Home / Daerah

Minggu, 8 November 2020 - 07:31 WIB

Jebakan Tikus Beraliran Listrik Kembali Memakan Korban, Petani Asal Gresik Tewas di Sawah Sendiri

Reporter : Ayu Fatmatuz Zahroh

Jebakan Tikus Beraliran Listrik Kembali Memakan Korban, Petani Asal Gresik Tewas di Sawah Sendiri. Foto: Progresnews.id/Ayu

Jebakan Tikus Beraliran Listrik Kembali Memakan Korban, Petani Asal Gresik Tewas di Sawah Sendiri. Foto: Progresnews.id/Ayu

Gresik, Progresnews.id – Seorang petani asal Desa Tiremenggal, Kecamatan Dukun, Gresik, ditemukan tewas di lahan sawah miliknya sendiri di Dusun Kaliagung, Desa Tiremenggal Kecamatan Dukun, Gresik pada Sabtu, (07/11) pukul 17.30.

Pria yang diketahui bernama Tahal (60), warga Desa Tiremenggal RT10 RW 04 itu mengalami nasib naas. Pasalnya, Tahal ditemukan meninggal dunia akibat tersengat arus listrik jebakan tikus yang dipasang di lahan persawahan miliknya sendiri.

Berdasarkan keterangan saksi yang juga anak korban, Zainul Khusaini mengatakan, korban mulanya berpamitan untuk melihat tanaman padi disawahnya sekitar pukul 17.00. Namun hingga petang tak kunjung pulang. Menaruh curiga, sang putra pun pergi ke sawah untuk mencari korban dan benar saja korban pun ditemukan sudah tidak bernyawa di pematang sawah dengan keadaan kaku, dan bagian tubuh jari tangan serta kaki menempel di kawat yang beraliran listrik.

Baca Juga:  Upacara Hari Pahlawan Penuh Drama, Malaby Diborgol Bupati Gresik

Melihat hal itu, sontak pihak keluarga langsung melaporkan kejadian ke perangkat desa setempat, kemudian atas laporan itu, perangkat desa dengan sigap melaporkan kejadian ini kepada Polsek Dukun.

Tak lama, petugas polisi dari Mapolsek Dukun pun datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengevakuasi korban.

“Kemungkinan saat korban pergi ke sawah aliran litrik itu belum dinyalakan dan korban dalam keadaan sedang membenarkan kawat. Namun saat korban bersentuhan dengan kawat kemungkinan aliran tersebut dinyalakan tanpa sepengetahuan korban,” tutur Aziz, salah satu warga Dusun Kaliagung.

Baca Juga:  Pendukung YesBro Rapatkan Barisan di Pondok Pesantren Sunan Drajat

Setelah polisi melakukan penyelidikan, hasilnya kejadian yang menimpa Tahal murni kecelakaan karena tersengat arus listrik jebakan tikus, dan tidak ditemukan adanya penganiayaan.

Pihak keluarga mengaku ikhlas dan menerima kejadian ini, dan dirasa tidak diperlukan adanya tindakan otopsi.

Atas kejadian ini, Kanit Reskrim Dukun, Reza berpesan agar masyarakat terutama para petani meninggalkan metode jebakan tikus beraliran listrik dan memilik cara lain. Sebab, selain melanggar hukum juga bisa sangat membahayakan.

“Agar masyarakat meninggalkan penggunaan aliran listrik untuk jebakan tikus karena selain melanggar hukum juga sangat membahayakan diri sendiri atau orang lain. Sebaiknya gunakan solusi yg lain untuk perlindungan dari hama tikus,” himbau Reza.

Editor: Rifqi

Share :

Baca Juga

Tetap Mematuhi Protokol Kesehatan, PAC IPNU IPPNU Temayang Gelar LAKMUD di Masa Pandemi Covid-19

COVID-19

Tetap Mematuhi Protokol Kesehatan, PAC IPNU IPPNU Temayang Gelar LAKMUD di Masa Pandemi Covid-19

Daerah

Pemkab Gianyar Bali Datangi Setigi untuk Studi Komparatif, Kades Halim: Sungguh Kami Sangat Bersyukur

Daerah

Lari Pagi dan Senam Bareng, Warga Sidokumpul Yakin QA Menang Tebal
Jadi Pilot Project, Tuban Sukses Kembangkan Bibit Jagung Unggulan.

Daerah

Jadi Pilot Project, Tuban Sukses Kembangkan Bibit Jagung Unggulan

Daerah

Kunjungi Nelayan, Polres Lamongan Bagikan Paket Bantuan Lewat HNSI
Sastreskoba Polres Gresik, Tangkap Pengedar Narkoba Di Kecamatan Wringinanom

Daerah

Sastreskoba Polres Gresik, Tangkap Pengedar Narkoba Di Kecamatan Wringinanom

COVID-19

Giatkan Ops Yustisi di Gresik, Satgas Perlakukan Pelanggar Secara Humanis

Daerah

Tiga Ponpes di Lamongan Terima Bantuan Alkes dari PT KAI Daop 8 Surabaya