Home / COVID-19 / Nasional / Warta

Sabtu, 13 Februari 2021 - 12:56 WIB

Jubir Vaksinasi Nadia Tak Menapik Vaksinasi Selesai Lebih Dari 10 Tahun

Paparan Jubir Vaksinasi Siti Nadia, dalam Webinar Series Kedua Melawan Infodemi Covid-19 dengan tajuk

Paparan Jubir Vaksinasi Siti Nadia, dalam Webinar Series Kedua Melawan Infodemi Covid-19 dengan tajuk "Bahaya Mis/Disinformasi Vaksin Covid-19" pada Kamis (11/2).

Jakarta, Progresnews.id – Dalam Webinar Series Kedua Melawan Infodemi Covid-19 dengan tajuk “Bahaya Mis/Disinformasi Vaksin Covid-19” pada Kamis (11/2), Jubir Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia menanggapi perihal maraknya Mis/Disinformasi vaksin yang beredar. Ia menuturkan bahwa Kemenkes bersama pemerintah telah memiliki strategi komunikasi vaksinasi.

Mengenai beredarnya berita bahwa vaksinasi baru akan selesai sampai sepuluh tahun ke depan, nadia tak menapik berita tersebut karena merujuk pada data statistik dan perhitungan tersendiri.

“Indonesia perlu 10 tahun untuk mencapai 75% populasi yang bisa divaksinasi, karena kemampuan kita hanya 60,433. Tentunya kalau kita mencapai 1,5 juta populasi dikali 2 yang artinya jadi 426 juta dosis, pasti kalau dengan kecepatan seperti ini bisa lebih dari 10 tahun,” tuturnya.

Baca Juga:  Terus Perlebar Sayap Di Jawa Tengah, BMI Resmi Deklarasikan Tiga Cabang Sekaligus

“Pemerintah punya peta jalan, ketika jauh-jauh hari presiden sampaikan bahwa harus bisa memvaksinasi satu hari satu juta dosis, tentunya itu yang harus kita capai dan upayakan. Amerika pun demikian, mereka juga lama kan proses vaksinasinya, bahkan sudah dari desember,” tambahnya.

Nadia menjelaskan bahwa pemerintah memiliki strategi komunikasi vaksinasi sendiri, termasuk dengan melibatkan para influencer. Dalam strategi ini pun influencer terbagi menjadi empat klasifikasi, yaitu Micro Influencer (selebgram, komunitas, publik figur), Mega Influencer (publik figur, selebriti), Nano Influencer (pelajar, mahasiswa/i, komunitas, organisasi), dan Macro Influencer (selebgram, komunitas, publik figur).

Baca Juga:  KIP Papua Ajak Perempuan untuk Berani Bertanya

Selain itu, juga ada personifikasi terhadap para influencer ini. Seperti Healthy Lifestyle, Inspiring Guy, Innovative & Out Of The Box, A Bit Witty and Up to date, Parenting, Woman, Business, dan Travel.

Demi menghentikan beredarnya hoax di masyarakat, Nadia menyebut bahwa puskesmas tidak hanya sebagai layanan san fasilitas kesehatan, tetapi juga berfungsi sebagai pusat informasi kepada masyarakat.

Selain itu, pemerintah dan Kemenkes juga menyediakan juru bicara vaksin nasional, pelatihan juru bicara vaksin di tingkat daerah, logo/karakter/branding, dan pelatihan sosialisasi media KIE bagi tenaga kesehatan dan vaksinator.

Share :

Editor : Alfa Kamila

Baca Juga

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lamongan, Agus Suyanto saat memperlihatkan produk pelaku usaha binaan Diskopum. Foto : Ammy.

Lamongan

Teka-teki Program Lamongan Mart dan Rumah Kreatif, Pemda Lamongan Lahirkan Ide Brillian
Duta Petani Milenial asal Papua, Malahayati dan Onesia Filep Tiris, bersama Pemenang Juara 2 Tiktok Challenge, Puput Annisa Mutiarani dalam acara Podcast Milenial Talk Seri 2: Optimalisasi Peran Petani Milenial, Festival Petani Milenial, Selasa (26/10), yang dipandu oleh Al Muiz Liddinillah, Selasa (26/10).

Nasional

Duta Petani Milenial Dorong Para Pemuda untuk Kembangkan Sektor Pertanian
Gusnadi saat memberikan sambutan di sela-sela acara Musncab DPC PDIP Lamongan. Foto : Ammy.

Lamongan

Kisruh Elit Memanas, Loyalitas DPC PDIP Lamongan Bikin Merinding
Shalawat Lesung. Para ibu-ibu lansia yang berada di sekitar Pesantren Wisata Al Ikhlas Mulyorejo Dalegan Panceng Gresik, turut terlibat menyemarakkan Anjangsana Pokdarwis, (21/10). Foto: Chidir/Progresnews.id

Hiburan

Bertempat di Pesantren Wisata, Anjangsana Pokdarwis Digelar Meriah

COVID-19

Usulan 3.636 Vaksin Sinovac Dinkes Tuban Belum Final
Gus Jazil

Nasional

Ajak Masyarakat Doakan Korban KRI Nanggala-402, Gus Jazil Minta 53 Prajurit Awak Kapal Diberi Kenaikan Pangkat

Ekonomi

Bahan Pokok di Lamongan Terpantau Stabil di Tengah Polemik Naiknya Harga Daging Sapi di Jabodetabek
Wakil Bupati Gresik Muhammad Qosim bersama jajaran Forkopimda saat serah terima vaksin Covid-19 sinovac

COVID-19

Ribuan Vaksin Covid-19 Sinovac Tiba di Gresik, Distribusi Mulai 15 Januari 2021