Home / Nasional / Warta

Sabtu, 18 Desember 2021 - 18:21 WIB

Investasi Bodong Alkes Rp1,3 Triliun, Bareskrim Polri: Satu Sudah Ditangkap Lagi

Ilustrasi: Irfan Hidayat/Progresnews.id.

Ilustrasi: Irfan Hidayat/Progresnews.id.

Jakarta, Progresnews.id – Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri) menangkap satu tersangka kasus penipuan investasi suntikan modal alat kesehatan (alkes). Kerugian dari kasus penipuan ini diperkirakan hingga Rp1,3 triliun.

“Satu sudah ditangkap hari ini,” ungkap Brigjen Pol Whisnu Hermawan selaku Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Jum’at (17/12), seperti dilansir dari situr resmi Bareskrim Polri.

Whisnu mengungkapkan, saat ini kedua tersangka berinisial BD dan VAK tengah ditahan dan sedang dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Sementara itu, satu tersangka lainnya berinisial DR sedang dilakukan pencarian oleh kepolisian.

Ketiga tersangka tersebut nantinya bakal dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 372 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 56 KUHP tentang penggelapan. Kemudian Pasal 378 KUHP terkait penipuan.

Baca Juga:  Gus Muhaimin: Pemerintah dan Pesantren Harus Saling Menopang Kemajuan Bangsa

Selain itu, penyidik juga menyertakan Pasal 46 ayat (1) Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan serta Pasal 105 dan/atau Pasal 106 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang perdagangan tanpa izin.

Kemudian, ketiga tersangka juga akan dijerat Pasal 3 dan/atau Pasal 4 dan/atau Pasal 5 dan/atau Pasal 6 Jo Pasal 10 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Diketahui, sebelumnya kasus dugaan penipuan investasi ini sempat viral di media sosial Twitter belakangan ini. Sejumlah korban mengungkapkan mereka telah tertipu.

Baca Juga:  Penuhi Kriteria Capres Idaman Kaum Milenial, Pengamat Sebut Tren Gus Muhaimin Terus Naik hingga 2024

Bareskrim Polri belum bisa memastikan jumlah kerugian yang dialami korban dalam kaus ini. Penyidik masih harus mendengarkan semua keterangan korban berikut juga transaksi-transaksi yang terjadi.

Selain itu, posko penanganan perkara dugaan penipuan investasi Sunmod Alkes dikabarkan telah dibuka polisi. Korban disarankan untuk melapor ke polisi.

Charlie Wijaya selaku pendamping pelapor mengatakan ada tiga terlapor dalam perkara ini, yaitu V, D, dan A. Sementara itu, pelapor dalam perkara ada 14 orang dengan kerugian mencapai Rp30 miliar.

“Tapi, jika ditotal ribuan korban menjadi Rp1,1 triliun hingga Rp1,3 triliun, kalau mau ditotalin,” katanya. [irf[

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam sebuah acara Kementerian. Foto: polrestebo.jambi.polri.go.id

Warta

PPKM Level 3 Masih Diberlakukan Untuk 11 Kabupaten/Kota di Luar Jawa-Bali
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, Direktur Eksekutif Perkumpulan Terbatas untuk Pengakajian Masyarakat Adat (PtPPMA) Papua Naomi Marasian, dan Sely Martini dari The Reform Initiatives (TRI) dalam Podcast Seri 3: Belajar Dari Penerapan TAKE Kabupaten Jayapura, Selasa (5/10).

Nasional

TAKE Jayapura Untuk Melindungi Masyarakat Adat dan Lingkungan
Buruh Tani menggarap Lahan Petani. Foto: Nadia /Progresnews.id.

Lamongan

Terancam Gagal Panen, Petani di Lamongan Menjerit
Gedung Kantor Pusat Badan Kepegawaian Negara. Foto: Dok BKN.

Nasional

Tak Lagi Berdasarkan Golongan dan Pangkat, BKN Akan Reformasi Sistem Pangkat, Gaji dan Tunjangan PNS
Tindak terukur dari petugas gabungan saat operasi prokes. Foto : Ivan A/Progresnews.id.

Lamongan

Peningkatan Prokes di Lamongan, Pelanggar Dapat Sanksi hingga Wejangan dari Petugas Gabungan

Nasional

Gus Jazil: Saatnya Jokowi Undang Presiden Palestina-PM Israel Duduk Bersama
Presiden Jokowi. Foto: Biro Pers Setneg.

COVID-19

Nilai PPKM Selama Ini Tidak Efektif, Jokowi Putuskan 09 Februari PPKM Skala Mikro

Nasional

Gus AMI Ajak Bersholawat Nabi untuk Palestina dan Wabah Covid-19