapolri Sigit

Reporter : Alfan Niam Sofi - Telah dibaca 16 kali

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni menyambut baik langkah Kapolri Listyo Sigit untuk lebih selektif dalam merespons pelaporan terkait UU ITE, Selasa (16/2). Foto: dpr.go.id

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni menyambut baik langkah Kapolri Listyo Sigit untuk lebih selektif dalam merespons pelaporan terkait UU ITE, Selasa (16/2). Foto: dpr.go.id

Jakarta, Progresnews.id – Dalam rapat pimpinan TNI-Polri, Presiden Jokowi berpesan kepada Polri untuk lebih selektif dalam merespons pelanggaran yang berkaitan dengan UU ITE. Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam pertemuan tersebut telah berjanji untuk mengevaluasi pelaporan yang berkaitan dengan UU ITE.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni mengaku senang dengan keinginan Kapolri Jenderal Listyo Sigit yang akan mengutamakan Restorative Justice dalam upaya penegakan hukum yang berkaitan dengan pasal karet dalam UU ITE.

“Terkait UU ITE, saya apresiasi janji Pak Kapolri yang akan lebih mengedepankan restorative justice dalam menegakkan huku terkait dengan UU ITE. Ini niat yang baik, namun tentunya akan kami kawal terus pelaksanaannya,” terang Sahroni, dikutip dari Kumparan, Selasa (16/2).

Baca Juga:  Beras Premium BPNT di Tuban Rp11.000, Ini Tanggapan Diskoperindag

Sahroni secara terbuka akan menagih janji Kapolri yang berjanji akan lebih selektif dalam penggunaan UU ITE. Pasalnya, Polri diharapkan berhati-hati dalam penggunaan UU ITE, karena sudah banyak pengkritik yang harus berakhir dengan pelaporan ke aparat penegak hukum.

“Jadi polisi juga harus sangat berhati-hati dalam menggunakan pasal dalam UU ITE, agar jangan yang terjadi malah pembungkaman atas aspirasi masyarakat,” tambah Sahroni.

Baca Juga:  Jokowi Minta Dikritik, Pakar Kebijakan Publik: Cuma Pidato Normatif

Saat menghadiri Rapat Pimpinan TNI-Polri di Istana Negara, Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengaku siap dengan permintaan Presiden Jokowi yang menginginkan Polri lebih selektif dalam merespons laporan yang menggunakan UU ITE.

“Masalah UU ITE juga menjadi catatan untuk ke depan, betul-betul kita bisa laksanakan penegakan hukum secara selektif dengan mengedepankan edukasi, mengedepankan sifat persuasi. Dan kemudian kita upayakan untuk langkah-langkah yang bersifat restorative justice,” papar Sigit, Senin (15/2).

Share :

Baca Juga

Lamongan

Apresiasi Kerja Wartawan, Kapolres Lamongan Beri Sejumlah Fasilitas Penunjang

Nasional

Perpres Miras Dicabut, Gus Jazil Apresiasi Presiden Jokowi
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lamongan, Agus Suyanto saat memperlihatkan produk pelaku usaha binaan Diskopum. Foto : Ammy.

Lamongan

Teka-teki Program Lamongan Mart dan Rumah Kreatif, Pemda Lamongan Lahirkan Ide Brillian
Menko Polhukam Mahdud MD di kampus Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Senin 17 Februari 2020.

Hukum dan Kebijakan

Terkait Dinasti Politik, Menko Polhukam: Tidak Ada Hukum yang Melarang Praktik Nepotisme
Kasat Lantas Polres Lamongan saat memotivasi anak-anak di Desa Weduni Kecamatan Deket Lamongan.

Lamongan

Motivasi Anak-Anak Terdampak Banjir, Kasat Lantas Polres Lamongan Rela Jadi Guru Dadakan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Konvensi Nasional Media Masa "Pers Nasional Bangkit Dari Krisis Akibat Pandemi Covid-19 dan Tekanan Disrupsi Digital", Senin (8/2). Sumber Foto: Youtube Dewan Pers.

Nasional

Hari Pers Nasional, Gubernur DKI: Pandemi Adalah Peluang Sejarah Bagi Pers
Surat kuasa pelaporan dugaan penghinaan yang dilakukan oleh pemilik akun twitter @ustadzmaaher_ kepada Habib Lutfi, Foto: Twitter @muannas_alaidid

Nasional

Hina Habib Luthfi, Ustad Maheer Resmi Dilaporkan Oleh Muannas Alaidid
Dr. Taufik Hidayat, Koordinator Bidang Preventif dan Promotif Satgas Penanganan Covid-19 Lamongan . (Foto: Istimewa)

COVID-19

Dinilai Berhasil Tekan Penyebaran Covid-19, PPKM di Lamongan Tidak Diperpanjang