Home / Nasional

Senin, 6 September 2021 - 21:32 WIB

Jelang Hari Santri, PKB Minta Pemerintah Segera Realisasikan Dana Abadi Pesantren

Reporter : Progresnews

Jelang Hari Santri, PKB Minta Pemerintah Segera Realisasikan Dana Abadi Pesantren

Jelang Hari Santri, PKB Minta Pemerintah Segera Realisasikan Dana Abadi Pesantren

JAKARTA, Progresnews.id. – Menjelang peringatan Hari Santri pada 22 Oktober mendatang, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meminta pemerintah segera merealisasikan Perpres yang menjadi amanat Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan, salah satu hal utama yang harus segera diwujudkan yakni adanya Dana Abadi Pesantren. ”Dana Abadi Pesantren ini bisa menjadi kado indah dari pemerintah kepada pesantren yang selama ini telah membantu pemerintah dalam pendidikan agama dan pembenahan akhlak masyarakat,” ujar Gus Jazil–sapaan akrab Jazilul Fawaid, Senin (6/9/2021).

Baca Juga:  Rektor IIQ Prof Huzaemah Wafat, Gus Jazil: Beliau Teladan Para Ulama Perempuan Indonesia

Gus Jazil yang juga Wakil Ketua MPR mengapresiasi langkah pemerintah yang telah memberikan berbagai perhatian kepada pesantren. ”Namun terasa aneh bila amanat UU Pesantren masih ditunda tunda. Dengan hormat mohon ini dipercepat, insyallah berkah dan maslahat untuk Indonesia,” tuturnya.

Diketahui, sebelumnya Presiden Joko Widodo telah mengsahkan UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren pada 15 Oktober 2019 silam. Ironisnya, hingga kini aturan turunannya berupa Peraturan Pemerintah (PP) belum juga keluar.

Menurut Gus Jazil, santri dan pesantren memiliki sejarah panjang atas lahirnya Republik ini. ”Santri punya saham seri A dalam Republik ini sehingga sudah selayaknya mendapatkan perhatian. UU Pesantren taka da artinya jika tidak ada aturan turunannya untuk pelaksanaan teknisnya,” urainya.

Baca Juga:  Uni Eropa Umumkan Pemenang EU Social DigiThon

PKB sebagai inisiator terlahirnya UU Pesantren menyakini bahwa kehadiran UU tersebut diharapkannya mampu menjadi payung hukum serta mendorong kemajuan pondok pesantren yang menjadi basis dukungan partai yang terlahir dari rahim NU itu.

”Kehadiran UU ini diharapkan akan memajukan pesantren, tidak lagi ada diskriminasi di dunia pendidikan pesantren yang sudah jelas memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan negara kita,” kata Gus Jazil. (*)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Harga Meroket, Bareskrim Polri Telusuri Dugaan Penimbunan Kedelai
Mentri Kesehatan RI Budi Gunawan Sadikin

Nasional

Menkes Rencanakan Sertifikat Bagi Warga yang Telah Divaksin
Fraksi Rakyat Indonesia Sebar Petisi Tolak UU Cipta Kerja, 1.400.000 Orang Telah Bertanda Tangan.

Nasional

Fraksi Rakyat Indonesia Sebar Petisi Tolak UU Cipta Kerja, 1.400.000 Orang Telah Bertanda Tangan

Nasional

Gus Muhaimin Bersyukur Permintaan PKB soal Dana Abadi Pesantren Dikabulkan Jokowi

Nasional

Wacana Presiden Tiga Periode Bakal Ubah Konstelasi Politik Nasional

Nasional

Menkominfo Dorong Tata Kelola, Standarisasi Telekomunikasi dan Perlindungan Data Pribadi
Sesi foto bersama acara diseminasi dan press briefing bertajuk Sinergi dan Pelibatan Aktif Kelompok Rentan Termarginalkan untuk Komunikasi Risiko dan Perlindungan Pandemi yang Setara secara daring yang diselenggarakan oleh Mercy Corps Indonesia dan BNPB, Selasa (10/8).

Nasional

Undang Puluhan Media, LeaN On dan BNPB Gelar Diseminasi Pembelajaran Komunikasi Covid-19 yang Setara
Menteri Kesehatan Budi Gunadi. Foto: Rusman - BPMI Setpres

COVID-19

Kasus Covid-19 Tembus Satu Juta, Pemerintah Sampaikan Duka Lewat Menkes