Home / Lamongan / Warta

Rabu, 24 Februari 2021 - 17:31 WIB

Kemensos RI Hentikan Santunan Bagi Korban Covid-19, Jatah 54 Pengaju Asal Lamongan Belum Cair

Reporter : Adyad Ammy Iffansah - Telah dibaca 38 kali

Kepala Dinas Sosial Lamongan, Mohammad Kamil. (Foto: Ig. Dinsoslamongan)

Kepala Dinas Sosial Lamongan, Mohammad Kamil. (Foto: Ig. Dinsoslamongan)

Lamongan, Progresnews.id — Sebanyak 54 pengaju dana bantuan meninggal akibat Covid-19 di Lamongan nampaknya harap-harap cemas, hal itu lantaran Kemnsos RI resmi menghentikan santunan bagi korban Covid-19 yang meninggal.

Kepala Dinas Sosial Lamongan, Muhammad Kamil membenarkan jika ada 54 pengaju dana santunan akan dan sampai saat ini diketahui belum ada yang dikabulkan.

Baca Juga:  Jelang Pendidikan Non Formal, Pramuka Unisla Tetap Produktif di Tengah Pandemi

“Sampai saat ini, kami belum dapat laporan dari pengaju, kelihatanya belum ada yang cair,” ujar Kamil, Rabu (24/2).

Tercatat, puluhan pengaju dari keluarga korban meninggal Covid-19 itu mendaftar pada September 2020. Dari jumlah yang ada, imbuh Kamil, ada pengaju baru namun belum diproses.

Baca Juga:  Pemberdayaan Perempuan, Ihsan Basir: Laki-laki Harus Diberdayakan Dulu

“Sampai awal bulan ini masih ada (yang mengajukan) tapi belum kita proses,” akunya.

Share :

Baca Juga

Fandi Akhmad Yani saat mengikuti webinar Beritabaru.co, Selasa (9/2).

Gresik

Pengembangan Pendidikan Melalui APBD Berbasis Manut Kiai

Lamongan

Perihatin Nasib Warga Terdampak, Begini Aksi Kapolres Lamongan Tangani Banjir Bengawan Jero
Para relawan Komunitas Pejuang Nasi saat menghibur pada anak-anak di Panti Asuhan Wakhid Hasyim.

Jendela

Latih Diri Dengan Berbagi, Bagaimana Sih Caranya?
IPNU IPPNU Desa Jono melakukan Bersih-bersih mushola, Minggu (11/4).

Bojonegoro

Sambut Ramadan, PR IPNU IPPNU Jono Adakan Kegiatan Bersih-bersih Musala
Ilustrasi: Freepik.

Pendidikan

Mendikbud Putuskan Tetap Menjatah Kuota Gratis Pada Maret Mendatang
Kepala Staff Kepresidenan RI, Moeldoko dalam Webinar Jurnalisme Berkualitas "Menguatkan Keberlangsungan Profesi Wartawan dan Penerbitan Pers Guna Menyehatkan Demokrasi di Tengah Gempuran Disrupsi Digital" pada Minggu, (7/2).

Nasional

Moeldoko Akui Lebih Takut Todongan Wartawan Daripada Senjata
Syaiful Huda Ketua DPR RI Komisi X saat memberikan sambutan dalam peluncuran Program Sekolah Penggerak, Senin (1/2).

Warta

Komisi X DPR RI Soroti Peluncuran Program Sekolah Penggerak Di Tengah Isu Kesejahteraan Guru dan Krisis Covid-19
Suasana saat mereka menerjang banjir demi bisa sampai ke KUA

Gresik

Dua Sejoli Terjang Banjir Menuju KUA