Home / Lamongan / Warta

Senin, 5 April 2021 - 15:39 WIB

Inspektorat Lamongan Mulai Periksa Kades Kebonsari Terkait Dugaan Korupsi PKT-DD

Reporter : Adyad Ammy Iffansah

Kantor Inspektorat Kabupaten Lamongan saat didatangi pewarta. Foto : Progresnews.id /Ammy

Kantor Inspektorat Kabupaten Lamongan saat didatangi pewarta. Foto : Progresnews.id /Ammy

Lamongan, Progresnews.id – Kasus dugaan korupsi yang menyeret nama Suharto, Kepala Desa Kebonsari Kecamatan Sidodadi Kabupaten Lamongan mulai diperiksa Inspektorat Lamongan.

Kasus korupsi yang mencoreng wajah birokrasi di Lamongan itu mulai mencuat setelah tempo hari dilaporkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kebonsari berserta puluhan warganya.

Para pelapor menduga sang kades melakukan tindakan diluar batas tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) dengan menyelewengkan anggaran kegiatan Padat Karya Tunai Dana Desa (PKT-DD) tahun anggaran 2019 bernilai puluhan juta.

Saat dikonfirmasi, Kepala Inspektorat Lamongan, Heri Pranoto membenarkan terkait adanya pemanggilan kepada salah seorang yang diduga kuat adalah sang Kepala Desa Kebonsari.

Baca Juga:  Ketua MUI Lamongan Sarankan Warga Tak Termakan Isu HAM Pasca Tragedi Meninggalnya Enam Laskar FPI

“Ya benar, Kemarin kita kirim surat pemanggilan, hari ini diperiksa tim penyidik Inspektorat. Terkait dugaan korupsi itu jelas akan terus kami usut,” ungkap Heri Pranoto lewat sambungan telepon, Senin (5/4).

kepala Desa Kebonsari Kecamatan Sidodadi Lamongan, Suharto. Foto : Istimewa

Heri menambahkan jika upaya pengungkapan akan terus berlanjut, bahkan dirinya menyebut akan memanggil kepala dusun dan pihak terkait lainya.

“Hari ini kami panggil satu orang, jika data yang kami peroleh belum lengkap, lusa akan kami panggil lagi pihak terkait lainya,” tambah Heri.

Baca Juga:  Jangkau Konsumen Luar Daerah, Pemda Lamongan Isyaratkan Bermitra Dengan Pos Indonesia

Setelah dilakulan pemeriksaan, kata Heri, pihaknya akan menyerahkan berkas hasil pendalaman kasus yang telah dilakukan kepada Polres Lamongan.

“Kasus ini adalah limpahan dari Polisi, Hasil penyelidikan nantinya juga kami serahkan ke Polri untuk menindaklanjuti hasil yang ada,” katanya.

Dari pemeriksaan yang telah dilakukan nantinya jika terbukti bersalah, Heri menuturkan akan menyerahkan semua berkas ke pihak polisi.

“Jika memang dalam hasil pemeriksaan terbukti bersalah, maka pihak polri lah yang berwenang menjatuhi hukuman sebagai efek jerah” tuturnya.

Share :

Baca Juga

Pelaku pengedar pil Daubel L.

Lamongan

Ciduk Pengedar Barang Haram, Polres Lamongan Amankan 500 Butir Pil Daubel L
BNN Kabupaten Gresik

Gresik

Dua Remaja Diingkus BNNK Gresik, Petugas Sita Seberat 7,7 gram Sabu
Salah satu upaya dalam pemberlakuan PPKM adalah gencar lakukan operasi yustisi yang dilakukan oleh TNI-Polri serta Satpol PP.

COVID-19

PPKM Gresik Diperpanjang, Ini Ketentuannya
Analis Kebijakan di Setda Provinsi Papua, Martha Mandosir dan Peneliti Universitas Papua Yustina Lina Dina Wambrauw bersama Aulina Umaza sebagai moderator dalam diskusi Seri Podcast 1 yang bertajuk ‘Perempuan Hutan Lestari di tanah Papua’, Rabu (25/8).

Nasional

Perempuan Adalah Tulang Punggung Konservasi Alam Papua
Forkopimda Jawa Timur bersama Forkopimda Pemkot Surabaya, didampingi Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya

Nasional

Hari Pertama Pemberlakuan PPKM di Surabaya Petugas Lakukan Sidak
Penampakan puluhan butir telur yang diduga telur buaya. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Telur Misterius Undang Penasaran Warga, Bentuk Hingga Ukuranya Tak Wajar
Puluhan karangan bunga yang memadagi Alun-Alun Kabupaten Lamongan. (Foto: Ammy).

Lamongan

Keindahan Taman Kota Lamongan Tertutup Karangan Bunga
Poster promosi Aisha Weddings. Foto: Twitter/Sweta Kartika.

Nasional

Promosikan Pernikahan Anak, KPAI Laporkan Aisha Weddings