Home / Lamongan / Warta

Kamis, 1 April 2021 - 15:35 WIB

IMB Bermasalah, RS Citra Medika Lamongan Diduga Banyak Kondisikan Pejabat Elektoral

Reporter : Adyad Ammy Iffansah - Telah dibaca 1.050 kali

Halaman depan RS Citra Medika yang tanpa memakai trotoar jalan untuk lahan parkir. Foto: Progresnews.id/ Ammy.

Halaman depan RS Citra Medika yang tanpa memakai trotoar jalan untuk lahan parkir. Foto: Progresnews.id/ Ammy.

Lamongan, Progresnews.id — Sepak terjang mantan Bupati Lamongan dalam memanfaatkan jabatanya mulai tercium, kuat dugaan ia telah mengatur sekenario terkait Izin berdirinya RS Citra Medika.

Bangunan yang berdiri kokoh di sudut Kota Lamongan tersebut menuai masalah kala meninjau tata ruang dan penataan kawasan perkotaan.

Penyebabnya tak lain karena, dalam sistem tata ruangnya, RS Citra Medika tidak menyisakan halaman, bahkan untuk lahan parkir harus memakai trotoar jalan yang seharusnya disediakan bagi para pejalan kaki.

Rumitnya malah IMB hingga tata kelola ruang yang tidak memenuhi syarat memunculkan asumsi terkait adanya permainan penyalagunaan jabatan sang pemilik RS Citra Medika yang juga mantan Bupati Lamongan.

Baca Juga:  Cetak Wartawan Kompeten, Progresnews.id Undang 3 Wartawan Senior

“Milik mantan Bupati Lamongan mas, direkturnya juga sepertinya anggota kerluarga beliau,” kata Elva Rusydiana, salah satu Staf RS Citra Medika, Kamis (1/4) saat berada di lobi.

Saat dikonfirmasi, Direktur RS Citra Medika, Firaz memilih menghindar dengan alasan istirahat hingga rapat. “Jam 1 rapat mas ini belum isoma, maaf nggak bisa sekarang” ujarnya.

Tidak transparanya pihak terkait seperti Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) hingga Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, mengisyaratkan ada sesuatu yang memang disembunyikan.

Terhitung dua hari Progresnews.id mencoba mengkonfirmasi terkait IMB pada RC Citra Medika. Namun selalu mengelak.

Baca Juga:  Peduli Indonesia, Perpusjal Tambakboyo Gelar Penggalangan Dana

Kepala Dinas Perkim, Siyatmoko yang juga rangkap jabatan di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) terus mengelak bahkan saat ditunggu seusai rapat OPD di Pemda Lamongan, Siyatmoko menghindar lewat pintu darurat.

“Pak Moko sudah keluar mas, lewat pintu darurat sepertinya,” ungkap salah seorang peserta rapat.

RS Citra Medika tampa samping sang langsung berbatasan dengan jalan kabupaten. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Saat dikonfirmasi ke Bappeda, pihak staf malah terkesan menutupi keberadaan Siyatmoko. “Sebentar ya mas saya tanyakan atasan dulu,” tandasnya.

Sembari memasuki ruangan dan menutup pintu, pewarta mendengar salah seorang yang entah siapa berbicara jika Siyatmoko tidak ada di Bapedda.

“Bilang saja tidak ada,” ucapnya.

Share :

Baca Juga

Bojonegoro

Meskipun Daring, Anak Desa Tetap Semangat Belajar Dimasa Pandemi

Tuban

Petani Desa Kasiman Terima Bantuan Sumur Bor dari PT. Semen Indonesia
Konferensi pers penangkapan pelaku perusakan mobil patroli.

Lamongan

Bak Penjahat Kelas Kakap, Penangkapan Pelaku Perusakan Mobil Polisi di Lamongan Sempat Diwarnai Aksi Kejar-Kejaran

Tuban

Molor Sebulan, Jembatan Cincin Lama Kembali Dibuka

Lamongan

Taekwondo Indonesia Perluas Jaringan Hingga Ke Lamongan, Punya Komitmen Harumkan Nama Kota Soto

Lamongan

AUN Lamongan Klarifikasi Kemelut Program Binaan Diskopum
BPBD dan Warga Desa Kramat baksos membersihkan sungai, Minggu (31/1).

Warta

Normalkan Aliran Sungai, BPBD dan Warga Desa Kramat Baksos Bersihkan Sungai
Aktivitas galian C di kawasan wisata Kecamatan Paciran Lamongan. (Foto: Progresnews.id/Ammy)

Lamongan

DLH Lamongan Kecam Aktivitas Tambang Galian C di Zona Wisata