Home / COVID-19 / Warta

Minggu, 7 Februari 2021 - 14:49 WIB

Kiai dan Ulama Jatim Diharapkan Jadi Prioritas Penerima Vaksin

Reporter : Ayu Fatmatuz Zahroh - Telah dibaca 1.242 kali

Anggota DPRD Jatim, Muhammad Bin Muafi Zaini ditemui di DPRD Jatim. Foto: Kominfo Jatim.

Anggota DPRD Jatim, Muhammad Bin Muafi Zaini ditemui di DPRD Jatim. Foto: Kominfo Jatim.

Surabaya, Progresnews.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur diminta agar memprioritaskan pemberian vaksin kepada para kiai dan ulama yang berada di seluruh pondok pesantren di Jawa Timur. Hal ini cetuskan oleh salah satu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Muhammad Bin Muafi Zaini, Anggota Fraksi Partai Golkar.

Pria yang kerab disapa Gus Mamak tersebut mengatakan program vaksinasi di Jawa Timur sudah memasuki tahapan suntikan dosis yang kedua, namun tak seluruh tokoh masyarakat telah mendapatkan suntikan vaksin tersebut. Maka dari itu, ia meminta agar kiai dan ustaz yang berada di Ponpes segera diprioritaskan untuk diberikan vaksin.

“Kami harap ada prioritas vaksin untuk kiai dan ustaz pesantren,” tuturnya pada Jumat, (5/2)

Baca Juga:  Muncul Berita Terpapar Covid Usai Suntik Vaksin, Erlina Burhan: Imunitas Vaksin Butuh Waktu

Ia berpendapat bahwa tokoh masyarakat seperti kiai, ustaz dan ustazah adalah sosok yang sering berinteraksi langsung dengan masyarakat. Seperti di saat berdakwah, mengisi pengajian, maupun saat mereka menerima tamu.

Menurut keterangan dari Kominfo Jatim, Gus Mamak mengatakan seharusnya kiai dan ulama masuk dalam kategori high risk, karena mereka termasuk kalangan yang sering bertemu dengan banyak orang.

Meski demikan, bukan berarti Gus Mamak memberi peluang besar bagi kiai maupun ustaz untuk menciptakan kerumunan, namun ia mengatakan pada kenyataan yang ada, meski telah menerapkan protokol kesehatan dengan melakukan social distancing atau jaga jarak, akan tetapi hal tersebut tak berarti mereka aman dan terbebas dari tidak terpaparnya kiai dan ustaz dari virus Covid-19.

Baca Juga:  Perkembangan Vaksinasi di Indonesia, Kusnandi Rusmil: Keuntungan Vaksinasi Jauh Lebih Banyak Daripada Efek Samping

Pria yang berasal dari Sampang, Madura tersebut mengatakan apabila kiai dan ustaz telah dilakukan vaksinasi maka kemungkinan bisa menjadi influencer bagi simpatisannya. Ia kemudian mengingatkan bahwa selama ini sudah terhitung ratusan kiai yang meregang nyawa akibat Covid-19.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jatim ini, kemudian meminta kepada Dinas Kesehatan Pemprov Jatim untuk mendata para kiai dan ustaz di seluruh Jatim dengan melakukan kerja sama dengan Kanwil Kemenag.

Tak hanya itu, Gus Mamak juga meminta kepada seluruh kepala daerah, Gubernur, Bupati/Walikota bisa memprioritaskan para kiai dan ustaz sebagai penerima vaksin.

“Selain tenaga kesehatan dan pejabat,” pungkasnya

Share :

Baca Juga

Daerah

Adakan Reformasi Pengurus, Sukri Ghozali Resmi Terpilih Menjadi Ketua Pergunu Bungah
Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih yang bertempat di Grand Javanilla, Tuban.

Pilkada 2020

KPU Tuban Tetapkan Lindra-Riyadi Jadi Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
Tim medis dari anggota Polres Lamongan saat melakukan giat tes urine ke anggotanya. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Bercermin Kejadian Polsek Astanaanyar yang Gunakan Narkoba, Polres Lamongan Gelar Tes Urine Dadakan

COVID-19

Jatah Vaksin Covid-19 untuk Jatim Tiba Januari 2021
Sandiaga Salahuddin Uno. Foto: Dok. Sandi Uno.

COVID-19

Sandiaga Salahuddin Uno Positif Covid-19 Tanpa Gejala
Calon jamaah haji. Foto: Kemenag.

Lamongan

Berangkat 15 Juni 2021, Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Bakal Divaksin
Habib Rizieq saat mendatangi Mabes Polri. Foto: ANTARA.

Hukum dan Kebijakan

3 Kasus Hukum HRS Memasuki Babak Baru

Nasional

Ibu Bumi Menjaga Hutan, Tina Ngata Perempuan Adat Visioner