ISDA 2022 Diharapkan Beri Motivasi untuk Bangkitkan Ekonomi Pasca Pandemi

Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Musdhalifah Machmud saat mewakili Airlangga Hartarto dalam ISDA 2022 yang diselenggarakan kepada Corporate Forum for CSR Development (DFCD) pada Selasa (22/11/2022) malam.
Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Musdhalifah Machmud saat mewakili Airlangga Hartarto dalam ISDA 2022 yang diselenggarakan kepada Corporate Forum for CSR Development (DFCD) pada Selasa (22/11/2022) malam.

Jakarta, Progresnews.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya Indonesian SDGs Award (ISDA) 2022.

Hal itu disampaikan, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Musdhalifah Machmud saat mewakili Airlangga Hartarto dalam ISDA 2022 yang diselenggarakan kepada Corporate Forum for CSR Development (DFCD) pada Selasa (22/11/2022) malam.

“Harapannya acara ini memberikan manfaat dan motivasi untuk bangkit dan berjuang di masa yang belum normal dan penuh tantangan ini,” ujar Musdhalifah.

Musdhalifah mengatakan, Indonesia berhasil survive dalam menghadapi hantaman pandemi yang berdampak pada merosotnya perekonomian negara.

“Neraca perdagangan kita surplus dinilai 45,52 miliar dollar. Surplus neraca perdagangan ini menunjukkan negara kita mampu mempertahankan daya saing produk di pasar global,” katanya.

Kendati demikian, ia mengingatkan, target capaian SDGs Indonesia hanya sisa 8 tahun lagi. Oleh karena itu diperlukan solidaritas seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mendukung program ini.

“Kerjasama dan solidaritas kita semua harus lebih diperkuat serta inovasi harus terus ditingkatkan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Musdhalifah memberikan beberapa catatan untuk bersama-sama bangkit dalam keterpurukan ekonomi akibat pandemi. Pertama, mendorong dunia agar terbebas dari pandemi Covid-19 dengan menggencarkan vaksinasi dan memberikan akses yang mudah terhadap vaksin.

Kedua, memperhatikan dan membantu kelompok rentan, yang terkena dampak perlambatan ekonomi akibat pandemi.

“Ketiga adalah ekonomi global harus pulih bersama. Kendati, beberapa negara telah mengalami pertumbuhan yang positif. Namun hal itu tidak akan menjadi manfaat jika tidak mengalami pertumbuhan yang sama. Sehingga kita harus mendorong pemulihan ekonomi lebih cepat di seluruh dunia,” tuturnya.

Oleh karena itu, Musdhalifah mengajak masyarakat, khususnya para pelaku usaha untuk bekerjasama untuk mencapai kesejahteraan bersama dalam rangka mewujudkan Indonesia menjadi negara maju.

“Mari kita bersama bersatu padu membangun kerjasama yang lebih kuat untuk mencapai SDGs 2030. Semoga negara kita bisa lebih baik dengan prinsip berkelanjutan yang lebih baik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *