Home / Nasional / Warta

Minggu, 28 Februari 2021 - 16:28 WIB

KLB Demokrat, BMI Jawa Timur: Satu Komando

Reporter : Progresnews - Telah dibaca 128 kali

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Bintang Muda Indonesia Jawa Timur, Achmad Syahroni.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Bintang Muda Indonesia Jawa Timur, Achmad Syahroni.

Surabaya, Progresnews.id – Wacana Kongres Luar Biasa (KLB) untuk mengganti kepemimpinan ketua umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono dalam sepekan ini cukup menyita perhatian publik.

Isu itu menjadi bola liar di internal Partai Demokrat. Puncaknya sejumlah kader yang terbukti terlibat di dalamnya dipecat. Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syafwatillaah Mohzaib, Ahmad Yahya hingga Marzuki Ali tidak luput dari ketegasan sikap AHY.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Bintang Muda Indonesia Jawa Timur, Achmad Syahroni menilai bahwa keputusan tersebut sudah benar

“Keputusan itu sudah benar. Bahkan sebenarnya kami menunggu keputusan ini dibuat lima hari yang lalu. Menghadapi kader semacam itu, tidak perlu diskusi berlebihan. Cukup dengarkan alasan dan kemauan mereka, lalu pecat saja. Toh, bukti sudah lengkap bahkan sebelum gerakan ini muncul dipublik,” ujar Syahroni.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melayangkan surat klarifikasi kepada Presiden Jokowi terkait isu dirinya akan dikudeta.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melayangkan surat klarifikasi kepada Presiden Jokowi terkait isu dirinya akan dikudeta.

Lanjut, menurut Syahroni, kader-kader yang terlibat gerakan itu, seperti orang yang terlalu banyak tidur. Tindakan dan perkataan mereka tidak sejalan dengan realitas yang terjadi.

Baca Juga:  AUN Lamongan Klarifikasi Kemelut Program Binaan Diskopum

Mereka juga masih terjebak dengan romantisme masa lalu, disaat partai Demokrat menjadi pemenang. Dan menginginkannya terulang kembali dengan cara-cara instan, bukan melalui kerja kepartaian.

“Di luar konteks mister Moeldoko, lihat saja sebagian dari mereka adalah Caleg gagal pada pileg 2019. Artinya apa?. Jika target mereka KLB terlaksana, maka mereka bisa memperoleh PAW secara gratis dari pengurus DPP yang baru. Sesedarhana itu. Jadi tidak ada kaitannya sama sekali dengan pola kepemimpinan mas AHY,” imbuhnya.

Lanjut Syahroni, seharusnya caleg-caleg gagal itu melakukan instropeksi diri, bukan menyalahkan orang lain. Lebih baik ketidakmampuan mereka untuk menjadi anggota dewan ditutupi dengan cara yang lebih dewasa, lebih bijak, bukan menggunakan cara-cara yang sangat jauh dari nilai-nilai partai, yang selama ini membesarkan namanya.

Baca Juga:  Dishub Lamongan Dinilai Jadi Biang Keladi Kerusakan Jalan, Mahasiswa Unisda Layangkan Aksi Protes

“Bagi kami, gerakan semacam ini adalah bagian dari tanda kebangkitan partai. Makanya bungkus saja meraka. Lihat saja, dukungan terhadap ketum AHY semakin terang. Kader dibawah merasa nyaman. Pilkada khususnya di Jatim, kandidat yang diusung Demokrat mengunci 80% kemenangan,” imbuhnya.

Cak Roni, sapaan akrabnya menambahkan, kondisi internal saat ini sedang menatap masa depan partai dengaan penuh semangat. Rekruitmen dan kaderisasi tercapai, animo kader baru untuk bergabung dengan BMI dan menjadi bagian dari Demokrat berbanding lurus dengan target.

“Sebagai organisasi sayap, sebagian tugas utama kami adalah rekruitmen kader. Dan saat ini kami sedang gaspol. Kami mendukung penuh kebijakan DPP. Karena BMI didirikan untuk menjaga marwah partai dari watak-watak culas. Kami perintahkan kepada seluruh Dewan Pimpinan Cabang Bintang Muda Indonesia Se Jawa Timur, Satu Komando. Dibawah Ketum Agus Harimurti Yudhoyono,” pungkas Cak Roni.

Share :

Baca Juga

Infografis

Dua Hari Mendatang BMKG Ramalkan Gelombang Tinggi di Perairan Tuban

Nasional

Presiden Jokowi Lantik Menteri Baru
Foto: IG Sri Mulyani.

Ekonomi

Menkeu Ajukan Perpanjangan Dana Otsus Hingga 20 Tahun

Pendidikan

Keputusan Bersama Tiga Menteri Terkait Penggunaan Atribut Keagamaan di Lingkungan Sekolah

COVID-19

Usulan 3.636 Vaksin Sinovac Dinkes Tuban Belum Final
Salah satu upaya dalam pemberlakuan PPKM adalah gencar lakukan operasi yustisi yang dilakukan oleh TNI-Polri serta Satpol PP.

COVID-19

PPKM Gresik Diperpanjang, Ini Ketentuannya
Fandi Akhmad Yani, Aminatun Habibah, Moh. Qosim dan Asluchul Alif terlihat akrab makan di satu meja saat acara penetapan Bupati-Wakil Bupati, Jumat (22/1), di Aston INN Hotel, Gresik.

Gresik

Penetapan Bupati-Wabup Gresik: Tidak Ada Paslon 1 atau Paslon 2
Kiri: Pasubag Humas Polres Lamongan, Iptu Estu Kwindardi.

Lamongan

Polisi Langgar Aturan, Polres Lamongan Sarankan Warga Lapor lewat APK Dumas Presisi