Home / Nasional / Warta

Sabtu, 13 November 2021 - 22:12 WIB

Kemendagri Tegaskan Insentif Nakes Tak Boleh Telat Atau Kurang

Foto: Kemendagri.

Foto: Kemendagri.

Jakarta, Progresnews.id — Kementerian Dalam Negeri melalui Direktur Jenderal Bina Administratif Kewilayahan (Dirjen Adwil) Safrizal ZA, memberikan apresiasi besar terhadap perjuangan tenaga kesehatan yang selalu siap sedia dalam tugasnya, terlebih di situasi pandemi yang harus mempertaruhkan nyawanya.

Safrizal menyebut bahwa tenaga kesahatan juga merupakan pahlawan yang harus diberi hormat yang besar atas perjuangannya. Untuk itu, dia menegaskan agar para nakes mendapatkan haknya dengan cukup tanpa kurang suatu apapun atau telat sedikitpun.

“Segera langsung lapor saya, jika gaji atau insentif tenaga kesehatan tidak diberikan atau telat,” kata Safrizal dalam keterangan tertulisnya, dikutip pada Sabtu (13/11).

Baca Juga:  Televisi Analog Akan Berakhir, Kominfo Dorong Digitalisasi Penyiaran

Menilik pada pengalamannya yang pernah menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal mengaku tidak rela jika insentif para nakes telat diberikan dengan alasan apapun. Dalam pandangannya, nakes yang sudah berjuang jiwa dan raga selama ini, sangat tidak pantas jika sampai insentif dan hak lain yang mereka terima harus tertunda.

Safrizal yang juga mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Satgas Nasional Penanganan Covid-19, mengatakan bahwa pemerintah sudah memberikan sejumlah penghargaan kepada para nakes, baik yang masih berjuang maupun yang sudah gugur dalam perjuangannya.

Lebih lanjut, seperti yang disampaikan oleh pihak lainnya, Safrizal mengingatkan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap lonjakan kasus yang berpotensi gelombang ketiga, mengingat Hari Raya Natal dan Tahun Baru sudah menjelang.

Baca Juga:  Luar Biasa, Jaya Suprana Sebut NU Pecahkan Rekor Dunia

Tak hanya itu, ia juga berpesan untuk tidak terlalu berlebihan menanggapi landainya kasus di Indonesia saat ini. Menurutnya, kendati kondisi tampak membaik, namun kerja sama dengan berbagai sektor dalam pencegahan penularan harus terus digalakkan.

“Nakes sebagai leading sector di hilir dibantu seluruh komponen masyarakat beserta TNI-Polri, Pemda, Satpol PP untuk mencegah penyebaran pandemi di sektor hulu, kolaborasi hulu (hingga) hilir ini menjadi strategi yang terbukti berhasil,” terangnya

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Ketua MWC NU Dukun KH M Sholeh (Kiri), bersama Rais Syuriah MWC NU, KH Ahmad Toyib Mas’udi. Foto: Chidir/Progresnews.id

Warta

Ketua MWC NU Dukun: Pemuda Ansor Harus Mau Sisihkan Pendapatan Untuk NU
Ratusan warga Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, saat melakukan demonstrasi di halaman Kantor Kecamatan.

Lamongan

Sempat Diwarnai Kericuhan, Ratusan Warga Kecamatan Turi Tuntut Banjir Segera Diatasi
Satu pelaku pencurian di amankan satreskrim polres Lamongan setelah didapati mencuri sepeda ontel. Foto: Istimewa.

Lamongan

Ditinggal Kabur Rekannya, Satu Pelaku Pencuri Sepeda Ontel di Lamongan Ternyata Warga Bojonegoro
Deputi Pembangunan Ekonomi Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) Ahmad Erani Yustika saat menjadi penanggap dalam Market Gathering bertajuk Membangun Kolaborasi Pasar UMKM bersama “ASMAT”, Selasa (24/8).

Nasional

Deputi Setwapres Apresiasi Pengembangan Komoditas Lokal Papua

Nasional

Catatan Akhir Tahun AJI, 2020 ‘Tahun Kelam’ Jurnalis(me) Indonesia
Penampakan lokasi pembakaran dan sisa abu rak sepatu di Ponpes Al-furqon, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, (Foto: Ist.)

Hukum dan Kebijakan

Kasus Pembakaran Ponpes Muhammadiyah di Lamongan Mulai Menemukan Titik Terang

Nasional

Tampak Menolak, Komisi II DPR RI Pertanyakan Grand Design Pemerintah Terkait ASN
Logo Hari Guru Nasional

Nasional

Makna Logo dan Tema Hari Guru Nasional 2021