Home / COVID-19 / Warta

Minggu, 7 Februari 2021 - 14:49 WIB

Kiai dan Ulama Jatim Diharapkan Jadi Prioritas Penerima Vaksin

Anggota DPRD Jatim, Muhammad Bin Muafi Zaini ditemui di DPRD Jatim. Foto: Kominfo Jatim.

Anggota DPRD Jatim, Muhammad Bin Muafi Zaini ditemui di DPRD Jatim. Foto: Kominfo Jatim.

Surabaya, Progresnews.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur diminta agar memprioritaskan pemberian vaksin kepada para kiai dan ulama yang berada di seluruh pondok pesantren di Jawa Timur. Hal ini cetuskan oleh salah satu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Muhammad Bin Muafi Zaini, Anggota Fraksi Partai Golkar.

Pria yang kerab disapa Gus Mamak tersebut mengatakan program vaksinasi di Jawa Timur sudah memasuki tahapan suntikan dosis yang kedua, namun tak seluruh tokoh masyarakat telah mendapatkan suntikan vaksin tersebut. Maka dari itu, ia meminta agar kiai dan ustaz yang berada di Ponpes segera diprioritaskan untuk diberikan vaksin.

“Kami harap ada prioritas vaksin untuk kiai dan ustaz pesantren,” tuturnya pada Jumat, (5/2)

Baca Juga:  DEMA PTKIN Se-Indonesia Komitmen Kuatkan Pendidikan Moderasi Beragama

Ia berpendapat bahwa tokoh masyarakat seperti kiai, ustaz dan ustazah adalah sosok yang sering berinteraksi langsung dengan masyarakat. Seperti di saat berdakwah, mengisi pengajian, maupun saat mereka menerima tamu.

Menurut keterangan dari Kominfo Jatim, Gus Mamak mengatakan seharusnya kiai dan ulama masuk dalam kategori high risk, karena mereka termasuk kalangan yang sering bertemu dengan banyak orang.

Meski demikan, bukan berarti Gus Mamak memberi peluang besar bagi kiai maupun ustaz untuk menciptakan kerumunan, namun ia mengatakan pada kenyataan yang ada, meski telah menerapkan protokol kesehatan dengan melakukan social distancing atau jaga jarak, akan tetapi hal tersebut tak berarti mereka aman dan terbebas dari tidak terpaparnya kiai dan ustaz dari virus Covid-19.

Baca Juga:  Kasus Positif Naik, Sejumlah Puskesmas di Tuban Tutup Sementara

Pria yang berasal dari Sampang, Madura tersebut mengatakan apabila kiai dan ustaz telah dilakukan vaksinasi maka kemungkinan bisa menjadi influencer bagi simpatisannya. Ia kemudian mengingatkan bahwa selama ini sudah terhitung ratusan kiai yang meregang nyawa akibat Covid-19.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jatim ini, kemudian meminta kepada Dinas Kesehatan Pemprov Jatim untuk mendata para kiai dan ustaz di seluruh Jatim dengan melakukan kerja sama dengan Kanwil Kemenag.

Tak hanya itu, Gus Mamak juga meminta kepada seluruh kepala daerah, Gubernur, Bupati/Walikota bisa memprioritaskan para kiai dan ustaz sebagai penerima vaksin.

“Selain tenaga kesehatan dan pejabat,” pungkasnya

Share :

Editor : Ayu Fatmatuz Zahroh

Baca Juga

Kepala Staf Kepresidenan DR. Moeldoko. Foto: Dok. KSP.

Nasional

Relawan PAS Dukung Moeldoko Jadi Capres, BMI Jatim: Pandemi Kok Ngomong Pilpres
Penampakan lokasi pembakaran dan sisa abu rak sepatu di Ponpes Al-furqon, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, (Foto: Ist.)

Hukum dan Kebijakan

Kasus Pembakaran Ponpes Muhammadiyah di Lamongan Mulai Menemukan Titik Terang

Warta

Kutipan Pidato Pembukaan Muktamar 34 NU, KH Said Aqil Siradj
Ketua Lembaga Rabithah Maahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI-PBNU), Abdul Ghofar Rozin saat mengikuti Webinar Internasional RMI-PBNU hari kedua, Kamis (21/10).

Nasional

Tatap Masa Depan, Gus Rozin Dorong Transformasi Digital Santri
Suasana evakuasi korban kecelakaan lalu lintas di pertigaan Deket. (Foto: Ammy)

Lamongan

Tewaskan Warga Lamongan, Sopir Truk Trailer Jalani Tes Urine dan Uji Kalayakan Kendaraan
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani menyampaikan sambutan dalam acara Rapat Paripurna DPR RI ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2021-2022. Foto: youtube DPR RI

Nasional

Puan Maharani: RUU TPKS Disahkan Jadi Inisiatif DPR Pekan Depan
Foto: Kemenkominfo.

Nasional

Ketua PB IDI Sebut Pandemi Indonesia Bisa Masuk Endemi Jika Kasus Stabil Melandai

Tuban

Yuk Ikut! UPT BLK Tuban Gelar Pelatihan Kerja Sebulan Penuh