Home / Nasional

Selasa, 14 September 2021 - 13:47 WIB

Jokowi Teken Perpres Dana Abadi Pesantren, Gus Jazil: Kado Istimewa Jelang Hari Santri

Jokowi Teken Perpres Dana Abadi Pesantren, Gus Jazil: Kado Istimewa Jelang Hari Santri

Jokowi Teken Perpres Dana Abadi Pesantren, Gus Jazil: Kado Istimewa Jelang Hari Santri

JAKARTA, Progresnews.id.Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Perpres Nomor 82 Tahun 2021 yang mengatur tentang dana abadi pesantren tersebut diteken pada 2 September 2021.

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mengapresiasi langkah Jokowi yang akhirnya meneken Perpres tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren sebagai aturan turunan dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Pesantren yang disahkan oleh DPR sejak 15 Oktober 2019 lalu.

”Alhamdulillah, Presiden Jokowi akhirnya menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Ini yang kita tunggu-tunggu selama ini. Perpres ini menjadi kado indah bagi santri dan kalangan pesantren yang akan memperingati Hari Santri pada 22 Oktober mendatang,” ujar Gus Jazil – sapaan akrab Jazilul Fawaid, Selasa (14/9/2021).

Wakil Ketua MPR ini menegaskan bahwa ditandatanganinya Perpres tersebut menunjukkan komitmen kuat Pemerintah dalam memajukan sekaligus perlakuan yang adil terhadap pesantren. ”Dulu Pak Jokowi melalui usulan dari berbagai kalangan pesantren dan dikawal oleh PKB, menetapkan Hari Santri Nasional pada 2015. Kemudian lahir Undang-Undang Pesantren pada 2019, dan kini diteken Perpres tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Ini harus kita apresiasi, dan PKB akan terus mengawalnya,” ujar Gus Jazil.

Baca Juga:  BKF Kemenkesu Sebut Kerjasama Pemerintah dan Swasta Jadi Kunci Keberhasilan Atasi Perubahan Iklim

Menurutnya, memang sudah seharusnya bangsa ini memberikan perhatiannya kepada pesantren. Sebab, pesantren memiliki kiprah atau peran yang sangat besar bagi bangs aini, bahkan jauh sejak Republik ini berdiri. ”Lahirnya Indonesia juga tidak lepas dari peran pesantren, para santri, para kiai. Dan pesantren pula yang selama ini menjadi kekuatan dalam melahirkan kader-kader bangsa yang berakhlaqul karimah. Tidak akan berdiri bangs aini tanpa adanya peran dari kalangan pesantren,” urainya.

Dikatakan Gus Jazil, cukup lama kalangan pesantren kurang mendapatkan perhatian yang setara. Termasuk dalam hal pendanaan yang selama ini dilakukan secara mandiri. Padahal, pesantren memiliki andil yang luar biasa dalam kemajuan bangsa.

Baca Juga:  Minta Jaga Marwah Pesantren, Ma’ruf Amien: Jangan Sampai Kepercayaan Masyarakat Berkurang

Bahkan, kata Gus Jazil, di era pandemi saat ini, sistem belajar ala pesantren yang masih bisa berjalan dengan baik. ”Ketika yang lainnya harus belajar virtual, di pesantren umumnya masih tetap belajar tatap muka karena memang sistem di pesantren adalah isolasi. Berkumpul tapi isolasi. Jadi orang luar tidak bebas masuk. Alhamdulillah, selama ini secara umum sistem belajar di pesantren masih berlangsung lancar dan aman,” urainya.

Dalam Perpres tersebut, disebutkan pada Pasal 3 bahwa pendanaan penyelenggaraan pesantren dikelola untuk pengembangan fungsi pesantren meliputi fungsi pendidikan, fungsi dakwah, dan fungsi pemberdayaan masyarakat.

Sumber pendanaan penyelenggaraan pesantren sebagaimana diatur pada pasal 4 bahwa pendanaan penyelenggaraan pesantren bersumber dari masyarakat, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Dana Abadi Pesantren. Sementara pada Pasal 5 disebutkan bahwa pendanaan penyelenggaraan pesantren dapat berupa uang, barang, dan atau jasa. (*)

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Nasional

Gelar Seni Budaya dan Promosi Wisata, TMII Tampilkan Tari Tudhung Sasandur dan Drama Tari Suku Samin Asal Bojonegoro
Kusnadi Rusmil saat presentasi daring Temu Media Perkembangan Vaksinasi, Sabtu (23/1).

COVID-19

Perkembangan Vaksinasi di Indonesia, Kusnandi Rusmil: Keuntungan Vaksinasi Jauh Lebih Banyak Daripada Efek Samping

Nasional

Kasus Covid-19 Melonjak di Berbagai Daerah, Gus Muhaimin: Tetap Injak Rem, Jangan Kasih Kendor

Nasional

Beri Kesempatan Pekerja, Menaker Terbitkan Surat Edaran Hari Libur Pada Pilkada Serentak
Ilustrasi: Irfan Hidayat/Progresnews.id

Nasional

Kemenag Rencanakan Jamaah Umrah Berangkat 8 Januari

Nasional

Pandemi Bukan Penghambat Untuk Mendapatkan Kesempatan kerja
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid dalam refleksi Hari Santri 22 Oktober mendorong Semangat Untuk Mewujudkan Negeri Adil Makmur Diridhoi Allah, Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghofu. Foto: Nasional Tempo.

Nasional

Refleksi Hari Santri 22 Oktober, Gus Jazil: Semangat Untuk Mewujudkan Negeri Adil Makmur Diridhoi Allah

Nasional

Temui Waka MPR Gus Jazil, Rabithah Alawiyah Sampaikan soal Keadilan Hukum