Home / Nasional / Warta

Sabtu, 24 Juli 2021 - 08:12 WIB

Harlah ke-23, Gus Muhaimin Sampaikan Tiga Agenda Besar PKB

Reporter : Progresnews

Harlah ke-23, Gus Muhaimin Sampaikan Tiga Agenda Besar PKB

Harlah ke-23, Gus Muhaimin Sampaikan Tiga Agenda Besar PKB

JAKARTA, Progresnews.id.Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar mengaku bersyukur dengan seluruh capaian PKB yang semakin membaik dalam usia yang kini menginjak 23 tahun. Hal itu disampaikannya saat sambutan dalam rangka peringatan Hari Lahir PKB ke 23 secara virtual, Jumat, 23 Juli 2021.

“Kita tentu saja berbangga tepat 23 tahun PKB berkiprah dan mengabdi untuk Indonesia. 23 tahun PKB lalu dideklarasikan para Ulama, para Kiai Nahdlatul Ulama. Para pendiri PKB adalah orang-orang pilihan, punya komitmen, dan tanggungjawab kepada Indonesia,” kata Gus Muhaimin.

Menurut Gus Muhaimin, komitmen para deklarator PKB yang tanpa pamrih adalah kekuatan PKB yang genuine dalam memperjuangkan keislaman, keindonesiaan, dan kebangsaan. Komitmen inilah yang disebut Gus Muhaimin membuat PKB langgeng, kuat, dan terus naik signifikan.

Bersama dengan kelahiran PKB, Wakil Ketua DPR RI itu mengutarakan tiga agenda 23 tahun PKB. Pertama, seluruh kader PKB harus memiliki memperkuat peran dan kehadiran mereka di tengah masyarakat. Menurut Gus Muhaimin, setiap kader PKB memikul tanggungjawab yang diuji langsung oleh rakyat.

Baca Juga:  Forum Kota Gresik Turun Jalan, Desak Pemkab Gresik Tutup Dakota City

“Kader PKB pandai-pandailah berperan di semua level. PKB harus menjadi pendorong keberhasilan pemerintah mengatasi keadaan sulit saat ini. Kita harus menyuguhkan jalan penyeimbang mengatasi problem bangsa di masa sulit,” tutur Gus Muhaimin.

Harlah ke-23, Gus Muhaimin Sampaikan Tiga Agenda Besar PKB

Kedua, lanjut Gus Muhaimin, penguatan dan penyempurnaan sistem politik baru. Dia menyatakan, salah satu agenda penyempurnaan sistem politik PKB adalah dengan penguatan legislatif di semua tingkatan sebagai bagian dari upaya mensinergikan program-program nasional hingga efektif di tingkat daerah.

“Agenda mendesak adalah membangun demokrasi yang bermartabat, bermanfaat, yang memberi hasil langsung dan nyata dinikmati masyarakat. Bukan demokrasi untuk euphoria dan hanya untuk kepentingan penguasa belaka, tetapi demokrasi yang produktif, dan demokrasi yang menghasilkan percepatan, keadilan, kemakmuran, dan kesejahteraan,” ungkapnya.

Ketiga, Gus Muhaimin berpesan PKB harus memperbanyak kader militan yang tangguh dan siap memimpin jabatan publik. Upaya ini harus dimenej dengan baik, mulai dari pembentukan kapasitas dan kemapuan setiap kader PKB yang akan mengisi jabatan publik. Menurutnya jabatan publik tanpa ada persiapan matang, skil dan cara kerja yang terus diupgrade akan ketinggalan.

Baca Juga:  Kader PMII Harus Punya Akar Kuat Agar Tak Mudah Tumbang

“Sudah eranya berubah, tantangannya berubah, (tentu saja) skil dan cara kerja jabatan publik juga harus berubah. Kapasitas politisi-politisi PKB mutlak harus mengalami perubahan. Persiapkan diri anda dan kita semua menyongsong era dan tantangan yang benar-benar berubah, tantangan yang betul-betul sulit, dan tidak seperti yang kita bayangkan secara normatif,” tukas Gus Muhaimin.

Sebagai informasi, doa dan syukur harlah 23 tahun PKB juga dihadiri oleh Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siroj, Ketua Dewan Syuro DPP PKB, KH. Dimyati Rois, Wakil Ketua Dewan Syuro DPP PKB, KH. Manarul Hidayah, Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB, KH. Saifullah Maksum, jajaran pengurus DPP PKB, serta ribuan kader PKB di seluruh Indonesia yang mengikuti secara virtual.

Share :

Baca Juga

COVID-19

Kantor Kepala Desa Semanding Lakukan Lockdown Usai Perangkat Desa Positif Covid-19

Nasional

Pendaftaran Kuota Internet Gratis Diperpanjang Kemendikbud
Lobi Museum Sunan Giri Gresik dilengkapi handsanitizer untuk pengunjung selama pandemi. Foto: Nufus/Progresnews.id.

Gresik

Museum Sunan Giri Gresik Semakin Sepi di Tengah Pandemi
Pembukaan Vaksin Covid-19 yang akan di pindahkan ke tempat penyimpanan. Foto: Istimewa.

COVID-19

Terima Vaksin Covid-19 Pagi Tadi, Pemkab Lamongan Komitmen Percepat Vaksinasi
Karyawan Waskita Karya Diperiksa KPK Terkait Kasus Subkontarktor Fiktif

Hukum dan Kebijakan

Karyawan Waskita Karya Diperiksa KPK Terkait Kasus Subkontraktor Fiktif

Nasional

Presiden Jokowi Lantik Menteri Baru
Kepala Staf Kepresidenan DR. Moeldoko. Foto: Dok. KSP.

Nasional

Relawan PAS Dukung Moeldoko Jadi Capres, BMI Jatim: Pandemi Kok Ngomong Pilpres
Kedua koordinator perwakilan dari dinas pertanian dan kesehatan saat keluhkan rumitnya P3K. Foto: Ammy.

Lamongan

Ironis! Di Akhir Masa Jabatanya, Bupati Fadeli Diprotes Pegawainya Sendiri Terkait Rumitnya P3K di Lamongan