Home / Nasional / Warta

Rabu, 24 Maret 2021 - 15:29 WIB

KIP Papua Ajak Perempuan untuk Berani Bertanya

Reporter : Alfa Kamila - Telah dibaca 220 kali

Andriani Salman Wally dan Yessi dalam Podcast Perspektif Beritabaru.co

Andriani Salman Wally dan Yessi dalam Podcast Perspektif Beritabaru.co "Keadilan Akses Perempuan Terhadap Informasi SDA", pada Rabu (24/3).

Jakarta, Progresnews.id – Mengusung tema “Keadilan Akses Perempuan Terhadap Informasi SDA” pada Rabu (24/3), dalam podcast prespektif Beritabaru.co, Andriani Salman Wally menuturkan bahwa akses informasi di Papua masih rendah. Selain karena masyarakat merasa tidak berani bertanya, Wally juga mengakui bahwa Badan Publik di sana belum punya kesiapan yang matang untuk menghadirkan informasi.

“Perihal sengketa yang bertumpuk-tumpuk dan berbagai masalah lain, itu karena misinformasi. Mama-mama kurang mendapat akses informasi, karena kurangnya sosialisasi ke masyarakat,” tutur Wally.

Hal serupa juga disampaikan oleh Yessi dari Champion Aceh Timur. Menurutnya, meski sulit tapi bukan berarti tidak bisa. Masyarakat adat perlu diberikan pendekatan sosialiasi sesering mungkin tentang sumber daya alam yang mereka miliki, tata cara kelola, serta apa dan bagaimana dampak yang ditimbulkan dari adanya perusahaan di sekitar masyarakat adat.

Baca Juga:  Tantangan Bencana Ekologis Papua, Aries Toteles Ajak Pemerintah Dunia Juga Turut Melindungi Hutan

“Tidak hanya untuk hari ini, tapi bagaimana dampak ke depannya juga harus kita pikirkan,” katanya.

Wally mengungkapkan sebenarnya keadilan untuk perempuan ada di mana saja. Bahkan perempuan berperan besar dalam mensejahterakan keluarga dan lingkungannya. Meskipun telah muncul beberapa komunitas-komunitas perempuan, namun itu belum merata sepenuhnya.

Wally tidak menapik bahwa untuk mendapatkan informasi mengenai SDA, kesehatan dan pendidikan, masyarakat adat khususnya perempuan masih takut untuk bertanya.

“Kalo ko berani bertanya, ko hebat!” itulah yang seringkali disampaikan Wally kepada mama-mama masyarakat adat. Ia mengharapkan agar masyarakat adat tidak slow respon terhadap isu-isu yang bermunculan dan mulai aktif bertanya.

Baca Juga:  Dapat Bantuan Bedah Rumah, Warga di Lamongan Malah Kecewa, Kenapa?

Di sisi lain, Wally juga mengakui bahwa badan publik di sana masih belum siap secara struktural dan digital. Kendati demikian, Wally terus berupaya untuk menyiapkan perangkat pejabat dan pengelola yang mumpuni untuk melayani masyarakat. Jika masyarakat adat sudah mulai berani dan datang bertanya, maka badan publik bisa memberikan informasi yang mereka butuhkan.

Wally dan Yessi sama-sama mengharapkan agar masyarakat berani untuk bicara dan bertanya. Wally juga mengucapkan terima kasih kepada mama-mama yang sudah berani dengan bertanya sendiri untuk menjaga hutan dan kampungnya.

Share :

Baca Juga

Kepala BPOM, Penny K. Lukito.

COVID-19

BPOM Resmi Perbolehkan Pemberian Vaksin Pada Lansia
Banjir menggenangi jalan poros yang melintang di Desa Kemlagilor Kecamatan Turi Lamongan. Foto: Istimewa.

Lamongan

Penderitaan Warga Berlanjut, Banjir Susulan Kembali Genangi Kecamatan Turi Lamongan
Forkopimda Jawa Timur bersama Forkopimda Pemkot Surabaya, didampingi Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya

Nasional

Hari Pertama Pemberlakuan PPKM di Surabaya Petugas Lakukan Sidak

Pendidikan

Keputusan Bersama Tiga Menteri Terkait Penggunaan Atribut Keagamaan di Lingkungan Sekolah
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid dalam refleksi Hari Santri 22 Oktober mendorong Semangat Untuk Mewujudkan Negeri Adil Makmur Diridhoi Allah, Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghofu. Foto: Nasional Tempo.

Nasional

Refleksi Hari Santri 22 Oktober, Gus Jazil: Semangat Untuk Mewujudkan Negeri Adil Makmur Diridhoi Allah
Forum webinar dengan pembahasan Seni Thak-Thakan dari Desa Kenanti yang diikuti oleh Dosen Prodi Pendidikan Seni Tari dan Musik Universitas Negeri Malang, Dr. Robby Hidajat, M.Sn.

Hiburan

Seni Thak-Thakan dari Tambakboyo yang Menyita Perhatian Budayawan Malang
Suasana saat mereka menerjang banjir demi bisa sampai ke KUA

Gresik

Dua Sejoli Terjang Banjir Menuju KUA
Aksi Protes UU Ciptaker Lamongan Berlangsung Damai di depan Gedung DPRD Lamongan, Kamis 8 Oktober 2020. Foto: Adyad/Progresnews.id.

Nasional

Aksi Protes UU Ciptaker Lamongan Berlangsung Damai, Massa Aksi: Kami Ke Sini Bukan Cari Kerusuhan