Home / Jendela

Minggu, 14 November 2021 - 16:48 WIB

Kenali 3 Tipe Gaya Belajar Berikut, Simak dan Identifikasi Tipe Seperti Apa Kamu?

Picture by Getty Images.

Picture by Getty Images.

Jendela, Progresnews.id – Pernakah kamu berada dalam situasi di mana berulang kali merasa gagal dalam mencerna informasi? Misalkan, besok merupakan hari pengambilan nilai untuk suatu mata pelajaran tertentu, oleh karenanya sebelum saat itu tiba, kamu telah melakukan persiapan pada jauh-jauh hari agar dapat mengerjakan dengan maksimal. Namun yang terjadi adalah saat mendekati hari tersebut, kamu merasa belum mendapat ilmu yang optimal setelah belajar berhari-hari. Waktu yang kamu kira akan cukup, ternyata tidak seperti yang diprediksi, banyak hal berjalan tak sesuai ekspektasi. Kira-kira apa yang terjadi?

Biasanya hal ini terjadi karena proses pembelajaran yang kurang efektif. Untuk mencapai keberhasilan dalam tujuan pembelajaran diperlukan adanya pengenalan diri dari setiap individu. Fungsinya adalah sebagai pertimbangan dalam menentukan gaya belajar. Gaya belajar merupakan cara yang digunakan setiap individu untuk membantu dalam proses mencerna, menangkap atau memperoleh informasi yang memungkinkannya mencapai hal tersebut lebih mudah.

De Porter & Hernacki menjelaskan secara umum bahwa gaya belajar manusia dibagi menjadi tiga kelompok besar yaitu visual learning style (gaya belajar visual), auditory learning style (gaya belajar auditorial) dan kinesthetic learning style (gaya belajar kinestetik).

Visual Learning Style (Gaya Belajar Visual)

Gaya belajar visual merupakan gaya belajar dengan cara melihat. Para pembelajar tipe ini fokus pada apa yang mereka lihat. Mereka lebih mudah dan memahami materi melalui apa yang mereka lihat. Cara yang dapat dilakukan pada tipe ini yaitu dengan menggunakan gambar, bagan, peta, diagram dan grafik. Gaya belajar jenis ini cenderung memiliki memori fotografi, oleh karenanya mereka mengandalkan alat bantu grafis untuk mengingat dan memahami materi.

Baca Juga:  Mustakim, Ninja Monjali yang Tak Pernah Lelah Mengabdi

Jika kamu termasuk dalam kategori gaya belajar jenis ini, salah satu contoh nyata dalam kegiatan belajar adalah kalian bisa membuat sebuah mind mapping atau pemetaan pikiran dalam merangkum sebuah materi, kamu bisa menggambarnya pada sebuah kertas dan memberi warna pada simbol dan garis-garis pada bagan untuk hasil pembelajaran yang maksimum.

Auditory Learning Style (Gaya Belajar Auditori)

Gaya belajar auditori merupakan gaya belajar dengan cara mendengar. Jenis gaya belajar ini mengandalkan alat bantu pendengaran dalam meraih pemahaman pada proses pembelajaran, artinya mereka lebih suka mendengarkan pemateri seperti guru atau dosen berbicara menyampaikan atau menerangkan sebuah pengetahuan daripada mencoba memahami  sebuah materi dengan membaca teks tanpa suara, karena pembelajar tipe ini lebih mudah menyerap informasi dari apa yang mereka dengar.

Tips untuk kamu yang belajar dengan gaya ini, jika diizinkan untuk membawa ponsel dalam proses pembelajaran di dalam kelas, kamu bisa merekam suara guru atau dosen kamu pada saat menjelaskan sebuah materi, ketika sampai tempat tinggalmu, kamu bisa mengulang kembali penjelasan tersebut dengan memutar suara rekaman yang tersedia. Namun jika membawa ponsel tidak diperbolehkan, hal yang dapat kamu lakukan saat dalam kelas adalah dengarkan dan perhatikan dengan cermat penjelasan dari pengajar, manfaatkan momen tersebut untuk memperoleh pengetahuan-pengetahuan baru. Cara lainnya yang bisa dilakukan oleh pembelajar jenis ini untuk mencapai hasil yang maksimal adalah membaca dengan mengeluarkan suara.

Baca Juga:  Veri Pery Bakal Jadi Warna Andalan Tahun 2022 Versi Pantone

Kinesthetic Learning Style (Gaya Belajar Kinestetik)

Gaya belajar kinestetik merupakan gaya belajar dengan cara bergerak, bekerja dan menyentuh. Pembelajar dengan gaya tipe ini memiliki kecenderungan mudah dalam memahami informasi dengan cara belajar yang melibatkan pergerakan dan menyentuh objek yang dipelajari. Mereka menyenangi belajar dengan menggerakkan anggota tubuh misalnya mengetuk jari, pena atau kaki ketika sedang mendengarkan atau berbicara.

Aktivitas pembelajaran yang dapat kamu lakukan jika kamu termasuk dalam kategori gaya belajar kinestetik adalah saat memahami sebuah materi, kamu bisa membaca informasi dengan berjalan atau bisa juga dengan menjentikkan jari.

Nah, itu dia 3 tipe gaya belajar pada manusia, sudahkah menemukan tipe gaya belajar manakah kamu? Jika belum, jangan lelah untuk terus mengidentifikasi dirimu sendiri, sebab ini adalah langkah awal yang penting dalam kesuksesan belajar. [Betty]

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Kriteria Sekolah Dan Kepala Sekolah Program Sekolah Penggerak.

Jendela

Kriteria Sekolah Dan Kepala Sekolah Program Sekolah Penggerak
BERSYUKUR. Ketua Komunitas Gresik Movie Sanov Fajar, membagikan tumpeng kepada Dewi Musdalifah (Penyair Gresik) saat perayaan 10 tahun Gresik Movie, Kamis (28/10). Foto: Dokumentasi Gresik Movie/Progresnews.id

Film

Rayakan Ulang Tahun Satu Dekade, Gresik Movie Gelar Tasyakuran

Jendela

Belajar Teguh dari Mak Saripah, 36 Tahun Jualan Kudapan Tradisional
Para relawan Komunitas Pejuang Nasi saat menghibur pada anak-anak di Panti Asuhan Wakhid Hasyim.

Jendela

Latih Diri Dengan Berbagi, Bagaimana Sih Caranya?
Ilustrasi 5 Alasan Program Guru Penggerak Penting Bagi Pendidik. Ilustrasi: Kemendikbud.

Jendela

5 Alasan Program Guru Penggerak Penting Bagi Pendidik
Asyik. Anak-anak UPT SDN 13 Tlogopatut saat Jam Kunjung Perpustakaan. Foto: Dokumentasi/Progresnews.id

Jendela

Kisah Bu Fina, Guru Sekolah Inklusi Ajarkan Semangat Literasi

COVID-19

Kemenkes Keluarkan SE Tentang Rapid Test Antigen Sebagai Metode Diagnosis
Ilustrasi Drama Korea Angel's Last Mission Love. Foto: dianiopiari.com

Jendela

3 Alasan Mengapa Drama Korea Layak Digemari