KNPI Tuban Soroti Wacana Reaktivasi Pam Swakarsa yang Digagas Kapolri

Ilustrasi Pam Swakarsa. Foto: istimewa
Ilustrasi Pam Swakarsa. Foto: istimewa

Tuban, Progresnews.id – Rencana Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo untuk menghidupkan kembali Pasukan Pengamanan Masyarakat (Pam) Swakarsa menuai kritik dari berbagai kalangan.

Saat menjalani fit and proper test, Listyo Sigit menjelaskan bahwa dirinya akan mengintegrasikan Pam Swakarsa dengan teknologi informasi dan sarana yang ada. Hal ini bertujuan untuk mengkoneksikan Pam Swakarsa dengan petugas kepolisian.

“Kita integrasikan dengan perkembangan teknologi informasi dan fasilitas yang ada di Polri sehingga bagaimana Pam Swakarsa ini tersambung dengan petugas kepolisian,” terang Sigit.

Wacana reaktivasi Pam Swakarsa ini bukan menjadi fenomena yang baru. Pasalnya, mantan Kapolri Jenderal Idham Azis juga pernah membuat peraturan tentang Pam Swakarsa dalam Peraturan Kapolri Nomor 4 tahun 2020 yang terbit pada 5 Agustus 2020.

Menanggapi isu tersebut, Ketua DPD KNPI Kabupaten Tuban, Nasirul Umam mengungkapkan pihaknya turut mendukung wacana tersebut, pihaknya memberikan kriteria terkait dengan wacana ini.

“Pam Swakarsa kalau melibatkan Ansor, Pemuda Muhammadiyah, FKKPI, Pemuda Pancasila, saya setuju. Kalau tidak melibatkan mereka, saya tidak setuju,” jelas Umam saat dikonfirmasi Progresnews.id, Kamis (28/1).

Umam beralasan, beberapa ormas yang ia sebutkan sudah jelas platformnya.

“Kalau melibatkan GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, FKKPI, dan lainnya. Kan jelas platformnya, untuk bela negara dan keutuhan NKRI. Dan mereka juga bisa di buat komponen cadangan semacam tentara cadangan,” pungkasnya.

Adapun yang dimaksud PAM Swakarsa, adalah bentuk pengamanan oleh pengemban fungsi kepolisian yang dibentuk atas dasar kemauan kesadaran dan kepentingan masyarakat sendiri dan semua mendapat pengukuhan Polri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *