Home / Nasional / Warta

Rabu, 25 Agustus 2021 - 21:44 WIB

Inisiatif Perempuan Papua dalam Menjaga Hutan Tetap Lestari

Reporter : Progresnews

Analis Kebijakan di Setda Provinsi Papua, Martha Mandosir saat menjadi pemateri dalam diskusi Seri Podcast 1 yang bertajuk ‘Perempuan Hutan Lestari di tanah Papua’, Rabu (25/8).

Analis Kebijakan di Setda Provinsi Papua, Martha Mandosir saat menjadi pemateri dalam diskusi Seri Podcast 1 yang bertajuk ‘Perempuan Hutan Lestari di tanah Papua’, Rabu (25/8).

Jakarta, Progresnews.id – Analis Kebijakan di Setda Provinsi Papua, Martha Mandosir mengatakan bahwa peran perempuan Papua dalam memberikan inisiatif untuk menjaga hutan tetap lestari sangat luar biasa.

“Perempuan Papua punya inisiatif yang luar biasa. Dia memang tidak bisa menebang kayu yang besar, tapi dia bisa membuka lahan yang secukupnya untuk menanam,” tegasnya, dalam diskusi Seri Podcast 1 yang bertajuk ‘Perempuan Hutan Lestari di tanah Papua’, Rabu (25/8).

Dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Perkumpulan untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) bekerja sama dengan The Asia Foundation (TAF) ini, Martha juga menjelaskan bahwa perempuan merupakan pelaku utama dalam pemanfaatan sumber daya alam.

“Dalam menghidupi keluarga, mereka mengelola dan menjaga hutan. Mereka mengelola tidak jauh dari rumahnya yang tidak jauh dari hutan. Mereka pasti berkebun dengan luasan yang kecil tapi mencukupi kebutuhan sehari-hari. Dan itu, konsep makan secukupnya itu yang masih kami pakai di Papua,” ungkapnya.

Baca Juga:  PA 212 Pesimis Abu Janda Bakal Ditahan

Lebih lanjut, dalam Podcast yang ditayangkan langsung di kanal Youtube Asmat Papua Official, Youtube Beritabaruco, dan Facebook Beritabaru.co ini Martha juga menegaskan peran utama perempuan dalam ekonom-sosial-budaya Papua, tentu tidak lepas dari adat.

“Memang, perempuan tidak terlalu banyak mendapat prioritas terangkat ke permukaan. Perempuan itu cukup kerja di dapur, artinya dia mencari makan di hutan, menanam di hutan, mengambilnya dari hutan, lalu membawanya ke rumah,” katanya.

Akan tetapi, menurut Martha, justru peran itu yang kemudian menghantar para perempuan Papua terus berkembang dan membangun sebuah konsep bahwa ternyata kita punya peran besar untuk turut melestarikan hutan.

“Itu konsep turun temurun, dia tidak membongkar hutan secara luas, tapi menjaga dan melestarikan,” ungkapnya.

Martha juga mengaku dalam hubungannya dengan peran lak-laki, perempuan itu lebih peka untuk melihat sesuatu, baik atau tidak baik untuk kehidupan mereka ke depan.

Baca Juga:  Lancarkan Aksi Tipu-Tipu Hingga Raup Untung Rp4,1 Milyar, Tuan Tanah di Lamongan Ditangkap di Jawa Barat

“Laki-laki itu mendukung perempuan. Saya bangga pada Papa saya. Begitu menghormati istrinya, dan betul-betul menghargai istrinya. Di tahun 60an-70an, kadang kita ada di kebun sagu, di kebun kangkung, kadang di laut. Lha, di situ ada Papa dan ada Mama. Di situ Laki-laki mendukung sekali perempuan itu,” terangnya

Karena itu, hingga kini, Martha mengakui bahwa para perempuan di Papua masih menganut filosofi bahwa Hutan itu Mama. Saat perempuan di hutan, dia menganggap itu adalah dirinya. Dia terus memberi, tumbuh dan menghasilkan, buahnya diambil, ibaratnya seperti air susu ibu yang tidak akan berhenti berproduksi untuk masa depan.

“Saat ada investasi, laki-laki mengatakan setuju. Tetapi ada seorang perempuan yang menangis, Dia pasti berteriak: Jangan! Kamu jangan kasih, karena hutan itu akan jaga kita orang. Kamu kasih, tapi sedikit. Nanti kamu susah di kemudian hari,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Deputi Direktur Democratic Resilience & Governance USAID Indonesia, Anders Mantius saat memberi sambutan pembuka dalam Webinar Pelacakan Kontak: Mengoptimalkan Dukungan Masyarakat dalam 3T yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dari program LeaN ON, Senin (2/8). Foto: Youtube BNPB.

Nasional

USAID Indonesia: Keterlibatan Masyarakat Sipil Penting dalam Menghadapi Pandemi

Nasional

Kampus Mengajar Angkatan Pertama, Empat Kampus Telah Mendaftar
Presiden Joko Widodo

Ekonomi

Meski Beberapa Sektor Mampu Bertahan Saat Pandemi, Jokowi Sebut Komoditas Impor Masih Mendominasi

COVID-19

Satgas Pastikan Isu Chip Dalam Vaksin Covid-19 Hoaks
Wakapolda Brigjen Pol Slamet memberangkatkan bantuan untuk korban bencana.

Nasional

Hari Ini, Wakapolda dan Bhayangkari Berangkatkan 25.165 Ribu Paket Sembako untuk Korban Banjir dan Gempa Bumi
Refleksi Hari Batik, AHY Berdayakan UMKM Di Tengah Pandemi 2

Nasional

Refleksi Hari Batik, AHY Berdayakan UMKM Di Tengah Pandemi
Pejabat di Lingkungan Kementerian Perhubungan yang akan menandatangani Perjanjian Kinerja dan Fakta Intergritas Tahun 2021. Foto: Youtube Kemenhub.

Nasional

Kemenhub Tandatangani Perjanjian Kinerja dan Fakta Intregitas Tahun 2021
Satu pelaku pencurian di amankan satreskrim polres Lamongan setelah didapati mencuri sepeda ontel. Foto: Istimewa.

Lamongan

Ditinggal Kabur Rekannya, Satu Pelaku Pencuri Sepeda Ontel di Lamongan Ternyata Warga Bojonegoro