Home / Nasional / Pendidikan / Warta

Kamis, 11 Februari 2021 - 15:06 WIB

Kemendikbud Luncurkan Kampus Mengajar Angkatan Pertama Tahun 2021, Apa itu?

Ilustrasi Kampus Merdeka Kemendikbud.

Ilustrasi Kampus Merdeka Kemendikbud.

Jakarta, Progresnews.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud) telah meluncurkan Program Kampus Mengajar angkatan pertama tahun 2021 pada Selasa (9/2). Program Kampus Mengajar ini adalah bagian daripada Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang digagas oleh Kemendikbud.

Program ini dibuat dan diluncurkan untuk memanggil para mahasiswa dari segala program studi untuk terjun, beraksi, berkolaborasi dan berkreasi selama 12 minggu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Sekolah Dasar khususnya di daerah 3T (Tertinggal, Terluar dan Terdepan). Menteri Pendidikan Nadiem Anwar Makarim menjelaskan bahwa tujuan dari Program Kampus Mengajar ini adalah untuk mengasah jiwa kepemimpinan, kematangan emosional dan kepekaan sosial.

“Saya berharap setiap mahasiswa akan menjawab tantangan saya, untuk terus memelihara api optimisme dan memberikan kontribusi untuk pendidikan,” tuturnya.

Baca Juga:  IAI Sunan Giri Dirikan Program Magister Pertama Di Bojonegoro
Kemendikbud dalam Peluncuran Kampus Mengajar Angkatan 1 Tahun 2021, Selasa (9/2).

Pesan untuk para rektor perguruan tinggi dan dosen, lanjut Mendikbud, untuk segera melakukan peubahan-perubahan yang diperlukan agar mahasiswa dapat melaksanakan hak belajarnya di luar kampus dan di luar program studi, dengan mudah dan difasilitasi serta didukung.

Perguruan tinggi juga harus merevisi kurikulum untuk memungkinkan mahasiswanya dapat menjalankan berbagai kegiatan kampus merdeka dan tetap lulus tepat waktu. Pendaftaran dan konversi kampus merdeka harus dibuat semudah mungkin.

Mendikbud juga berharap agar inisiatif dari Kemendikbud ini didukung sepenuhnya oleh kepala dinas, kepala sekolah, dan guru dengan menerima mahasiswa untuk mengajar dengan baik.

Dirut Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Rionald Silaban, mengatakan bahwa program ini sangat baik untuk mahasiswa nantinya bisa memahami dunia kerja yang nyata dan kondisi sosial masyarakat.

Baca Juga:  Mendikbud Putuskan Tetap Menjatah Kuota Gratis Pada Maret Mendatang

“Mahasiswa ini diharapkan nanti setelah lulus mampu menjadi bagian dari solusi atas segala permasalahan bangsa, dan bisa memberi kontribusi atas permasalahan nyata yang dialami dunia pendidikan akibat impact dari Pandemi Covid-19,” terang Rionald Silaban.

Dirjen Dikti Kemendikbud Nizam menyebutkan bahwa program ini adalah kesempatan mahasiswa untuk mengaktualisasi passion, semangat dan keinginannya untuk menjadi pendidik. Lebih lanjut, ia juga menyebutkan bahwa mahasiswa yang ikut dalam program ini nantinya akan mendapat bantuan untuk kebutuhan hidup sebesar Rp700 ribu per bulan, dan uang kuliah paling tinggi sebesar Rp2,4 juta tergantung pada uang kuliah di perguruan tinggi masing-masing.

Share :

Editor : Alfa Kamila

Baca Juga

Kantor DPU Bina Marga Lamongan. Foto: Ammy.

Lamongan

DPU Bina Marga Lamongan Beberkan Alasan Perbaiki Jalan Rusak di Pucangro Dengan Pedel

Lamongan

Masih dalam Suasana Pandemi, Kemenag Lamongan Tegas Ketatkan Prokes di Tempat Ibadah
Antrian Perempuan Mendaftarkan Perceraian Di Pengadilan Agama Soreang, Bandung, Jawa Barat, Senin, 24 Agustus 2020. Sumber: Twitter.

Nasional

Perceraian Meningkat Selama Pandemi, Kemenag Rencanakan Bimwin Virtual
Gerilya Vaksinasi di Lamongan Dinilai Efektif

Lamongan

Gerilya Vaksinasi di Lamongan Dinilai Efektif
Nureza Dwi Anggraeni sebagai host bersama ratusan partisipan dalam webinar bertajuk Memperkuat Kolaborasi Pasar untuk Pengembangan UMKM di Tanah Papua, Jumat (27/8).

Nasional

Festival Torang Pu Para-Para: Kembangkan UMKM di Papua, Butuh Kolaborasi Lintas Pihak

Gresik

Tingkatkan Kemampuan Mahasiswa, FKIP Universitas Qomaruddin Kirim Mahasiswa Praktik Mengajar di Sekolah
Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jawa Tengah, Ratna Kawuri dalam kunjungan virtual ke Semarang pada Selasa (9/3).

Nasional

Bahas Potensi dan Investasi Bisnis, Uni Eropa Adakan Kunjungan Virtual Bersama Pemda Semarang
Susana acara lomba yang di selenggerakan DPC GMNI Lamongan. Foto : Ist

Lamongan

Semarak Bulan Bung Karno, GMNI Lamongan Tanamkan Semangat Juang Bapak Bangsa ke Pelajar