Home / Seremonia

Rabu, 6 Oktober 2021 - 04:37 WIB

Inovasi Kebijakan Anggaran TAKE untuk Mensejahterakan Warga Kampung

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, Direktur Eksekutif Perkumpulan Terbatas untuk Pengakajian Masyarakat Adat (PtPPMA) Papua Naomi Marasian, Ahmad Taufik dari The Asia Foundation (TAF), dan Sely Martini dari The Reform Initiative dalam Podcast Seri 3: Belajar Dari Penerapan TAKE Kabupaten Jayapura, Selasa (5/10).

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, Direktur Eksekutif Perkumpulan Terbatas untuk Pengakajian Masyarakat Adat (PtPPMA) Papua Naomi Marasian, Ahmad Taufik dari The Asia Foundation (TAF), dan Sely Martini dari The Reform Initiative dalam Podcast Seri 3: Belajar Dari Penerapan TAKE Kabupaten Jayapura, Selasa (5/10).

Jakarta, Progresnews.id – Kabupaten Jayapura menjadi salah satu daerah yang mengadopsi Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi (TAKE). TAKE tersebut merupakan gagasan yang dikembangkan koalisi masyarakat sipil dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan warga desa dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw menegaskan bahwa sudah seharusnya memperkuat kampung dengan siasat program dan anggaran. Meskipun, lanjutnya, warga desa saat ini sudah sangat kreatif dalam mengembangkan ekonomi dengan tetap menjaga kelestarian alamnya.

 “Memang perlu kita siasati anggaran bagaimana kampung bisa melakukan upaya-upaya pemberdayaan dan bisa perlindungan untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya dalam acara Podcast seri ke-3 Festival Inovasi Ecological Fiscal transfer (EFT), Selasa (5/10).

Konsultan The Asia Foundation (TAF), Ahmad Taufik menegaskan, Jayapura sebagai pionir daerah yang pertama kali menerapkan TAKE di Indonesia. Bersama para mitra, lanjutnya, TAF berupaya mendorong akselerasi pembangunan hijau di tingkat kabupaten dengan mendorong upaya pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga:  FITRA Mendorong Penerapan TAPE Untuk Akselerasi Riau Hijau

“Melalui kegiatan Ekonomi yang tetap berorientasi untuk kelestarian lingkungan hidup. dari beberapa upaya yang dilakukan salah satunya mengenai advokasi kebijakan fiskalnya. Sehingga ada keberpihakan dari pemerintah daerah mendorong skema anggaran dengan konsep berbasis kinerja berbasis ekologi,” ujarnya.

Menurut Taufik, dari awal advokasi, pihaknya sudah melihat keinginan yang kuat dari Bupati Jayapura yang memilki orientasi mendorong kelestarian sumber daya alam sebagaimana tercermin dalam visi-misinya.

“Pak bupati sangat kuat orientasinya untuk mendorong kelestarian, khususnya .kelestarian SDA di Jayapura melalui pendekatan dengan masyarakat adat. Dan itu sangat terlihat jelas dari komitmen pak bupati untuk bisa memasukkan keberpihakannya di dalam skema reformulasi alokasi dana kampung,” tutur Taufik.

Baca Juga:  BRGM RI: TAKE/TAPE Bisa Diintegrasikan dengan Desa Peduli Gambut

Naomi Marasian dari PtPPMA, selaku mitra TAF, mengatakan bahwa TAKE di Jayapura memang seiring dengan dengan adanya komitmen political will dari pemkab Jayapura dengan kebijakan mengembalikan jati diri masyarakat adat.

“Kita lihat ini adalah ruang dan peluang yang memang harus kita sama-sama berkontribusi di situ. Karena kita bicara dalam ruang yang sama, wilayah yang sama, komunitas yang sama. Sehingga kemitraan atau relasi penting kita bangun,” ujar Naumi. Dalam kesempatan seri Podcast itu, Naomi juga menyampaikan, penerapan TAKE di  Jayapura menjadi pembelajaran untuk daerah lain dalam mendesain SDA berbasis kelestarian dengan disertai kebijakan pemanfaatan wilayah atau ruang yang tidak merusak dan berpihak kepada kesejahteraan masyarakat.

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Bojonegoro

Bojonegoro Agamis, Dakwah Center Ala Baznas Bojonegoro
Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Forkopimda Jatim saat meninjau penerapan PPKM di Pasar Grosir Surabaya, Senin (1/2).

Seremonia

Tinjau Penerapan PPKM di Pasar PGS, Forkopimda Jatim Bagikan 25 Ribu Masker
Director of Environmental Governance The Asia Foundation, Lili Hasanuddin.

Nasional

Kontribusi Petani Millenial Dibutuhkan Pertanian Indonesia

Seremonia

Program Studi Teknik Geomatika Unitomo Gelar Roadshow ke Sekolah – sekolah di Jawa Timur
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung (DPMK) Kabupaten Bener Meriah, Suerman (Kiri) bersama dengan Plt Bupati Bener Meriah Dailami (tengah) saat menjadi pembicara di Festival Ecological Fiscal Transfer (EFT) Seri Podcast Belajar Dari Penerapan TAKE Kabupaten Bener Meriah, Selasa (19/10).

Seremonia

TAKE Bener Meriah Memacu Kampung Lebih Peduli Lingkungan
Ketua Komnas PA memberikan penghargaan kepada Kapolres Gresik.

Gresik

Kapolres Gresik Terima Penghargaan dari Komnas PA

Seremonia

Berkah Akhir Tahun, 346 CPNS Kabupaten Tuban Terima SK Pengangkatan
Triono Hadi saat menjadi pembicara pada Festival EFT Seri Focus Group Discussion (FGD), Senin (15/11).

Nasional

Skema EFT Dapat Dikembangkan Melalui Pendanaan Privat Sektor, Ini Penjelasan FITRA Riau