Home / Lamongan / Warta

Selasa, 16 Februari 2021 - 12:19 WIB

Ironis! Di Akhir Masa Jabatanya, Bupati Fadeli Diprotes Pegawainya Sendiri Terkait Rumitnya P3K di Lamongan

Reporter : Adyad Ammy Iffansah

Kedua koordinator perwakilan dari dinas pertanian dan kesehatan saat keluhkan rumitnya P3K. Foto: Ammy.

Kedua koordinator perwakilan dari dinas pertanian dan kesehatan saat keluhkan rumitnya P3K. Foto: Ammy.

Lamongan, Progresnews.id — Di akhir masa jabatannya sebagai Bupati Lamongan, H. Fadeli diprotes selesaikan urusan program Pegawai Pemerintah dengen Perjanjian Kerja (P3K).

Desakan tersebut muncul seiring kesimpangsiuran program P3K khususnya di Lamongan. Padahal, proses pemberkasan hingga seleksi telah usai pada Desember 2020 yang lalu.

“Harusnya Januari kami (P3K) sudah terima hak upah. Namun, karena keterlambatan hingga saat ini belum juga ada kejelasan,” ujar koordinator perwakilan P3K Dinas Pertanian, Said, Selasa (16/2).

Aksi protes itu dilayangkan sebanyak 348 pegawai lewat tiga koordinator perwakilan diantaranya Dinas Pertanian melalui Said, Dinas Pendidikan melalui Ahmad Warisan dan Dinas Kesehatan Sis Tridiantor.

Menurut mereka usaha yang dilakukan selalu menemui jalan buntu ketika berhadapan dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lamongan.

“Berkali-kali kami minta kejelasan ke BKD. Namun, balasanya selalu menunggu bupati terpilih dilantik,” kata Koordinator P3K Dinas Pendidikan, Ahmad Wasiran.

Diungkapkan para koordinator, Pemkab Lamongan terlihat menyepelekan proses program P3K ini. Penantian jaminan upah yang lebih baik selalu dinantikan para pegawai yang masih terima upah honorer tersebut.

Baca Juga:  Pimpin Lamongan Tiga Tahun Kedepan, Ini Angan dan Harapan Bupati Yuhronur

Menurut mereka, seharusnya Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) sudah menjadi hak mereka akan tetapi belum juga diterbitkan.

“Jangankan SPMT, wong Surat Keputusan saja belum kami terima, belum tanda tangan kontrak dan sebagainya,” ungkap Ahmad Warisan.

Utamanya, para pegawai yang mengajukan P3K tersebut kehilangan hak upah selama dua bulan kerja lantaran SPMT belum juga diserah terimahkan.

“Logika berfikir saya, di mana gaji dua bulan pertama kenapa diselesaikan menunggu dan terus diulur-ulur,” keluh koordinator perwakilan Dinkes, Sis Tridianto.

Bahkan para koordinator tersebut ungkap akan galakkan aksi demo jika terus ditempatkan pada kondisi yang serba dilematis oleh BKD. Mereka berharap agar segera diselesaikan P3K ini dan menuntut hak mereka diberikan.

“Kalau dibutuhkan demo ya kita demo. Kita ini sudah bekerja bukan baru setahun atau 2 tahun, tapi sudah puluhan tahun,” ancam para koordinator.

Baca Juga:  Kebal Hukum? Kontroversi RS Milik Mantan Bupati Lamongan Disorot Sejumlah LSM

Said menambahkan, pemberkasan semua sudah beres, Dinas Pertanian 104 pegawai, Dinas Pendidikan 181 pegawai, sedang Dinas Kesehatan 63 pegawai.

“Cuman sampai hari ini, proses kontrak P3K itu di mana dan bagaimana. Itu kita rasakan kok belum ada titik temu,” katanya.

Sementara, Kepala Bidang Pengembangan Karir Pegawai BKD Lamongan, Echa Widya Karina mengutarakan saat ini proses P3K di Lamongan sudah pada tahap penetapan NIP.

“SK-nya sudah turun 11 Januari lalu, tapi belum diberikan ke pihak yang bersangkutan, menunggu selesai semua agar bisa serentak,” ujar Echa pada Progresnews.id.

Ia menargetkan jika pada bulan Maret para pegawai P3K tersebut bisa menerima SPMT yang diterbitkan instansi masing-masing.

“Akhir Februari Insyaallah selesai semua. Jadi Maret bisa terbit SPMT-nya dan bisa terima upah, semoga dilancarkan proses ini,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid.

Nasional

Multitafsir, Gus Jazil Setuju Keinginan Jokowi Merevisi UU ITE

Lamongan

Pengusaha Tempe di Lamongan Nekat Jalankan Produksi Meski Harga Kedelai Kian Meroket
Petunjuk arah masuk Lamongan Mart yang memudar tampak kurang terawat. Foto : Ammy.

Lamongan

Tak Optimal, Pelaku Usaha Pertanyakan Program Lamongan Mart Binaan Diskopum
Sambut PTM, Pergunu Bungah Dukung Penuh Setiap Program LP Ma’arif

Gresik

Sambut PTM, Pergunu Bungah Siap Mendukung Program LP Ma’arif NU
Direktur PT Progres Muda Nusantara, Muhammad Muslih Muanddar.

Gresik

Hikmah Isra Mikraj 2021, Muslih Muandar: Salat Sejatinya Adalah Karunia, Bukan Beban
Ilustrasi Pam Swakarsa. Foto: istimewa

Sospol

KNPI Tuban Soroti Wacana Reaktivasi Pam Swakarsa yang Digagas Kapolri
Siswa-Siwi MA Al-Karimi pada kegiatan GPP VIII tahun lalu (sebelum pandemi).

Gresik

Bangun Jiwa Kompetisi Saat Pandemi, Siswa-Siswi MA Al-Karimi Gresik Bakal Gelar GPP IX dan EMAS ITF Secara Virtual

Lamongan

Sebagian Nelayan Tetap Berlayar meski Gelombang Tinggi Di Perairan Lamongan